3/Pid.Sus-Anak/2023/PN Btl
Putusan PN BANTUL Nomor 3/Pid.Sus-Anak/2023/PN Btl
Terdakwa
MENGADILI: Menyatakan Anak Denta Teguh Alfendi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Melakukan Kekerasan Memaksa Anak Melakukan Persetubuhan Dengannya” dalam dakwaan alternatif kesatu Penuntut Umum; Menjatuhkan pidana terhadap Anak tersebut dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan pidana Pelatihan kerja di Balai Perlindungan Dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Sleman selama 1 (satu) tahun; Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani anak dikurangkan seluruhnya dari pidana penjara yang dijatuhkan; Menyatakan barang bukti berupa: 1 (satu) buah celana panjang jeans warna biru; 1 (satu) buah jaket warna hitam; 1 (satu) buah BH warna merah; dan 1 (satu) buah celana dalam warna hitam; seluruhnya dikembalikan kepada Anak Saksi Pingkan Amelia Kumarasani; 5. Membebankan biaya perkara kepada Anak sejumlah Rp.2.000,00 (dua ribu rupiah).
PUTUSAN
Nomor 3/Pid. Sus-Anak/2023/PN Btl
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Pengadilan Negeri ........ yang memeriksa dan mengadili perkara pidana pada tingkat pertama dengan pemeriks..... acara biasa menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara atas nama Anak:
| : | ........ ........ .......... ….. …… …………………. |
| : | ......... |
| : | 17 tahun/16 Mei ........ |
| : | Laki-laki. |
| : | Indonesia. |
| : | Dusun .............. RT 04 Kalurahan ....................., Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ................ |
| : | Islam. |
| : | Karyawan bengkel. |
| : | Sekolah Menengah Pertama Kelas 2 (tidak tamat). |
Anak ditahan dalam rumah tahanan negara di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak di Wonosari oleh:
Penuntut Umum pada Kejaks..... Negeri ........ sejak tanggal 16 Februari 2023 sampai dengan tanggal 20 Februari 2023;
Hakim Pengadilan Negeri ........ sejak tanggal 17 Februari 2023 sampai dengan tanggal 26 Februari 2023;
Hakim Pengadilan Negeri ........ diperpanjang Ketua Pengadilan Negeri ........ sejak tanggal 27 Februari 2023 sampai dengan tanggal 13 Maret;
Anak didampingi Penasihat Hukum Dyah Ayu Wardani, S.H. dan Ulfah Rahmah Wati, S.H., M.H, advokat pada Kantor Advokat Lembaga Studi dan Bantuan Hukum (LSBH) SEJATI, yang beralamat di Jl. KH. Asyari, Mandingan Kalurahan Mandingan, Kapanewon ........, Kabupaten ........, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 15 Februari 2023;
Anak juga didampingi orang tuanya yaitu ibunya yang bernama ..... .......... dan didampingi Pembimbing Kemasyarakatan pada Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Klas II Wonosari yang bernama Agus Sugiyadi;
Pengadilan Negeri ........ tersebut;
Setelah membaca Penetapan Ketua Pengadilan Negeri ........ Nomor 3/Pid.Sus-Anak/2023/PN Btl tertanggal 17 Februari 2023 tentang Penunjukan Hakim;
Setelah membaca berkas perkara dan surat-surat lain yang bersangkutan;
Setelah mendengar dan membaca Laporan Hasil Penelitian Kemasyarakatan mengenai Anak ........ ........ Alpendi Bin ..... .................... tertanggal 22 November 2022;
Setelah mendengar dan membaca Laporan Sosial Pendampingan Anak berhadapan dengan hukum atas Anak Saksi ........... .......... ................. tertanggal 13 Juni 2022;
Setelah mendengar keterangan saksi-saksi dan keterangan Anak di persidangan;
Setelah memeriksa barang bukti yang diajukan di persidangan;
Setelah mendengar pembac..... tuntutan pidana yang diajukan oleh Penuntut Umum yang pada pokoknya sebagai berikut:
Menyatakan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain”, sebagaimana dalam Dakw..... Kedua Pasal 81 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Menjatuhkan pidana penjara terhadap Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... selama 4 (empat) tahun, dan mengikuti pelatihan kerja di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Sleman selama 6 (enam) bulan.
Menyatakan terhadap barang bukti berupa :
1 (satu) buah celana panjang jeans warna biru
1 (satu) buah jaket warna hitam
1 (satu) buah BH warna merah
1 (satu) buah celana dalam warna hitam
Semua dirampas untuk dimusnahkan
Menetapkan agar Anak dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp 2.000,- (dua ribu rupiah).
Setelah mendengar pembac..... pembel..... (pledooi) Penasihat Hukum Anak atas tuntutan Penuntut Umum tertanggal 6 Maret 2023, yang pada pokoknya mohon putusan yang seadil-adilnya dan seringan-ringannya;
Setelah mendengar pendapat Anak atas tuntutan Penuntut Umum yang pada pokoknya Anak mengakui kesalahannya dan mohon dijatuhi hukuman yang seringan-ringannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan pidana;
Setelah mendengar pendapat orang tua Anak tentang hal-hal yang bermanfaat bagi Anak yang pada pokoknya orang tua Anak mohon agar anak dipidana yang seringan-ringannya dan orang tua anak menyatakan sanggup mendidikan Anak dan berjanji akan lebih memperhatikan Anak;
Menimbang, bahwa atas pembel..... (Pledooi) Penasihat Hukum Anak tersebut, Penuntut Umum secara lisan menyatakan tetap pada tuntutan pidananya, demikian juga Anak dan Penasihat Hukumnya menyatakan secara lisan tetap pada pembel..... dan permohonannya;
Setelah mendengar Pendapat dan masukan dari Pembimbing Kemasyarakatan atas tuntutan Penuntut Umum yang pada pokoknya agar Anak dijatuhi pidana pelatihan kerja di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Dinas Sosial .......... ............. Yokyakarta di. Jl. Merapi Beran ....dadi, Kabupaten Sleman, Propinsi .......... ............. ............... dengan pertimbangan saat Anak berada dalam pengawasan dan dalam pembin..... orang tuanya dimana orang tua Anak tidak menjalankan tugasnya dengan baik untuk menjaga, membimbing dan membina si Anak.
Menimbang, bahwa Anak diajukan ke persidangan oleh Penuntut Umum didakwa dengan dakw..... sebagai berikut:
KESATU :
Bahwa Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira jam 20.00 Wib atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Mei 2022 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2022, bertempat di rumah Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... di .............. Rt 2 ..................... .......... Kabupaten ........ atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih termasuk dalam .......... hukum Pengadilan Negeri ........, melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, perbuatan tersebut dilakukan oleh Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... dengan cara sebagai berikut :
Pada waktu dan tempat tersebut di atas, berawal pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira jam 19.00 Wib Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengomentari status whatsapp anak korban ........... .......... ................., kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengajak Anak korban ........... .......... ................. keluar untuk main ke Warmindo di belakang kampus ISI. Selanjutnya anak korban ........... .......... ................. menjawab bahwa tidak ada motor. Kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. untuk share lokasi, tidak lama kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjemput anak korban ........... .......... ................. di dekat rumah anak korban ........... .......... ................. menggunakan sepeda motor vario warna hitam, helm cargloss. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. untuk keluar rumahnya dan bertemu Anak kira-kira jarak 4 meter dari rumah anak korban ........... .......... .................. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... bersama dengan anak korban ........... .......... ................. jalan – jalan melalui jalan Imogiri barat ke utara, lalu anak korban ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mampir counter untuk membeli paket data. Kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... bersama anak korban ........... .......... ................. melanjutkan perjalanan lagi dan di tengah perjalanan anak korban ........... .......... ................. bertanya kepada Anak ........ ........ ......... Bin ..... ...................., “AREP NING NDI” lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “NING NGOMAH KU WAE YO”, dan anak korban ........... .......... ................. bertanya lagi, “NING NGOMAH ONO SOPO WAE?”, Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “ONO MBAK YU KU KARO KAKANGKU”, lalu anak korban ........... .......... ................. menjawab, “OJO NING NGOMAH, AKU ISIN NGANGGO KATOK SUEK” lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “RAPOPO”, dan anak korban ........... .......... ................. hanya diam sambil mainan HP. Selanjutnya sesampainya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... bersama anak korban ........... .......... ................. di rumah Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... maka Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. turun dan duduk di ruang tamu dimana di rumah tersebut ternyata tidak ada orang, hanya ada Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... dan anak korban ........... .......... .................. Pada saat anak korban ........... .......... ................. duduk di ruang tamu tersebut, Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... sempat masuk ke dalam rumahnya kira-kira 5 (lima) menit, kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menghampiri anak korban ........... .......... ................. di ruang tamu dan disitu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... bersama anak korban ........... .......... ................. sempat ngobrol sebentar, kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... berdiri serta memaksa anak korban ........... .......... ................. untuk ke kamarnya dengan cara Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menarik tangan kiri anak korban ........... .......... ................. menggunakan kedua tangan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... sambil Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... berkata, “AYO MLEBU KAMAR KU WAE” lalu anak korban ........... .......... ................. menjawab, “WEGAH SOALE NING NGOMAH MU ORA ONO SOPO – SOPO” kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... tetap menarik tangan anak korban ........... .......... ................., dan sesampainya anak korban ........... .......... .................i di dalam kamar, Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... masih memegang tangan anak korban ........... .......... ................., sedangkan posisi pintu terbuka. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. duduk di kasur sementara Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... duduk didekat anak korban ........... .......... .................. Selanjutnya anak korban ........... .......... ................. bertanya kepada Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... yang intinya kenapa bisa putus dengan pacarnya, lalu dijawab oleh Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... karena rumahnya jauh. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka jaket anak korban ........... .......... ................., lalu tangan kanan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... meremas payudara kanan anak korban ........... .......... ................., dan anak korban ........... .......... ................. bilang, “RASAH ANEH – ANEH KOWE KI LAGI KENAL AKU PERTAMA KALI KETEMU” sambil menutup resleting jaket, lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “ORA – ORA”. Kemudian anak korban ........... .......... ................. mainan HP dan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... melihat anak korban ........... .......... ................. mainan HP, anak korban ........... .......... ................. melihat status temannya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... yang 18+ (suara desahan). Lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengatakan kepada anak korban ........... .......... ................., “LA GENE DELOKAN MU KOYO NGONO?”, anak korban ........... .......... ................. menjawab, “AKU RA TAU NDELOK KOK”. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka jaket anak korban ........... .......... ................. lagi sambil mendorong badan anak korban ........... .......... ................. untuk rebahan (posisi Anak di atas anak korban ........... .......... .................), lalu anak korban ........... .......... ................. mengatakan, “RASAH ANEH – ANEH KOWE KI LAGI KENAL AKU PERTAMA KALI KETEMU”. Akan tetapi Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... hanya diam saja dan tetap membuka dan menaikkan jaket anak korban ........... .......... ................. lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka BH anak korban ........... .......... .................. Kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... meremas kedua payudara anak korban ........... .......... ................., dan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menghisap salah satu payudara anak korban ........... .......... .................. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka serta menurunkan celana dan celana dalam anak korban ........... .......... ................. akan tetapi anak korban ........... .......... ................. memegang celananya dengan erat sambil mengatakan “EMOH KOWE KI NGOPO TO” lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... tetap menurunkan celana serta celana dalam Anak korban ........... .......... ................. sampai dibawah lutut. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka resleting celananya, lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... memasukkan penisnya ke vagina anak korban ........... .......... .................. Pada saat Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... memasukkan penisnya ke vagina anak korban ........... .......... ................., maka anak korban ........... .......... ................. berusa minta tolong dengan cara berteriak, “TOLONG TOLONG” tetapi tidak ada yang mendengar dan anak korban ........... .......... ................. menampar pipi Anak ........ ........ ......... Bin ..... ...................., lalu anak korban ........... .......... ................. juga mendorong badan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... dengan kedua tangannya tetapi Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... tetap memaksa. Selanjutnya oleh karena anak korban ........... .......... ................. berteriak maka Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membungkam mulut anak korban ........... .......... ................. dengan jaket milik anak korban ........... .......... ................., lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuang jaket milik anak korban ........... .......... ................. tersebut, lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membungkam anak korban ........... .......... ................. dengan tangan kirinya, kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... memasukkan penisnya ke vagina anak korban ........... .......... .................. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... melepas tangannya dari mulut anak korban ........... .......... ................. dan anak korban ........... .......... ................. mengatakan, “LORO KOWE KI”, dan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... hanya diam saja dan tetap masukkan penisnya ke vagina anak korban ........... .......... ................. dan menggerakkan maju mundur kurang lebih selama 5 (lima) menit sampai Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengeluarkan sperma dan dimasukkan di dalam. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. untuk memakai baju, lalu anak korban ........... .......... ................. memakai baju sendiri, setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengambil HP milik anak korban ........... .......... ................. dan memaksa untuk membuka PIN HP, awalnya anak korban ........... .......... ................. tidak mau tetapi Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengancam kalau tidak mau maka HP akan dibanting dengan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... berkata, “PIN HP MU PIRO” lalu anak korban ........... .......... ................. menjawab, “LA AREP NGOPO”, Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “LA PIRO CEPET TO, NEK ORA HP MU TAK BANTING” kemudian anak korban ........... .......... ................. memberikan PIN HP. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... langsung membuka WA untuk menghapus nomer dan chat WA anak korban ........... .......... .................. Selanjutnya HP milik anak korban ........... .......... ................. dimasukkan ke dalam tasnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengantar anak korban ........... .......... ................. pulang. Selanjutnya anak korban ........... .......... ................. minta kepada Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... untuk diturunkan di depan warung dekat rumah anak korban ........... .......... ................., kira-kira jarak dengan rumah selang 2 rumah. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... memberikan HP kepada anak korban ........... .......... ................. dan langsung pergi. Sesampainya anak korban ........... .......... ................. di rumah kira-kira pukul 21.30, anak korban ........... .......... ................. langsung menelpon ibunya dan menceritakan semua yang dilakukan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... kepada anak korban ........... .......... ..................
Bahwa anak korban ........... .......... ................. merupakan anak dari pasangan suami is.... yaitu ............. dan .... ................. yang usianya belum mencapai 18 tahun yaitu lahir pada tanggal 12 Desember 2006 di ........ berdasarkan Kutipan Akta Kelahiran Nomor 3402-LT-.............-....... tanggal 17 Juli 2018.
Bahwa berdasarkan Visum Et Repertum Nomor : 022/VI/2022/RSDS tanggal 26 Juni 2022 Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito dengan kesimpulan titik dua :
Tim medis RSUP Dr. Sardjito telah melakukan pemeriks..... sesuai standar pelayanan medis terhadap seorang berjenis kelamin perempuan, umur 15 tahun 7 bulan pada tanggal 4 Mei 2022 pukul 00:05 WIB sampai dengan pukul 04:47 WIB.
Pada pemeriks..... ditemukan:
Pada selaput dara tampak robekan baru sampai dasar pada arah jam enam
Pada kulit di bawah lubang kemaluan terdapat luka lecet geser berwarna kemerahan.
Pada bibir kecil kemaluan sebelah kiri terdapat luka lecet geser berwarna kemerahan.
Kelainan tersebut di atas akibat kekerasan tumpul.
Pada pemeriks..... Swab / bilas vagina ditemukan morfologi spermatozoa.
Kelainan tersebut di atas merupakan tanda-tanda terjadinya persetubuhan.
Bahwa Visum Et Repertum Nomor : 022/VI/2022/RSDS tersebut ditandatangani oleh Dokter : dr. IBGD Surya Putra Pidada, SP.FM (K), MH pada tanggal 26 Juni 2022;
Perbuatan Anak tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76D Undang-Undang RI No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang.
ATAU
KEDUA:
Bahwa terdakwa ........ ........ ......... Bin ..... .................... pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira jam 20.00 Wib atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Mei 2022 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2022, bertempat di rumah terdakwa ........ ........ ......... Bin ..... .................... di .............. Rt 2 ..................... .......... Kabupaten ........ atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih termasuk dalam .......... hukum Pengadilan Negeri ........, dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, perbuatan tersebut dilakukan oleh terdakwa dengan cara sebagai berikut :
Pada waktu dan tempat tersebut di atas, berawal pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira jam 19.00 Wib Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengomentari status whatsapp anak korban ........... .......... ................., kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengajak Anak korban ........... .......... ................. keluar untuk main ke Warmindo di belakang kampus ISI. Selanjutnya anak korban ........... .......... ................. menjawab bahwa tidak ada motor. Kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. untuk share lokasi, tidak lama kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjemput anak korban ........... .......... ................. di dekat rumah anak korban ........... .......... ................. menggunakan sepeda motor vario warna hitam, helm cargloss. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. untuk keluar rumahnya dan bertemu Anak kira-kira jarak 4 meter dari rumah anak korban ........... .......... .................. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... bersama dengan anak korban ........... .......... ................. jalan – jalan melalui jalan Imogiri barat ke utara, lalu anak korban ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mampir counter untuk membeli paket data. Kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... bersama anak korban ........... .......... ................. melanjutkan perjalanan lagi dan di tengah perjalanan anak korban ........... .......... ................. bertanya kepada Anak ........ ........ ......... Bin ..... ...................., “AREP NING NDI” lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “NING NGOMAH KU WAE YO”, dan anak korban ........... .......... ................. bertanya lagi, “NING NGOMAH ONO SOPO WAE?”, Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “ONO MBAK YU KU KARO KAKANGKU”, lalu anak korban ........... .......... ................. menjawab, “OJO NING NGOMAH, AKU ISIN NGANGGO KATOK SUEK” lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “RAPOPO”, dan anak korban ........... .......... ................. hanya diam sambil mainan HP. Selanjutnya sesampainya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... bersama anak korban ........... .......... ................. di rumah Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... maka Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. turun dan duduk di ruang tamu dimana di rumah tersebut ternyata tidak ada orang, hanya ada Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... dan anak korban ........... .......... .................. Pada saat anak korban ........... .......... ................. duduk di ruang tamu tersebut, Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... sempat masuk ke dalam rumahnya kira-kira 5 (lima) menit, kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menghampiri anak korban ........... .......... ................. di ruang tamu dan disitu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... bersama anak korban ........... .......... ................. sempat ngobrol sebentar, kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... berdiri serta memaksa anak korban ........... .......... ................. untuk ke kamarnya dengan cara Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menarik tangan kiri anak korban ........... .......... ................. menggunakan kedua tangan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... sambil Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... berkata, “AYO MLEBU KAMAR KU WAE” lalu anak korban ........... .......... ................. menjawab, “WEGAH SOALE NING NGOMAH MU ORA ONO SOPO – SOPO” kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... tetap menarik tangan anak korban ........... .......... ................., dan sesampainya anak korban ........... .......... .................i di dalam kamar, Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... masih memegang tangan anak korban ........... .......... ................., sedangkan posisi pintu terbuka. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. duduk di kasur sementara Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... duduk didekat anak korban ........... .......... .................. Selanjutnya anak korban ........... .......... ................. bertanya kepada Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... yang intinya kenapa bisa putus dengan pacarnya, lalu dijawab oleh Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... karena rumahnya jauh. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka jaket anak korban ........... .......... ................., lalu tangan kanan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... meremas payudara kanan anak korban ........... .......... ................., dan anak korban ........... .......... ................. bilang, “RASAH ANEH – ANEH KOWE KI LAGI KENAL AKU PERTAMA KALI KETEMU” sambil menutup resleting jaket, lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “ORA – ORA”. Kemudian anak korban ........... .......... ................. mainan HP dan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... melihat anak korban ........... .......... ................. mainan HP, anak korban ........... .......... ................. melihat status temannya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... yang 18+ (suara desahan). Lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengatakan kepada anak korban ........... .......... ................., “LA GENE DELOKAN MU KOYO NGONO?”, anak korban ........... .......... ................. menjawab, “AKU RA TAU NDELOK KOK”. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka jaket anak korban ........... .......... ................. lagi sambil mendorong badan anak korban ........... .......... ................. untuk rebahan (posisi Anak di atas anak korban ........... .......... .................), lalu anak korban ........... .......... ................. mengatakan, “RASAH ANEH – ANEH KOWE KI LAGI KENAL AKU PERTAMA KALI KETEMU”. Akan tetapi Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... hanya diam saja dan tetap membuka dan menaikkan jaket anak korban ........... .......... ................. lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka BH anak korban ........... .......... .................. Kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... meremas kedua payudara anak korban ........... .......... ................., dan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menghisap salah satu payudara anak korban ........... .......... .................. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka serta menurunkan celana dan celana dalam anak korban ........... .......... ................. akan tetapi anak korban ........... .......... ................. memegang celananya dengan erat sambil mengatakan “EMOH KOWE KI NGOPO TO” lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... tetap menurunkan celana serta celana dalam Anak korban ........... .......... ................. sampai dibawah lutut. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuka resleting celananya, lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... memasukkan penisnya ke vagina anak korban ........... .......... .................. Pada saat Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... memasukkan penisnya ke vagina anak korban ........... .......... ................., maka anak korban ........... .......... ................. berusa minta tolong dengan cara berteriak, “TOLONG TOLONG” tetapi tidak ada yang mendengar dan anak korban ........... .......... ................. menampar pipi Anak ........ ........ ......... Bin ..... ...................., lalu anak korban ........... .......... ................. juga mendorong badan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... dengan kedua tangannya tetapi Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... tetap memaksa. Selanjutnya oleh karena anak korban ........... .......... ................. berteriak maka Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membungkam mulut anak korban ........... .......... ................. dengan jaket milik anak korban ........... .......... ................., lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membuang jaket milik anak korban ........... .......... ................. tersebut, lalu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... membungkam anak korban ........... .......... ................. dengan tangan kirinya, kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... memasukkan penisnya ke vagina anak korban ........... .......... .................. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... melepas tangannya dari mulut anak korban ........... .......... ................. dan anak korban ........... .......... ................. mengatakan, “LORO KOWE KI”, dan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... hanya diam saja dan tetap masukkan penisnya ke vagina anak korban ........... .......... ................. dan menggerakkan maju mundur kurang lebih selama 5 (lima) menit sampai Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengeluarkan sperma dan dimasukkan di dalam. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menyuruh anak korban ........... .......... ................. untuk memakai baju, lalu anak korban ........... .......... ................. memakai baju sendiri, setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengambil HP milik anak korban ........... .......... ................. dan memaksa untuk membuka PIN HP, awalnya anak korban ........... .......... ................. tidak mau tetapi Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengancam kalau tidak mau maka HP akan dibanting dengan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... berkata, “PIN HP MU PIRO” lalu anak korban ........... .......... ................. menjawab, “LA AREP NGOPO”, Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... menjawab, “LA PIRO CEPET TO, NEK ORA HP MU TAK BANTING” kemudian anak korban ........... .......... ................. memberikan PIN HP. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... langsung membuka WA untuk menghapus nomer dan chat WA anak korban ........... .......... .................. Selanjutnya HP milik anak korban ........... .......... ................. dimasukkan ke dalam tasnya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... kemudian Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... mengantar anak korban ........... .......... ................. pulang. Selanjutnya anak korban ........... .......... ................. minta kepada Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... untuk diturunkan di depan warung dekat rumah anak korban ........... .......... ................., kira-kira jarak dengan rumah selang 2 rumah. Setelah itu Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... memberikan HP kepada anak korban ........... .......... ................. dan langsung pergi. Sesampainya anak korban ........... .......... ................. di rumah kira-kira pukul 21.30, anak korban ........... .......... ................. langsung menelpon ibunya dan menceritakan semua yang dilakukan Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... kepada anak korban ........... .......... ..................
Bahwa anak korban ........... .......... ................. merupakan anak dari pasangan suami is.... yaitu ............. dan .... ................. yang usianya belum mencapai 18 tahun yaitu lahir pada tanggal 12 Desember 2006 di ........ berdasarkan Kutipan Akta Kelahiran Nomor 3402-LT-.............-....... tanggal 17 Juli 2018.
Bahwa berdasarkan Visum Et Repertum Nomor : 022/VI/2022/RSDS tanggal 26 Juni 2022 Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito dengan kesimpulan titik dua:
Tim medis RSUP Dr. Sardjito telah melakukan pemeriks..... sesuai standar pelayanan medis terhadap seorang berjenis kelamin perempuan, umur 15 tahun 7 bulan pada tanggal 4 Mei 2022 pukul 00:05 WIB sampai dengan pukul 04:47 WIB.
Pada pemeriks..... ditemukan:
Pada selaput dara tampak robekan baru sampai dasar pada arah jam enam
Pada kulit di bawah lubang kemaluan terdapat luka lecet geser berwarna kemerahan.
Pada bibir kecil kemaluan sebelah kiri terdapat luka lecet geser berwarna kemerahan.
Kelainan tersebut di atas akibat kekerasan tumpul.
Pada pemeriks..... Swab / bilas vagina ditemukan morfologi spermatozoa.
Kelainan tersebut di atas merupakan tanda-tanda terjadinya persetubuhan.
Bahwa Visum Et Repertum Nomor : 022/VI/2022/RSDS tersebut ditandatangani oleh Dokter : dr. IBGD Surya Putra Pidada, SP.FM (K), MH pada tanggal 26 Juni 2022;
Perbuatan anak tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 81 ayat (2) Undang – Undang RI No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang.Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang.
Menimbang, bahwa Anak dan Penasihat Hukumnya di persidangan menyatakan telah mengerti isi dakw..... dan tidak mengajukan Eksepsi/ keberatan;
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakw.....nya Penuntut Umum telah mengajukan alat bukti sebagai berikut:
Alat Bukti Saksi
Anak Saksi ........... .......... ................. (16 tahun) di bawah sumpah, di persidangan pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
bahwa anak saksi kenal dengan Anak ........ ........ .........;
bahwa berawal pada bulan Januari 2022 Anak ........ ........ ......... mengirim pesan ke Anak Saksi ........... .......... ................. dan meminta nomor WhatsApp, lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengirim nomor WhatsApp, selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. Anak ........ ........ ......... saling berkirim pesan. Kemudian pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira pukul 19:00 WIB, Anak ........ ........ ......... mengomentari status WhatsApp Anak Saksi ........... .......... ................. dan mengajak Anak Saksi ........... .......... ................. keluar jalan ke Warmindo. Kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. menjawab tidak ada motor, lalu Anak ........ ........ ......... meminta Anak Saksi ........... .......... ................. menshare lokasi, selanjutnya Anak ........ ........ ......... menjemput Anak Saksi ........... .......... ................. dengan sepeda motor dan dijemput di jalan di depan rumah nenek Anak Saksi ........... .......... ................. yang beralamat di Gabusan RT. 06, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ................ Kemudian Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. jalan-jalan melalui jalan Imogiri Barat menuju arah utara, kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... untuk berhenti di counter handphone untuk membeli paket data. Kemudian setelah membeli paket data internet, Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. kembali melanjutkan perjalanan. Kemudian diperjalanan Anak Saksi ........... .......... ................. bertanya kepada Anak ........ ........ ......... bahwa mereka mau pergi kemana, dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa mau pergi ke rumah Anak ........ ........ .......... kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. bertanya lagi di rumah Anak ........ ........ ......... ada siapa saja, dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa di rumah ada kakak perempuan dan kakak laki-laki Anak ........ ........ .......... Lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan agar jangan ke rumah Anak ........ ........ ......... karena Anak Saksi ........... .......... ................. malu karena memakai celana sobek, dan Anak ........ ........ ......... menjawab tidak apa-apa. Kemudian setelah sampai di rumah Anak ........ ........ ......... yang beralamat di .............. RT 2 Kalurahan ....................., Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ..............., ternyata di sana tidak ada orang di rumah. Kemudian Anak ........ ........ ......... menyuruh Anak Saksi ........... .......... ................. duduk di kursi ruang tamu. Kemudian Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. mengobrol di ruang tamu, selanjutnya Anak ........ ........ ......... menyuruh Anak Saksi ........... .......... ................. masuk ke kamar saja karena malu dilihat orang karena hanya ada mereka berdua, tetapi Anak Saksi ........... .......... ................. tidak mau. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... memegang Anak Saksi ........... .......... ................. ke kamar dan Anak Saksi ........... .......... ................. mau dan mengikutinya. Selanjutnya di dalam kamar Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. duduk di atas kasur berdampingan dan mengobrol tentang mengapa Anak ........ ........ ......... putus dengan pacarnya dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa ia putus dengan pacarnya karena rumahnya jauh. Kemudian Anak ........ ........ ......... membuka resleting jaket Anak Saksi ........... .......... ................. dan meremas payudara kanan Anak Saksi ........... .......... ................., lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan agar Anak ........ ........ ......... jangan berbuat aneh-aneh karena baru saja kenal. Kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. bermain handphone dan tidak sengaja membuka status video 18+ teman Anak ........ ........ ......... dan tersengar suara deasahan. kemudian Anak ........ ........ ......... berkata kepada Anak Saksi ........... .......... ................. “itu ternyata tontonanmu seperti itu” dan dijawab Anak Saksi ........... .......... ................. bahwa ia tidak pernah melihat. Kemudian Anak ........ ........ ......... mendorong Anak Saksi ........... .......... ................. tiduran di kasur, kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan agar Anak ........ ........ ......... jangan berbuat aneh-aneh, tetapi Anak ........ ........ ......... diam saja dan lalu membuka dan menaikkan jaket serta membuka BH dan meremas kedua payudara Anak Saksi ........... .......... ................. kemudian menghisap satalah satu payudara Anak Saksi ........... .......... .................. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... membuka dan menurunkan celana dan celana dalam Anak Saksi ........... .......... ................., dan Anak Saksi ........... .......... ................. memegang erat celananya dan berkata “tidak mau, kamu itu kenapa to?” tetapi Anak ........ ........ ......... tetap memaksa menurunkan celana dan celana dalam Anak Saksi ........... .......... ................. sampai lutut. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... membuka celananya dan memasukkan penisnya ke vagina Anak Saksi ........... .......... ................., dan saat itu Anak Saksi ........... .......... ................. berteriak minta tolong dan menampar pipi Anak ........ ........ ......... sambil menangis, tetapi tidak ada orang yang dating menolong, dan hanya ada orang yang kelihatan masuk sampai ruang tamu, kemudian pergi lagi. Kemudian Anak ........ ........ ......... tetap memasukkan penisnya dan mengeluarkan spermanya di dalam vagina Anak Saksi ........... .......... .................. Kemudian Anak ........ ........ ......... karena Anak Saksi ........... .......... ................. menggunakan pakaiannya masing-masing. Kemudian Anak ........ ........ ......... meminta pin handphone Anak Saksi ........... .......... ................. dan Anak ........ ........ ......... membuka WhatsApp Anak Saksi ........... .......... ................. dan menghapus nomor dan percakapan WhasApp dengan Anak ........ ........ .......... Selanjutnya handphone Anak Saksi ........... .......... ................. di simpan di tas. Selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... mengantarnya pulang. Kemudian Anak ........ ........ ......... mengantar Anak Saksi ........... .......... ................. pulang dengan menggunakan sepeda motor, dan saat dalam perjalanan Anak ........ ........ ......... mengatakan agar Anak Saksi ........... .......... ................. tidak usah menangis.
bahwa kemudian sekitar pukul 21:30 WIB setelah tiba di depan warung yang berjarak 2 rumah dari rumah neneknya, Anak Saksi ........... .......... ................. menyuruh Anak ........ ........ ......... berhenti, lalu Anak ........ ........ ......... menyerahkan handphone Anak Saksi ........... .......... ................. lalu Anak ........ ........ ......... pergi. Kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. pulang ke rumah neneknya.
bahwa selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. langsung mengirim pesan WhatsApp kepada ibunya (saksi .... .................) agar segera menjemput, kemudian (saksi .... .................) menelepon, lalu Anak Saksi ........... .......... ................. bercerita bahwa ia diperkosa oleh Anak ........ ........ .......... Kemudian saksi .... ................. dating dengan diantar seseorang dengan sepeda motor, selanjutnya tidak lama kemudian saksi .... ................. melaporkan kejadian ke kantor polisi, dan malam itu Anak Saksi ........... .......... ................. melakukan pemeriks..... untuk visum di RSUP Sardjito;
bahwa Anak Saksi ........... .......... ................. sudah lulus sekolah Menengah Pertama, tetapi tidak lagi melanjutkan sekolah karena malu;
Atas keterangan Anak Saksi tersebut, Anak menyanggah dengan mengatakan Anak Saksi yang memancing dahulu dengan membuka resleting jaket setengah dan kelihatan dada, dan Anak mengatakan bahwa Anak saksi tidak keberatan diremas dan dicium payudaranya, tetapi menolak untuk berhubungan seks, dan juga menyanggah bahwa anak saksi tidak ada menangis, dan terhadap keterangan anak saksi lainnya, anak tidak keberatan dan membenarkannya;
Atas sanggahan anak tersebut, anak saksi menyatakan tetap pada keterangannya, dan anak tetap pada sanggahannya;
Saksi .... ................. (40 tahun), dibawah sumpah di persidangan pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
bahwa saksi adalah ibu kandung Anak Saksi ........... .......... .................;
bahwa Anak Saksi ........... .......... ................. adalah anak saksi dengan suami sebelumnya dan Anak Saksi ........... .......... ................. sudah lama tinggal dengan neneknya di Gabusan RT. 06, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ...............;
bahwa pada saat di tempat temannya pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira pukul 21:00 WIB saksi mendapat pesan WhatsApp dari Anak Saksi ........... .......... ................. untuk dijemput, kemudian saksi menelepon dan menanyakan ada apa, lalu dalam percakapan telepon Anak Saksi ........... .......... ................. terdengar menangis, dan saat saksi Tanya alasannya, ia bercerita telah diperkosa. Lalu saksi dengan diantar oleh saksi Sutino degan menggunakan sepeda motor menjemput Anak Saksi ........... .......... .................. Kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. menemui saksi dengan keluar dari rumah neneknya dalam kead..... menangis, dan setelah ditanya Anak Saksi ........... .......... ................. mengaku diperkosa oleh Anak ........ ........ ......... pergi yang baru ia kenal lewat WhatsApp. Selanjutnya saksi dengan diantar saksi Sutino melaporkan kejadia ke kantor polisi, dan selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. melakukan pemeriks..... untuk visum di RSUP Sardjito;
Atas keterangan Saksi tersebut, Anak tidak keberatan dan membenarkannya;
Saksi Sutino (48 tahun), dibawah sumpah, di persidangan pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
bahwa saksi adalah sebelumnya tidak kenal dengan Anak Saksi ........... .......... ................., saksi .... Mestiyatun dan Anak ........ ........ .........;
bahwa pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira pukul 21:00 WIB saksi melihat saksi .... Mestiyatun bermain ke tempat kerja saksi dan sedang mengobrol dengan seorang laki-laki. Kemudian terlihat saksi .... Mestiyatun menerima telepon dan katanya anaknya diperkosa dan saksi .... Mestiyatun mau menjemput anaknya tetapi tidak ada yang mengantar. Selanjutnya saksi mengantar saksi .... Mestiyatun menjemput anaknya di rumah neneknya di Gabusan RT. 06, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ................ Selanjutnya setelah sampai di jalan di depan rumah yang dituju, saksi .... Mestiyatun menelepon anaknya, lalu keluarlah dari rumah Anak Saksi ........... .......... ................. dalam kead..... menangis, dan setelah ditanya Anak Saksi ........... .......... ................. mengaku diperkosa oleh Anak ........ ........ ......... pergi yang baru ia kenal lewat WhatsApp. Selanjutnya saksi mengantar saksi .... Mestiyatun dan Anak Saksi ........... .......... ................. melaporkan kejadia ke Polsek .........., dan selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. melakukan pemeriks..... untuk visum di RSUP Sardjito;
Atas keterangan saksi tersebut, Anak tidak keberatan dan membenarkannya;
Alat Bukti Ahli
Ahli Psikologi Retno Palupi Agustini, S.Psi., M.Psi., Psikolog (44 tahun) di bawah sumpah di persidangan pada pokoknya memberikan keterangan sebagai berikut:
bahwa ahli adalah psikolog yang melakukan pemeriks..... psikologi terhadap Anak Saksi ........... .......... ................. dalam perkara ini;
bahwa saksi melakukan pemeriks..... psikologi terhadap Anak Saksi ........... .......... ................. pada tanggal 2 Agustus 2020 dan tanggal 5 Agustus 2022;
bahwa dari hasil pemeriks..... pada pokoknya Anak Saksi ........... .......... ................. orangnya tertutup dan menutup diri, dan tidak punya banyak teman;
bahwa pasca kejadian, Anak Saksi ........... .......... ................. mengalami tekanan psikologi tetapi tidak sampai tahap depresi;
Ahli Forensik Ida Bagus Gde Surya Putra P. SpF, M(K), M.H. (51 tahun) di bawah sumpah di persidangan pada pokoknya memberikan keterangan sebagai berikut:
bahwa ahli adalah dokter forensic di Klinik Berpadu Perempuan dan Anak di RSUP Sardjito;
bahwa pada tanggal 5 Mei 2022 sekitar pukul 00.05 WIB melakukan pemeriks..... untuk keperluan visum untuk bukti tindak pidana terhadap Anak Saksi ........... .......... .................;
bahwa dari hasil pemeriks..... forensic, ditemukan adanya peradangan pada vagina, darah, dan robek selaput dara pada arah jam 6, serta belum ada pemulihan luka, dan ditemukan sperma dari dalam vagina Anak Saksi ........... .......... ................., hal tersebut membuktikan bahwa vagina Anak Saksi ........... .......... ................. baru dimasuki benda tumpul;
Alat Bukti Surat
Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran Nomor ......./A/....... atas nama ........ ........ .........;
Fotokopi Kartu Keluarga No. ............................ atas nama kepala keluarga: Haryadi;
Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran Nomor AL .................. Berdasarkan Akta Kelahiran Nonor: 3402-LT-.............-....... atas nama ........... .......... .................;
Fotokopi Kartu Keluarga No. ........................... atas nama kepala keluarga: .............;
Laporan Hasil Penelitian Kemasyarakatan mengenai Anak ........ ........ Alpendi Bin ..... .................... tertanggal 22 November 2022;
Laporan Sosial Pendampingan Anak berhadapan dengan hukum atas Anak Saksi ........... .......... ................. tertanggal 13 Juni 2022;
Visum Et Repertum No. 022/VI/2022/RSDS yang dikeluarkan oleg Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito tertanggal 26 Juni 2022 yang pada pokoknya menerangkan bahwa atas pemeriks..... terhadap Anak Saksi ........... .......... ................. diperoleh hasil pemeriks.....:
pada selaput dara tampak robekan baru sampai dasar arah jam 6;
pada kulit bawah lubang kemaluan terdapat luka lecet geser berwarna kemerahan;
pada bibir kecil kemaluan sebelah kiri terdapat luka lecet geser berwarna kemerahan;
kelainan tersebut akibat kekerasan tumpu;
pada pemeriks..... swab/bilas vagina ditemukan morfologi spermatozoa;
Barang Bukti
1 (satu) buah celana panjang jeans warna biru;
1 (satu) buah jaket warna hitam;
1 (satu) buah BH warna merah; dan
1 (satu) buah celana dalam warna hitam
yang menurut keterangan Anak Saksi ........... .......... ................., saksi .... ................. dan keterangan Anak ........ ........ ......... diakui sebagai milik Anak Saksi ........... .......... .................;
Menimbang, bahwa untuk membela kepentingan Anak, di persidangan Penasihat Hukum Anak mengajukan alat bukti sebagai berikut:
Alat Bukti Saksi
Saksi Jumi.... (43 tahun), dibawah sumpah, di persidangan pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
bahwa Saksi adalah kakak dari ibu Anak ........ ........ .........;
bahwa saksi tinggal jauh dari Anak ........ ........ ........., dan Anak ........ ........ ......... tinggal dengan neneknya;
bahwa saksi hanya bertemu dengan Anak ........ ........ ......... saat berkunjung ke rumah ibu saksi atau nenek Anak ........ ........ ......... yaitu sekitar 1 (satu) minggu sekali;
bahwa saksi tidak tahu pasti prilaku Anak ........ ........ ......... sehari-hari;
bahwa saat Anak ........ ........ ......... putus sekolah, saksi pernah menyuruh Anak ........ ........ ......... melanjutkan sekolah dan bertanya alasannya, tetapi Anak ........ ........ ......... menjawab tidak cocok dengan teman sekolahnya dan tidak mau melanjutkan sekolah;
bahwa Anak ........ ........ ......... bekerja di bengkel;
Atas keterangan saksi tersebut, Anak tidak keberatan dan membenarkannya;
Saksi Kapti Widuri (39 tahun), dibawah sumpah, di persidangan pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
bahwa Saksi adalah teman ibu Anak ........ ........ .........;
bahwa saksi tidak tahu kehidupan sehari-hari Anak ........ ........ .........;
bahwa setahu saksi Anak ........ ........ ......... pekerja keras, dimana sebelumnya pernah bekerja di cucian mobil-motor, dan sekarang bekerja di bengkel;
bahwa saksi diberitahu ibu Anak ........ ........ ......... yang bernama ..... .......... bahwa Anak ........ ........ ......... mendapat permasalahan bersetubuh dengan anak perempuan orang, lalu saksi membantu menyelesaikannya, dimana saat di Polres ........ dari pihak korban meminta uang Rp. 30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah) kalau mau berdamai. Oleh karena keluarga Anak ........ ........ ......... tidak punya uang sebanyak itu, maka proses perkara dilanjutkan;
Atas keterangan saksi tersebut, Anak ........ ........ ......... tidak keberatan dan membenarkannya;
Menimbang, bahwa Anak ........ ........ ......... di persidangan telah memberikan keterangan yang pada pokoknya sebagai berikut:
bahwa Anak ........ ........ ......... kenal dengan Anak Saksi ........... .......... .................;
bahwa berawal pada bulan Januari 2022 Anak ........ ........ ......... mengirim pesan ke Anak Saksi ........... .......... ................. dan meminta nomor WhatsApp, lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengirim nomor WhatsApp, selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. Anak ........ ........ ......... saling berkirim pesan. Kemudian pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira pukul 19:00 WIB, Anak ........ ........ ......... mengomentari status WhatsApp Anak Saksi ........... .......... ................. dan mengajak Anak Saksi ........... .......... ................. keluar jalan ke Warmindo. Kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. menjawab tidak ada motor, lalu Anak ........ ........ ......... meminta Anak Saksi ........... .......... ................. menshare lokasi, selanjutnya Anak ........ ........ ......... menjemput Anak Saksi ........... .......... ................. dengan sepeda motor dan dijemput di jalan di depan rumah nenek Anak Saksi ........... .......... ................. yang beralamat di Gabusan RT. 06, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ................ Kemudian Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. jalan-jalan melalui jalan Imogiri Barat menuju arah utara, kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... untuk berhenti di counter handphone untuk membeli paket data. Kemudian setelah membeli paket data internet, Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. kembali melanjutkan perjalanan. Kemudian diperjalanan Anak Saksi ........... .......... ................. bertanya kepada Anak ........ ........ ......... bahwa mereka mau pergi kemana, dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa mau pergi ke rumah Anak ........ ........ .......... kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. bertanya lagi di rumah Anak ........ ........ ......... ada siapa saja, dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa di rumah ada kakak perempuan dan kakak laki-laki Anak ........ ........ .......... Lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan agar jangan ke rumah Anak ........ ........ ......... karena Anak Saksi ........... .......... ................. malu karena memakai celana sobek, dan Anak ........ ........ ......... menjawab tidak apa-apa. Kemudian setelah sampai di rumah Anak ........ ........ ......... yang beralamat di .............. RT 2 Kalurahan ....................., Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ..............., ternyata di sana tidak ada orang di rumah. Kemudian Anak ........ ........ ......... menyuruh Anak Saksi ........... .......... ................. duduk di kursi ruang tamu. Kemudian Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. mengobrol di ruang tamu, selanjutnya Anak ........ ........ ......... menyuruh Anak Saksi ........... .......... ................. masuk ke kamar saja karena malu dilihat orang karena hanya ada mereka berdua, tetapi Anak Saksi ........... .......... ................. tidak mau. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... memegang Anak Saksi ........... .......... ................. ke kamar dan Anak Saksi ........... .......... ................. mau dan mengikutinya. Selanjutnya di dalam kamar Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. duduk di atas kasur berdampingan dan mengobrol tentang mengapa Anak ........ ........ ......... putus dengan pacarnya dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa ia putus dengan pacarnya karena rumahnya jauh. Kemudian melihat Anak Saksi ........... .......... ................. membuka resleting jaketnya setengah dan kelihatan payudaranya, Anak ........ ........ ......... menjadi terangsang lalu meremas payudara dan mencium payudara Anak Saksi ........... .......... ................. dan melanjutkan membuka celana Anak Saksi ........... .......... ................., lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan jangan yang di bawah, yang atas saja (payu dara saja). Kemudian Anak ........ ........ ......... berhenti. Selanjutnya melihat Anak Saksi ........... .......... ................. bermain handphone dan tidak sengaja membuka status video 18+ teman Anak ........ ........ ......... dan tersengar suara deasahan. kemudian Anak ........ ........ ......... berkata kepada Anak Saksi ........... .......... ................. “itu ternyata tontonanmu seperti itu” dan dijawab Anak Saksi ........... .......... ................. bahwa ia tidak pernah melihat. Kemudian Anak ........ ........ ......... mendorong Anak Saksi ........... .......... ................. tiduran di kasur, kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan agar Anak ........ ........ ......... jangan berbuat aneh-aneh. Oleh karena Anak ........ ........ ......... sudah terangsang, Anak ........ ........ ......... tetap memaksa membuka celana dan celana dalam Anak Saksi ........... .......... ................., namun Anak Saksi ........... .......... ................. melarangnya dengan cara menahan kuat-kuat celananya dan melarang berbuat aneh-aneh lalu mendorong dan menampar pipi Anak ........ ........ ......... serta berteriak minta tolong tetapi tidak kuat dan nak Saksi ........... .......... ................. terlihat mau menangis, lalu Anak ........ ........ ......... tetap melanjutkan perbuatannya dan berhasil membuka celana dan celana dalam Anak Saksi ........... .......... ................. sampai lutut, kemudian Anak ........ ........ ......... membuka pakaiannya, lalu Anak ........ ........ ......... memasukkan penisnya ke dalam vagina Anak Saksi ........... .......... ................. sampai mengeluarkan sperma di dalan vagina Anak Saksi ........... .......... .................. Kemudian Anak ........ ........ ......... karena Anak Saksi ........... .......... ................. menggunakan pakaiannya masing-masing. Kemudian Anak ........ ........ ......... meminta pin handphone Anak Saksi ........... .......... ................. dan Anak ........ ........ ......... membuka WhatsApp Anak Saksi ........... .......... ................. dan menghapus nomor dan percakapan WhasApp dengan Anak ........ ........ .......... Selanjutnya handphone Anak Saksi ........... .......... ................. di simpan di tas. Selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... mengantarnya pulang. Kemudian Anak ........ ........ ......... mengantar Anak Saksi ........... .......... ................. pulang dengan menggunakan sepeda motor, dan saat dalam perjalanan Anak ........ ........ ......... mengatakan agar Anak Saksi ........... .......... ................. tidak usah menangis.
bahwa kemudian sekitar pukul 21:30 WIB setelah tiba di depan warung yang berjarak 2 rumah dari rumah neneknya, Anak Saksi ........... .......... ................. menyuruh Anak ........ ........ ......... berhenti, lalu Anak ........ ........ ......... menyerahkan handphone Anak Saksi ........... .......... ................. lalu Anak ........ ........ ......... pergi.
bahwa saksi sebelumnya pernah berhubungan sek dengan perempuan lain (penjaja sek) dengan membayar Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah);
bahwa Anak ........ ........ ......... tinggal dengan ibu kandung dan bapak tirinya;
bahwa Anak ........ ........ ......... sudah lama putus sekolah dan hanya sampai kelas 2 Sekolah Menengah Pertama, dan tidak mau melanjutkan sekolah;
Menimbang, bahwa untuk mempersingkat uraian putusan ini, maka segala sesuatu yang terjadi di persidangan sebagaimana tercatat dalam berita acara persidangan, dianggap telah turut termuat dan dipertimbangkan serta merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari putusan ini;
Menimbang, bahwa berdasarkan alat bukti dan barang bukti yang diajukan diperoleh fakta-fakta hukum sebagai berikut:
bahwa anak berdasarkan bukti surat berupa fotokopi Kutipan Akta Kelahiran Nomor ......./A/....... atas nama ........ ........ ......... dan fotokopi Kartu Keluarga No. ............................ atas nama kepala keluarga: Haryadi serta berdasarkan keterangan saksi-saksi dan anak, diperoleh fakta hukum bahwa benar anak yang dihadirkan sebagai Terdakwa dalam perkara ini benar bernama Anak ........ ........ Alpendi Bin ..... .................... yang lahir pada tanggal 16 Mei ....... yang didentitasnya sebagaimana disebut dalam surat dakw....., dan pada saat kejadian berusia 17 tahun;
bahwa Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. baru kenal wajah pada waktu kejadian;
bahwa berawal pada bulan Januari 2022 Anak ........ ........ ......... mengirim pesan ke Anak Saksi ........... .......... ................. dan meminta nomor WhatsApp, lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengirim nomor WhatsApp, selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. Anak ........ ........ ......... saling berkirim pesan. Kemudian pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira pukul 19:00 WIB, Anak ........ ........ ......... mengomentari status WhatsApp Anak Saksi ........... .......... ................. dan mengajak Anak Saksi ........... .......... ................. keluar jalan ke Warmindo. Kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. menjawab tidak ada motor, lalu Anak ........ ........ ......... meminta Anak Saksi ........... .......... ................. menshare lokasi, selanjutnya Anak ........ ........ ......... menjemput Anak Saksi ........... .......... ................. dengan sepeda motor dan dijemput di jalan di depan rumah nenek Anak Saksi ........... .......... ................. yang beralamat di Gabusan RT. 06, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ................ Kemudian Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. jalan-jalan melalui jalan Imogiri Barat menuju arah utara, kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... untuk berhenti di counter handphone untuk membeli paket data. Kemudian setelah membeli paket data internet, Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. kembali melanjutkan perjalanan. Kemudian diperjalanan Anak Saksi ........... .......... ................. bertanya kepada Anak ........ ........ ......... bahwa mereka mau pergi kemana, dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa mau pergi ke rumah Anak ........ ........ .......... kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. bertanya lagi di rumah Anak ........ ........ ......... ada siapa saja, dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa di rumah ada kakak perempuan dan kakak laki-laki Anak ........ ........ .......... Lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan agar jangan ke rumah Anak ........ ........ ......... karena Anak Saksi ........... .......... ................. malu karena memakai celana sobek, dan Anak ........ ........ ......... menjawab tidak apa-apa. Kemudian setelah sampai di rumah Anak ........ ........ ......... yang beralamat di .............. RT 2 Kalurahan ....................., Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ..............., ternyata di sana tidak ada orang di rumah. Kemudian Anak ........ ........ ......... menyuruh Anak Saksi ........... .......... ................. duduk di kursi ruang tamu. Kemudian Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. mengobrol di ruang tamu, selanjutnya Anak ........ ........ ......... menyuruh Anak Saksi ........... .......... ................. masuk ke kamar saja karena malu dilihat orang karena hanya ada mereka berdua, tetapi Anak Saksi ........... .......... ................. tidak mau. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... memegang Anak Saksi ........... .......... ................. ke kamar dan Anak Saksi ........... .......... ................. mau dan mengikutinya. Selanjutnya di dalam kamar Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. duduk di atas kasur berdampingan dan mengobrol tentang mengapa Anak ........ ........ ......... putus dengan pacarnya dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa ia putus dengan pacarnya karena rumahnya jauh. Kemudian melihat Anak Saksi ........... .......... ................. membuka resleting jaketnya setengah dan kelihatan payudaranya, Anak ........ ........ ......... menjadi terangsang lalu meremas payudara dan mencium payudara Anak Saksi ........... .......... ................. dan melanjutkan membuka celana Anak Saksi ........... .......... ................., lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan jangan yang di bawah, yang atas saja (payu dara saja). Kemudian Anak ........ ........ ......... berhenti. Selanjutnya melihat Anak Saksi ........... .......... ................. bermain handphone dan tidak sengaja membuka status video 18+ teman Anak ........ ........ ......... dan tersengar suara deasahan. kemudian Anak ........ ........ ......... berkata kepada Anak Saksi ........... .......... ................. “itu ternyata tontonanmu seperti itu” dan dijawab Anak Saksi ........... .......... ................. bahwa ia tidak pernah melihat. Kemudian Anak ........ ........ ......... mendorong Anak Saksi ........... .......... ................. tiduran di kasur, kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan agar Anak ........ ........ ......... jangan berbuat aneh-aneh. Oleh karena Anak ........ ........ ......... sudah terangsang, Anak ........ ........ ......... tetap memaksa membuka celana dan celana dalam Anak Saksi ........... .......... ................., namun Anak Saksi ........... .......... ................. melarangnya dengan cara menahan kuat-kuat celananya dan melarang berbuat aneh-aneh lalu mendorong dan menampar pipi Anak ........ ........ ......... serta berteriak minta tolong tetapi tidak kuat dan nak Saksi ........... .......... ................. terlihat mau menangis, lalu Anak ........ ........ ......... tetap melanjutkan perbuatannya dan berhasil membuka celana dan celana dalam Anak Saksi ........... .......... ................. sampai lutut, kemudian Anak ........ ........ ......... membuka pakaiannya, lalu Anak ........ ........ ......... memasukkan penisnya ke dalam vagina Anak Saksi ........... .......... ................. sampai mengeluarkan sperma di dalan vagina Anak Saksi ........... .......... .................. Kemudian Anak ........ ........ ......... karena Anak Saksi ........... .......... ................. menggunakan pakaiannya masing-masing. Kemudian Anak ........ ........ ......... meminta pin handphone Anak Saksi ........... .......... ................. dan Anak ........ ........ ......... membuka WhatsApp Anak Saksi ........... .......... ................. dan menghapus nomor dan percakapan WhasApp dengan Anak ........ ........ .......... Selanjutnya handphone Anak Saksi ........... .......... ................. di simpan di tas. Selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... mengantarnya pulang. Kemudian Anak ........ ........ ......... mengantar Anak Saksi ........... .......... ................. pulang dengan menggunakan sepeda motor, dan saat dalam perjalanan Anak ........ ........ ......... mengatakan agar Anak Saksi ........... .......... ................. tidak usah menangis.
bahwa kemudian sekitar pukul 21:30 WIB setelah tiba di depan warung yang berjarak 2 rumah dari rumah neneknya, Anak Saksi ........... .......... ................. menyuruh Anak ........ ........ ......... berhenti, lalu Anak ........ ........ ......... menyerahkan handphone Anak Saksi ........... .......... ................. lalu Anak ........ ........ ......... pergi.
bahwa saksi sebelumnya pernah berhubungan sek dengan perempuan lain (penjaja seks) dengan membayar Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah);
bahwa Anak ........ ........ ......... tinggal dengan ibu kandung dan bapak tirinya;
bahwa Anak ........ ........ ......... sudah lama putus sekolah dan hanya sampai kelas 2 Sekolah Menengah Pertama, dan tidak mau melanjutkan sekolah;
bahwa berdasarkan bukti surat berupa Et Repertum No. 022/VI/2022/RSDS yang dikeluarkan oleg Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito tertanggal 26 Juni 2022, diperoleh kesimpulan bahwa akibat perbuatan Anak ........ ........ ......... tersebut, Anak Saksi ........... .......... ................. mengalami kead..... selaput dara tampak robekan baru sampai dasar arah jam 6, pada kulit bawah lubang kemaluan terdapat luka lecet geser berwarna kemerahan dan pada bibir kecil kemaluan sebelah kiri terdapat luka lecet geser berwarna kemerahan, yang artinya Anak Saksi ........... .......... ................. kehilangan keperawanannya;
bahwa berdasarkan bukti surat berupa fotokopi Kutipan Akta Kelahiran Nomor AL .................. Berdasarkan Akta Kelahiran Nonor: 3402-LT-.............-....... atas nama ........... .......... ................. dan fotokopi Kartu Keluarga No. ........................... atas nama kepala keluarga: ............. serta berdasarkan keterangan saksi-saksi dan anak, diperoleh fakta hukum bahwa benar Anak Saksi ........... .......... ................. lahir pada 12 Desember 2006 atas pada saat kejadian berumur 15 tahun 11 bulan 21 hari;
Bahwa barang bukti berupa:
1 (satu) buah celana panjang jeans warna biru;
1 (satu) buah jaket warna hitam;
1 (satu) buah BH warna merah; dan
1 (satu) buah celana dalam warna hitam
terbukti seluruhnya adalah pakaian Anak Saksi ........... .......... ................. yang dipakai saat kejadian;
Menimbang, bahwa selanjutnya akan dipertimbangkan apakah Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... tersebut terbukti melakukan tindak pidana yang dakw..... atau tidak;
Menimbang, bahwa Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... didakwa oleh Penuntut Umum dengan dakw..... alternative, dengan dakw..... alternative kesatu sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 81 ayat (1) jo. Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang, dan dakw..... alternative kedua sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang;
Menimbang, bahwa bunyi ketentuan pasal yang didakwakan tersebut adalah sebagai berikut:
Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang:
“Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76D dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).”
Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang:
“Ketentuan pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku pula bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.”
Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
“Setiap Orang dilarang melakukan Kekerasan atau ancaman Kekerasan memaksa Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.”
Menimbang, bahwa dengan memperhatikan fakta hukum dan isi ketentuan pasal-pasal yang didakwakan tersebut, menurut Majelis Hakim bahwa dakw..... yang tepat dikenakan terhadap Anak ........ ........ ......... atas perbuatanya adalah dakw..... kesatu Pasal 81 ayat (1) jo. Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang yang unsur-unsurnya adalah:
Setiap orang;
Melakukan Kekerasan atau ancaman Kekerasan memaksa Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain;
Menimbang, bahwa terhadap unsur-unsur tersebut dipertimbangkan sebagai berikut:
Unsur “Setiap Orang”
Menimbang, bahwa yang dimaksud “Setiap Orang” dalam dalam ketentuan Pasal 81 ayat (1) jo. Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang merujuk pada pengertian orang yang melakukan tindak pidana/delik dalam unsur kedua sebagaimana disebut dalam surat dakw....., oleh karenanya untuk membuktikan unsur ini terlebih dahulu akan dipertimbangkan pembuktian unsur tindak pidana/delik dalam unsur kedua;
Unsur “Melakukan Kekerasan Atau Ancaman Kekerasan Memaksa Anak Melakukan Persetubuhan Dengannya Atau Dengan Orang Lain”
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta hukum yang terungkap di persidangan telah terbukti bahwa berawal pada bulan Januari 2022 Anak ........ ........ ......... mengirim pesan ke Anak Saksi ........... .......... ................. dan meminta nomor WhatsApp, lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengirim nomor WhatsApp, selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. Anak ........ ........ ......... saling berkirim pesan. Kemudian pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2022 sekira pukul 19:00 WIB, Anak ........ ........ ......... mengomentari status WhatsApp Anak Saksi ........... .......... ................. dan mengajak Anak Saksi ........... .......... ................. keluar jalan ke Warmindo. Kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. menjawab tidak ada motor, lalu Anak ........ ........ ......... meminta Anak Saksi ........... .......... ................. menshare lokasi, selanjutnya Anak ........ ........ ......... menjemput Anak Saksi ........... .......... ................. dengan sepeda motor dan dijemput di jalan di depan rumah nenek Anak Saksi ........... .......... ................. yang beralamat di Gabusan RT. 06, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ................ Kemudian Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. jalan-jalan melalui jalan Imogiri Barat menuju arah utara, kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... untuk berhenti di counter handphone untuk membeli paket data. Kemudian setelah membeli paket data internet, Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. kembali melanjutkan perjalanan. Kemudian diperjalanan Anak Saksi ........... .......... ................. bertanya kepada Anak ........ ........ ......... bahwa mereka mau pergi kemana, dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa mau pergi ke rumah Anak ........ ........ .......... kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. bertanya lagi di rumah Anak ........ ........ ......... ada siapa saja, dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa di rumah ada kakak perempuan dan kakak laki-laki Anak ........ ........ .......... Lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan agar jangan ke rumah Anak ........ ........ ......... karena Anak Saksi ........... .......... ................. malu karena memakai celana sobek, dan Anak ........ ........ ......... menjawab tidak apa-apa. Kemudian setelah sampai di rumah Anak ........ ........ ......... yang beralamat di .............. RT 2 Kalurahan ....................., Kapanewon .........., Kabupaten ........, Provinsi .......... ............. ..............., ternyata di sana tidak ada orang di rumah. Kemudian Anak ........ ........ ......... menyuruh Anak Saksi ........... .......... ................. duduk di kursi ruang tamu. Kemudian Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. mengobrol di ruang tamu, selanjutnya Anak ........ ........ ......... menyuruh Anak Saksi ........... .......... ................. masuk ke kamar saja karena malu dilihat orang karena hanya ada mereka berdua, tetapi Anak Saksi ........... .......... ................. tidak mau. Selanjutnya Anak ........ ........ ......... memegang Anak Saksi ........... .......... ................. ke kamar dan Anak Saksi ........... .......... ................. mau dan mengikutinya. Selanjutnya di dalam kamar Anak ........ ........ ......... dan Anak Saksi ........... .......... ................. duduk di atas kasur berdampingan dan mengobrol tentang mengapa Anak ........ ........ ......... putus dengan pacarnya dan dijawab Anak ........ ........ ......... bahwa ia putus dengan pacarnya karena rumahnya jauh. Kemudian melihat Anak Saksi ........... .......... ................. membuka resleting jaketnya setengah dan kelihatan payudaranya, Anak ........ ........ ......... menjadi terangsang lalu meremas payudara dan mencium payudara Anak Saksi ........... .......... ................. dan melanjutkan membuka celana Anak Saksi ........... .......... ................., lalu Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan jangan yang di bawah, yang atas saja (payu dara saja). Kemudian Anak ........ ........ ......... berhenti. Selanjutnya melihat Anak Saksi ........... .......... ................. bermain handphone dan tidak sengaja membuka status video 18+ teman Anak ........ ........ ......... dan tersengar suara deasahan. kemudian Anak ........ ........ ......... berkata kepada Anak Saksi ........... .......... ................. “itu ternyata tontonanmu seperti itu” dan dijawab Anak Saksi ........... .......... ................. bahwa ia tidak pernah melihat. Kemudian Anak ........ ........ ......... mendorong Anak Saksi ........... .......... ................. tiduran di kasur, kemudian Anak Saksi ........... .......... ................. mengatakan agar Anak ........ ........ ......... jangan berbuat aneh-aneh. Oleh karena Anak ........ ........ ......... sudah terangsang, Anak ........ ........ ......... tetap memaksa membuka celana dan celana dalam Anak Saksi ........... .......... ................., namun Anak Saksi ........... .......... ................. melarangnya dengan cara menahan kuat-kuat celananya dan melarang berbuat aneh-aneh lalu mendorong dan menampar pipi Anak ........ ........ ......... serta berteriak minta tolong tetapi tidak kuat dan nak Saksi ........... .......... ................. terlihat mau menangis, lalu Anak ........ ........ ......... tetap melanjutkan perbuatannya dan berhasil membuka celana dan celana dalam Anak Saksi ........... .......... ................. sampai lutut, kemudian Anak ........ ........ ......... membuka pakaiannya, lalu Anak ........ ........ ......... memasukkan penisnya ke dalam vagina Anak Saksi ........... .......... ................. sampai mengeluarkan sperma di dalan vagina Anak Saksi ........... .......... .................. Kemudian Anak ........ ........ ......... karena Anak Saksi ........... .......... ................. menggunakan pakaiannya masing-masing. Kemudian Anak ........ ........ ......... meminta pin handphone Anak Saksi ........... .......... ................. dan Anak ........ ........ ......... membuka WhatsApp Anak Saksi ........... .......... ................. dan menghapus nomor dan percakapan WhasApp dengan Anak ........ ........ .......... Selanjutnya handphone Anak Saksi ........... .......... ................. di simpan di tas. Selanjutnya Anak Saksi ........... .......... ................. meminta Anak ........ ........ ......... mengantarnya pulang. Kemudian Anak ........ ........ ......... mengantar Anak Saksi ........... .......... ................. pulang dengan menggunakan sepeda motor, dan saat dalam perjalanan Anak ........ ........ ......... mengatakan agar Anak Saksi ........... .......... ................. tidak usah menangis.
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta hukum tersebut dengan terbuktinya ada penolakan dari Anak Saksi ........... .......... ................. saat disetubuhi oleh Anak ........ ........ ......... dengan cara melarangnya dengan kata-kata, menahan celana saat dipaksa diturunkan oleh Anak ........ ........ ......... dan dengan meminta tolong, mendorong dan menampar Anak ........ ........ ......... saat akan dan sedang disetubuhi terbukti bahwa Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... telah memaksa Anak Saksi ........... .......... ................. melakukan persetubuhan dengannya;
Menimbang, bahwa dengan terbuktinya Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... telah memaksa Anak Saksi ........... .......... ................. melakukan persetubuhan dengannya dan menimbang bahwa pada saat kejadian Anak Saksi ........... .......... ................. berusia 15 tahun 11 bulan 21 hari atau masih berstatus usia anak-anak, dengan demikian unsur kedua ini telah terpenuhi;
Menimbang, bahwa selanjutnya dipertimbangkan pembuktian unsur “Setiap Orang” sebagai berikut:
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta hukum yang terungkap di persidangan yaitu berdasarkan bukti surat berupa fotokopi Kutipan Akta Kelahiran Nomor ......./A/....... atas nama ........ ........ ......... dan fotokopi Kartu Keluarga No. ............................ atas nama kepala keluarga: Haryadi serta berdasarkan keterangan saksi-saksi dan anak, diperoleh fakta hukum bahwa benar anak yang dihadirkan sebagai Terdakwa dalam perkara ini benar bernama Anak ........ ........ Alpendi Bin ..... .................... dan terbukti bahwa benar Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... adalah orang yang melakukan perbuatan memaksa Anak Saksi ........... .......... ................. melakukan persetubuhan dengannya sebagaimana disebut dalam surat dakw....., dengan demikian unsur “Setiap Orang” telah terpenuhi;
Menimbang, bahwa oleh karena semua unsur dari dakw..... alternative kesatu Pasal 81 ayat (1) jo. Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang, maka Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... secara hukum telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “MelakukanKekerasan Memaksa Anak Melakukan Persetubuhan Dengannya”.
Menimbang, bahwa oleh karena Anak terbukti melakukan tindak pidana, dan dalam pemeriks..... persidangan tidak ditemukan adanya alasan pemaaf dan alasan pembenar yang dapat menghapuskan pertanggungjawaban pidana bagi Anak, maka Anak ........ ........ ......... Bin ..... .................... secara hukum terbukti bersalah melakukan tindak pidana tersebut dan oleh karenanya terhadapnya harus dijatuhi pidana yang adil sesuai dengan perbuatannya;
Menimbang, bahwa oleh karena Anak didakwa dengan dakw..... alternative, dengan terbuktinya salah satu dakw....., maka dakw..... alternative lainnya yaitu dakw..... alternatif kedua Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang tidak perlu dibuktikan;
Menimbang, bahwa untuk menjatuhkan pidana yang adil, terlebih dahulu harus dipertimbangkan kead..... yang memberatkan dan meringankan perbuatan Anak sebagai berikut:
kead..... yang memberatkan:
Anak ........ ........ ......... tidak patuh kepada orang tuanya dengan tidak masuk sekolah dan suka keluar/nongkrong di malam hari (keterangan saksi dan berdasarkan hasil penelitian Pembimbing Kemasyaratakatan);
Anak berbelit-belit dalam memberikan keterangannya dengan awalnya tidak mengakui bahwa ia melakukan paks..... terhadap Anak Saksi ........... .......... ................. untuk bersetubuh;
Anak ........ ........ ......... berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara menghapus data percakapan WhatsApp antara Anak Saksi ........... .......... ................. dengan Anak ........ ........ ......... di handphone Anak Saksi ........... .......... .................;
kead..... yang meringankan:
anak ........ ........ ......... memiliki latar belakang keluarga orang tua berpisah dan tidak mendapat cukup perhatian dari orang tuanya;
Menimbang, bahwa untuk menjatuhkan pidana yang adil dan tepat, selanjutnya dipertimbangkan perncapaian tujuan hukum sebagai berikut:
Menimbang, bahwa untuk menjatuhkan pidana yang tepat dan adil, maka pidana yang dijatuhkan harus dapat mencapai tujuan hukum itu sendiri, dimana tujuan hukum sendiri pada pokoknya ada 3 (tiga), yaitu Keadilan, Kemanfaatan dan Kepastian Hukum;
Tujuan Keadilan
Bahwa maksud dari tujuan pencapaian keadilan adalah bahwa setiap pelaku tindak pidana harus dijatuhi pidana atau dihukum sesuai dengan tingkat kesalahannya.
Tujuan Kemanfaatan
Bahwa maksud dari tujuan kemanfaatan adalah agar pidana yang dijatuhkan selain memberikan rasa adil, juga harus memberi manfaat sebesar mungkin baik bagi masyarakat (dalam perkara ini adalah terjaganya nilai kesusil..... dan ketaatan terhadap hukum, keteraturan), bagi negara (terciptanya dan terjaganya ketertiban masyarakat dan keamanan, terutama dalam hal ini menjaga agar perlindungan terhadap hak-hak anak dapat terjamin dan terlindungi) dan bermanfaat bagi pelaku (dalam hal ini pelaku adalah masih anak-anak yang perlu dijamin haknya sebatas sesuai dengan tingkat kesalahannya dengan tidak mengesam........... rasa keadilan);
Menimbang, bahwa guna tercapainya tujuan kemanfaatan hukum tersebut, maka hukum dan penegakan hukumnya harus memperhatikan fungsi dari adanya hukum dan penegakannya itu sendiri, yaitu :
Fungsi Hukum Sebagai Alat Kontrol Sosial
yaitu bahwa hukum dan penegakannya berfungsi untuk menciptakan kedamaian, ketertiban, keteraturan dan keamanan;
Fungsi Hukum Sebagai Alat Penggerak Sosial
yaitu bahwa hukum berfungsi untuk menciptakan/atau menggerakkan agar setiap orang selalu mematuhi hukum dan berbuat sesuai hukum dengan adanya ancaman pidana dan sanksi bagi pelaku tindak pidana yang dapat menimbulkan efek jera. Dimana dengan penjatuhan pidana yang tepat diharapkan dapat mencegah Anak pelaku untuk tidak melakukan lagi tindak pidana di kemudian hari, demikian juga diharapkan dapat mencegah orang lain untuk tidak melakukan tindak pidana sehingga terwujud dan tercipta keteraturan, ketentraman, keamanan, kedamaian dan kead..... harmonis di masyarakat;
Tujuan Kepastian Hukum
Bahwa maksud dari tujuan kepastian hukum disini adalah bahwa hukum dan penegakannya harus menjamin tercapainya tujuan hukum itu sendiri yang secara khusus teramanatkan dalam undang-undang (dalam perkara aquo adalah untuk menjamin kelangsungan ekosistem bangsa dan negara pada masa depan melalui menciptakan dan menjadikan anak sebagai generasi bangsa yang optimal yang mampu memikul tanggungjawab dengan cara memberi jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak anak. Hal tersebut karena hukum formal atau proses penegakan hukum adalah alat untuk tercapainya hukum materiil (disini adalah tujuan hukum yang diamanatkan dalam undang-undang).
Menimbang, bahwa dengan memperhatikan pendapat Pembimbing Kemasyarakatan agar anak dijatuhi pidana pelatihan kerja, setelah mendengar pendapat orang tua (ibu) Anak yang pada pokoknya memohon putusan seringan-ringannya, setelah mendengar pembel..... Penasihat Hukum anak yang pada pokoknya agar anak dijatuhi pidana yang seringan-ringannya;
Menimbang, bahwa dengan memperhatikan fakta perbuatan Anak serta memperhatikan hal yang memberatkan dan meringankan Anak atas perbuatannya, dengan ini Majelis Hakim akan menjatuhkan putusan yang dirasa tepat dikenakan terhadap Anak, yaitu pidana penjara dan menjatuhkan pidana pelatihan kerja sebagai pengganti pidana denda;
Menimbang, bahwa terhadap barang bukti yang diajukan di persidangan berupa:
1 (satu) buah celana panjang jeans warna biru;
1 (satu) buah jaket warna hitam;
1 (satu) buah BH warna merah; dan
1 (satu) buah celana dalam warna hitam;
oleh karena semua terbukti adalah pakaian milik Anak Saksi ........... .......... ................., maka seluruh barang bukti tersebut akan dikembalikan kepada Anak Saksi ........... .......... .................;
Menimbang, bahwa oleh karena dalam perkara ini Anak telah ditahan secara sah menurut hukum, maka masa penahanan yang telah dijalani Anak tersebut akan dikurangkan seluruhnya dari pidana penjara yang dijatuhkan;
Menimbang, bahwa Anak dalam perkara ini tidak mengajukan permohonan untuk dibebaskan dari membayar biaya perkara, maka Anak akan dibebani untuk membayar biaya perkara.
Memperhatikan, ketentuan Pasal 81 ayat (1) jo. Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana serta peraturan perundang-undangan lain yang berkaitan;
MENGADILI:
Menyatakan Anak ........ ........ ......... ….. ……. ……………. terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “MelakukanKekerasan Memaksa Anak Melakukan Persetubuhan Dengannya” dalam dakw..... alternatif kesatu Penuntut Umum;
Menjatuhkan pidana terhadap Anak tersebut dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan pidana Pelatihan kerja di Balai Perlindungan Dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Sleman selama 1 (satu) tahun;
Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani anak dikurangkan seluruhnya dari pidana penjara yang dijatuhkan;
Menyatakan barang bukti berupa:
1 (satu) buah celana panjang jeans warna biru;
1 (satu) buah jaket warna hitam;
1 (satu) buah BH warna merah; dan
1 (satu) buah celana dalam warna hitam;
seluruhnya dikembalikan kepada Anak Saksi ........... .......... .................;
Membebankan biaya perkara kepada Anak sejumlah Rp2.000,00 (dua ribu rupiah).
Demikian diputuskan pada hari Senin tanggal 6 Maret 2023 oleh Sigit Subagiyo, S.H., M.H. Hakim sebagai Hakim Ketua Majelis, dan Dwi Melaningsih Utami, S.H., M.Hum. dan Kurnia Fi....aningsih, S.H. masing-masing sebagai Hakim Anggota yang ditunjuk oleh Ketua Pengadilan Negeri ........ berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri ........ Nomor 3/Pid.Sus-Anak/2023/PN Btl tertanggal 17 Februari 2023, putusan tersebut diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari itu juga dibantu oleh Muhamad Awab Abdulah, S.H. Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri ........, serta dihadiri oleh .... Susanti, S.H., M.H. Penuntut Umum, Anak didampingi Penasihat Hukum, Pembimbing Kemasyarakatan dan orang tua (ibu) nya.
Hakim Anggota, ttd DWI MELANINGSIH UTAMI,S.H.,M.Hum. ttd KURNIA FI....ANINGSIH, S.H. | Hakim Ketua ttd SIGIT SUBAGIYO,S.H.,M.H. |
| Panitera Pengganti, ttd MUHAMAD AWAB ABDULAH,S.H. | |