525/PID/2014/PT-MDN
Putusan PT MEDAN Nomor 525/PID/2014/PT-MDN
SYARIFUDDIN
UBAH
-
P U T U S A N
Nomor : 525/PID.SUS/2014/PT-MDN.
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :
Nama lengkap : SYARIFUDDIN.
Tempat lahir : Lhokseumawe.
Umur / Tgl. lahir : 49 Tahun/ 25 November 1964.
Jenis kelamin : Laki-laki.
Kebangsaan : Indonesia.
Tempat tinggal : Jl. H. Asmat Kel. Kebun Jeruk Kec. Kebun Jeruk Jakarta Barat/ Komplek Perumahan Tasbih Blok VV No. 9 Setiabudi Kec. Medan Sunggal/ Desa Simpang Keramat Kec. Kuta Makmur Lhokseumawe Kab. Aceh Utara Propinsi Naggroe Aceh Darussalam.
Agama : Islam.
Pekerjaan : Wiraswasta.
Pendidikan : SMP.
Terdakwa ditahan di rumah tahanan negara oleh :
Penyidik Polri, sejak tanggal 14 Desember 2013 sampai dengan tanggal 02 Januari 2014;
Perpanjangan Penuntut Umum, sejak tanggal 3 Januari 2014 sampai dengan tanggal 11 Februari 2014;
Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Medan I, sejak tanggal 12 Februari 2014 sampai dengan tanggal 13 Maret 2014;
Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Medan II, sejak tanggal 14 Maret 2014 sampai dengan tanggal 12 April 2014;
Penuntut Umum, sejak tanggal tanggal 02 April 2014 sampai dengan tanggal 21 April 2014;
Hakim Pengadilan Negeri Medan, sejak tanggal 15 April 2014 sampai dengan tanggal 14 Mei 2014;
Perpanjangan Ketua Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 15 Mei 2014 sampai dengan tanggal 13 Juli 2014;
Perpanjangan Ketua Pengadilan Tinggi Medan I, sejak tanggal 14 Juli 2014 sampai dengan tanggal 12 Agustus 2014;
Perpanjangan Ketua Pengadilan Tinggi Medan II, sejak tanggal 13 Agustus 2014 sampai dengan tanggal 11 September 2014;
Hakim Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 19 Agustus 2014 sampai dengan tanggal 17 September 2014;
Ketua Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 18 September 2014 sampai dengan tanggal 16 Nopember 2014;
PENGADILAN TINGGI TERSEBUT;
Telah membaca :
Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum No. Reg. Perkara : PDM-332/N.2.10.3/Euh.1/Mdn/04/2014, tanggal 2 April 2014, yang mendakwa Terdakwa dengan dakwaan sebagai berikut :
KESATU
PRIMAIR :
Bahwa terdakwa SYARIFUDDIN bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA (dilakukan penuntutan secara terpisah) dan SAIFUL alias PUN (belum tertangkap / Masuk dalam Daftar Pencarian Orang / DPO) pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib atau pada waktu lain yang masih termasuk di dalam tahun 2013 bertempat di Komplek Perumahan Tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Setia Budi Kec Medan Sunggal Kodya Medan atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk didalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Medan “secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika Golongan I”, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut :
Bahwa kejadian bermula pada sekira Bulan Juni tahun 2013 saat terdakwa bertemu dengan SAIFUL ALIAS PUN ( masuk dalam DaftarPencarian Orang/ DPO) di Pondok Kelapa Kec Medan Sunggal ;
Bahwa karena terdakwa dengan SAIFUL ALIAS PUN belum mempunyai tempt tinggal di Medan maka SAIFUL ALIAS PUN menyuruh terdakwa untuk mencari rumah kontrakan untuk mereka tempati ;
Bahwa pada tanggal 25 Juli 2013 terdakwa telah mendapatkan rumah untuk dikontrakkan yang terletak di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal ;
Bahwa SAIFUL ALIAS PUN menyetujui untuk menyewa rumah tersebut bersama dengan terdakwa ;
Bahwa pada sekira pertengahan Bulan November 2013, saat terdakwa baru tiba dari Jakarta, terdakwa menemui SAIFUL ALIAS PUN yang sedang berada di rumah tersebut, lalu SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan kepada terdakwa barang-barang berupa tepung berwarna yang telah diaduk atau diracik untuk pembuatan pil ecstasy sambil SAIFUL ALIAS PUN berkata kepada terdakwa ,”Kita coba buat pil ecstasy bang, siapa tau bisa mendapatkan uang dari hasil jual pil ecstasy yang kita buat bang,”yang dijawab terdakwa,” Iyalah kita coba,”;
Kemudian SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan dan memberikan kepadaterdakwa bahan-bahan pembuatan pil ecstasy yang telah diracik oleh SAIFUL ALIAS PUN yang terbuat dari obat-obatan yang telah digiling dan telah diberikan pewarna atau gincu, serta memperlihatkan juga alat cetakyang terbuat dari besi bulat ;
Bahwa selanjutnya terdakwa mulai menvetak pil ecstasy tersebut denganmenggunakan tangan, namun karena hasilnya kurang keras, lalu terdakwa menyuruh SAIFUL ALIAS PUN untuk membeli alat press atau bais untuk memncetak atau membuat atau memproduksi pil ecstasy , demikian selanjutnya terdakwa bersama dengan SAIFUL ALIAS PUN membuat dan memproduksi pil ecstasy secara bersama-sama dimana peran SAIFUL ALIAS PUN adalah meracik bahan-bahan pembuat pil ecstasy selanjutnya terdakwa mencetak dengan menggunakan besi bulat yang telah disediakan sebelumnya;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 25 November 2013 sewaktu ULLIA SUHENDRA datang menemui terdakwa di Medan, terdakwa mengajak nya ke tempat tinggal terdakwa di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal dan mengajak ULLIA SUHENDRA untuk membantu terdakwa mencetak atau membuat atau memproduksi pil ecatsy seperti yang telah dilakukan oleh terdakwa sebelumnya bersama dengan SYARIFUDDIN ;
Bahwa ajakan tersebut di iya kan oleh ULLIA SUHENDRA dan kemudian terdakwa bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA pun membuat atau mencetak atau memperoduksi pil ecstasy di rumah tersebut mulai dari tanggal 25 November 2013 sampai dengan tanggal 30 November 2013 ;
Bahwa setelah pil ecstasy tersebut dicetak, pil ecstasy tersebut diberikan oleh terdakwa dan ULLIA SUHENDRA kepada SYARIFUDDIN ;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib saat terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA sedang menonton TV di rumah tempat pembuatan pil ecstasy tersebut yaitu di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal, tiba-tiba pintu rumah tersebut di gedor oleh orang tak dikenal, dan setelah dibuka oleh terdakwa ternyata yang datang adalah petugas kepolisian dari Polda Sumut;
Bahwa melihat hal tersebut, terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA langsung melarikan diri naik ke lantai II rumah tersebut dan melompat ke bawah dan terjatuh di belakang rumah dan bersembunyi di semak-semak namun tidak berapa lama kemudian terdakwa dan ULLIA SUHENDRA berhasil di temukan oleh petugas kepolisian dari Polda sumut ;
Bahwa selanjutnya terdakwa dan ULLIA SUHENDRA dibawa masuk kedalam rumah tersebut, lalu petugas kepolisian dari Polda Sumut melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan selanjutnya menyita barang bukti :
Bahwa selanjutnya terdakwa, ULLIA SUHENDRA dan barang bukti yang disita dalam perkara ini di bawa ke Polda Sumut untuk diproses secara hukum.
Bahwa barang bukti yang disita dalam perkara ini yaitu :
| NO | KODE | NAMA BARANG | JUMLAH YANG DISITA |
| 1 | 2 | 3 | 4 |
| 1. | A | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna merah | 6 (enam) bungkus berisikan 358 (tiga ratus lima puluh delapan) butir seberat 124 (seratus dua puluh empat) gram |
| 2. | B | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna coklat | 10 (sepuluh) bungkus berisikan 719 (tujuh ratus sembilan belas) butir seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram |
| 3. | C | Pil Tablet warna putih ukuran besar | 2 (dua) bungkus berisikan 585 (lima ratus delapan puluh lima) butir seberat 422 (empat ratus dua puluh dua) gram |
| 4. | D | Pil Tablet warna putih ukuran kecil | 1 (satu) bungkus berisikan 543 (lima ratus empat puluh tiga) butir seberat 64 (enam puluh empat) gram |
| 5. | E | Pil Neurodex @500 mg | 4 (empat) butir |
| 6. | F | Pil Lostacef @500 mg | 4 (empat) butir |
| 7. | G | Pil Paracetamol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 8. | H | Pil Etadexta | 6 (enam) butir |
| 9. | I | Pil Metronidazol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 10. | J | Narkotika Jenis Shabu | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 11. | K | Kristal warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 12. | L | Narkotika Jenis Ganja | 1 (satu) bungkus seberat 21 (dua puluh satu) gram |
| 13. | M1 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 28 (dua puluh delapan) gram |
| 14. | M2 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 15. | M3 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 66 (enam puluh enam) gram |
| 16. | M4 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 55,3 (lima puluh lima koma tiga) gram |
| 17. | M5 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 34 (tiga puluh empat) gram |
| 18. | M6 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 572 (lima ratus tujuh puluh dua) gram |
| 19. | M7 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 100 (seratus) gram |
| 20. | M8 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) gram |
| 21. | M9 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 22. | M10 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 23. | N | Tepung warna kuning | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 24. | O | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 25. | P1 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 116 (seratus enam belas) gram |
| 26. | P2 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 27. | P3 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 28. | P4 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 29. | Q | Tepung warna hijau tua | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 30. | R1 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 49 (empat puluh sembilan) gram |
| 41. | R2 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 96 (sembilan puluh enam) gram |
| 42. | R3 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 43. | R4 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 24 (dua puluh empat) gram |
| 44. | S | Tepung warna nila | 1 (satu) bungkus seberat 42 (empat puluh dua) gram |
| 45. | T1 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 102 (seratus dua) gram |
| 46. | T2 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 48 (empat puluh delapan) gram |
| 47. | U1 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 16,6 (enam belas koma enam) gram |
| 48. | U2 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 32 (tiga puluh dua) gram |
| 49. | U3 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 2 (dua) gram |
| 50. | U4 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 51. | V | Tepung warna merah tua | 1 (satu) bungkus seberat 14 (empat belas) gram |
| 52. | W | Tepung warna kuning muda | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 53. | X | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 54. | Y1 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 108 (seratus delapan) gram |
| 55. | Y2 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) gram |
| 56. | Z | Tepung warna putih kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 57. | AA | Tepung warna coklat kekuningan | 1 (satu) bungkus seberat 54 (lima puluh empat) gram |
| 58. | AB | Obat kecil | 9 (sembilan) botol |
| 59. | AC | Lidocaine HCL @2ml | 3 (tiga) kotak berisikan 53 (lima puluh tiga) ampul |
| 60. | AD | Plastik klip warna putih transparan | 1 (satu) bungkus |
| 61. | AE | Microcomputer electric induction cooker | 1 (satu) set |
| 62. | AF1 | Saringan terbuat dari plastik warna hijau | 1 (satu) buah |
| 63. | AF2 | Saringan terbuat dari stanles warna putih | 1 (satu) buah |
| 64. | AG | Dompet warna hitam berisikan Alat cetak Pil Ecstasy | 2 (dua) set |
| 65. | AH1 | Timbangan digital merek CHQ Pocket Scale | 1 (satu) set |
| 66. | AH2 | Timbangan digital merek Tanita | 1 (satu) set |
| 67. | AI | Penggiling obat | 2 (dua) set |
| 68. | AJ | Pipet plastik warna putih | 1 (satu) bungkus |
| 69. | AK | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik kecil warna putih |
| 70. | AL | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 71. | AM | Cairan hitam | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 72. | AN | Alkohol 96% | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 73. | AO | Bong (alat isap shabu) | 2 (dua) set |
| 74. | AP | Pipet kaca / Pirek | 69 (enam puluh sembilan) batang |
| 75. | AQ | Pipet kaca bekas mengisap shabu | 3 (tiga) batang |
| 76. | AR | Bais (alat pres) merek Tekiro | 1 (satu) set |
| 77. | AS | Cairan bening |
|
Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika / Psikotropika Polri Cabang Medan Nomor : Lab-8553/NNF/2013 tanggal 06 Januari 2014 menyatakan bahwa barang bukti :
Tabel 1.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| A | Negatif | - | Positif Kofein dan Deskstrometorfan |
| B | Negatif | - | Positif Kofein dan Klopromazin |
| C | Negatif | - | Positif Paracetamol |
| D | Negatif | - | Positif Efedrin |
| J | Positif | - | Positif Metamfetamina |
| K | Negatif | - | Negatif narkotika / psikotropika |
| L | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| M1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M3 | Negatif | - | Positif Asam Stearat |
| M4 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M5 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M6 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M7 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M8 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M9 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M10 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Paracetamol |
| N | Negatif | - | Positif CTM |
| O | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| P1 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P2 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P3 | Negatif | - | Positif Profenazon |
| P4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Q | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R1 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R2 | Negatif | - | Positif Kofein dan Dekstrometorfen |
| R3 | Negatif | - | Positif Paracetamol; dan Kofein |
| R4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| S | Negatif | - | Negatif Narkotika / Psikotropika |
| T1 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
Tabel 2.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| T2 | Negative | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| U1 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U2 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U3 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Dekstrometorfan |
| U4 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| V | Negatif | - | Positif Kofein |
| W | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| X | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| Y1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Y2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Z | Negatif | - | Positif Kofein |
| AA | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| AM | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
Tabel 3.
| No | Barang Bukti | FT - IR | Reaksi dengan Ag Nitrat dan KMnO4 |
| 1 | AK | - | Positif Natrium Hidroksida (NaOh) |
| 2 | AL | Positif Aceton | - |
| 3 | AS | Positif Aceton dan Metanol | - |
Dengan kesimpulan :
Bahwa barang bukti milik tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA adalah :
Barang bukti J benar mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I UURINomor 35 Tahun 2009 Tentang Nrkotika
Barang bukti L,X dan AM adalah benar Ganja dan terdaftar dalam GolonganI (satu) Nomor Ururt 8 LampiranUURINomor 35 Tahun2009 tentang NArkotika
Barang bukti D,M10,T1,T2,U1,U2,U3,U4 benar tidak mengandung MNarkotika dan Psikotropika tetapi menganduing Efedrin yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel I UURINomor 35 Tahun2009 Tenatng Narkotika (Golongan dan jenis Prekursor)
Barang bukti AL dan AS benar tidak mengandung Narkotika dan Psikotropika tetapi mengandung Aceton yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel II UURINomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Golongan dan Jenis Prekursor)
Barang bukti A, K, B, C, M1, M2, M3, M4, M5, M6, M7, M8, M9, N, O, P1, P2, P3, P4. Q, R1, R2, R3,R4,S,T1,V,W,Y1,Y2,Z,AA dan AK benar tidak mengandung narkotika dan pikotropika.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli dari Balai Besar POM Medan menyatakan barang bukti berupa
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Bahwa Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin merupakan bahan obat yang termasuk dalam sediaan Farmasi karena berkhasiat untuk pengobatan dalam dunia kesehatan. Bahan-bahan tersebut yaitu Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin tergolong ke dalam jenis Obat keras.
Bahwa sediaan Farmasi dalam rangka peredaran (termasuk Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin) dalam bentuk obat harus didaftarkan terlebih dahulu ke Badan POM. RI atau Departemen Kesehatan untuk mendapat persetujuan dalam bentuk Nomor Izin edar, baru boleh diedarkan / dipasarkan di Indonesia.
Bahwa Pil/Tablet yang mengandung Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin adalah obat keras dan pengunaannya dalam dunia kesehatan dengan aturan pemakaian tertentu.
Bahwa Kegunaan Kafein dalam dunia kesehatan adalah sebagai Stimulan Saraf Pusat yang umumnya digunakan untuk Sakit Kepala dan Dekstrometorfam digunakan untuk sebagai obat batuk dan Klorpromazin yang digunakan sebagai Anti Muntah dan mengobati gangguan saraf pusat.
Bahwa mekanismenya adalah obat diproduksi oleh Industri/pabrik Farmasi lalu didistribusikan melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) selanjutnya disalurkan lagi ke Apotik / toko obat berizin / rumah sakit dan selanjutnya kepada Konsumen / pasien.
Bahwa yang berhak atau berwenang mengedarkan obat adalah Apoteker dan Asisten Apoteker. Dan persyaratannya adalah Apoteker/asisten apoteker tersebut telah mempunyai Pendidikan dan pengetahuan di Bidang Kefarmasian dan diakui kewenangannya oleh Pemerintah.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli Puslabfor Polri Cab Medan menerangkan Bahwa berdasarkan Hasil Pemeriksaan Barang bukti milik Tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA berupa :
Narkotika Jenis Shabu seberat 128 (seratus dua puluh delapan) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 21 (dua puluh satu) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 358 (tiga ratus lima puluh delapan) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 719 (tujuh ratus sembilan belas) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
yang dikirimkan ke Puslabfor Polri Cab Medan, sesuai dengan Surat Direktur Narkoba Polda Sumut No. Pol. : K/ 951 / XII / 2013 / Dit Res Narkoba, tanggal 10 Desember 2013 yang telah disisihkan dari jumlah barang bukti yang disita keseluruhannya sebagai berikut :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
Kemudian barang bukti tersebut dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris di Puslabfor Polri Cab Medan yang dilakukan oleh Saksi Ahli dalam hal ini Petugas Puslabfor Polri Cab Medan Yaitu ZULNI ERMA Pangkat AKBP, NRP. 60051008, Jabatan Kaur Kasubdit Narkobafor Pada Laboratorium Forensik Cab Medan bersama dengan DEBORA M. HUTAGAOL, S,.Si, Apt, Pangkat Komisaris Polisi, NRP. 74110890, Jabatan Kaur Subdit Narkobafor Pada Laboratorium Foresik Cab Medan dan sesuai dengan BERITA ACARA ANALISIS LABORATORIUM BARANG BUKTI NARKOTIKA No. Pol. Lab. : 8553 / NNF / 2013, tanggal 6 Bulan Januari 2014, bahwa barang bukti :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram Positif (+) Metamfetamina.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram Posotif (+) Ganja.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .-
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan diancam Pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
SUBSIDIAIR :
Bahwa terdakwa SYARIFUDDIN bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA (dilakukan penuntutan secara terpisah) dan SAIFUL alias PUN (belum tertangkap / Masuk dalam Daftar Pencarian Orang / DPO) pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib atau pada waktu lain yang masih termasuk di dalam tahun 2013 bertempat di Komplek Perumahan Tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Setia Budi Kec Medan Sunggal Kodya Medan atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk didalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Medan “secara tanpa hak dan melawan hokum memiliki,menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika Golongan I Bukan tanaman ”, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut :
Bahwa kejadian bermula pada sekira Bulan Juni tahun 2013 saat terdakwa bertemu dengan SAIFUL ALIAS PUN ( masuk dalam DaftarPencarian Orang/ DPO) di Pondok Kelapa Kec Medan Sunggal;
Bahwa karena terdakwa dengan SAIFUL ALIAS PUN belum mempunyai tempt tinggal di Medan maka SAIFUL ALIAS PUN menyuruh terdakwa untuk mencari rumah kontrakan untuk mereka tempati ;
Bahwa pada tanggal 25 Juli 2013 terdakwa telah mendapatkan rumah untuk dikontrakkan yang terletak di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal;
Bahwa SAIFUL ALIAS PUN menyetujui untuk menyewa rumah tersebut bersama dengan terdakwa;
Bahwa pada sekira pertengahan Bulan November 2013, saat terdakwa baru tiba dari Jakarta, terdakwa menemui SAIFUL ALIAS PUN yang sedang berada di rumah tersebut, lalu SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan kepada terdakwa barang-barang berupa tepung berwarna yang telah diaduk atau diracik untuk pembuatanpil ecstasy sambil SAIFUL ALIAS PUN berkata kepada terdakwa ,”Kita coba buat pil ecstasy bang, siapa tau bisa mendapatkan uang dari hasil jual pil ecstasy yang kita buat bang,” yang dijawab terdakwa ,” Iyalah kita coba,”;
Kemudian SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan dan memberikan kepada terdakwa bahan-bahan pembuatan pil ecstasy yang telah diracik oleh SAIFUL ALIAS PUN yang terbuat dari obat-obatan yang telah digiling dan telah diberikan pewarna atau gincu, serta memperlihatkan juga alat cetakyang terbuat dari besi bulat;’
Bahwa selanjutnya terdakwa mulai menvetak pil ecstasy tersebut dengan menggunakan tangan, namun karena hasilnya kurang keras, lalu terdakwa menyuruh SAIFUL ALIAS PUN untuk membeli alat press atau basi untuk memncetak atau membuat atau memproduksi pil ecstasy , demikian selanjutnya terdakwa bersama dengan SAIFUL ALIAS PUN membuat dan memproduksi pil ecstasy secara bersama-sama dimana peran SAIFUL ALIAS PUN adalah meracik bahan-bahan pembuat pil ecstasy selanjutnya terdakwa mencetak dengan menggunakan besi bulat yang telah disediakan sebelumnya;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 25 November 2013 sewaktu ULLIA SUHENDRA datang menemui terdakwa di Medan, terdakwa mengajak nya ke tempat tinggal terdakwa di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal dan mengajak ULLIA SUHENDRA untuk membantu terdakwa mencetak atau membuat atau memproduksi pil ecatsy seperti yang telah dilakukanoleh terdakwa sebelumnya bersama dengan SYARIFUDDIN ;
Bahwa ajakan tersebut di iya kan oleh ULLIA SUHENDRA dan kemudian terdakwa bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA pun membuat atau mencetak atau memproduksi pil ecstasy di rumah tersebut mulai dari tanggal 25 November 2013 sampai dengan tanggal 30 November 2013 ;
Bahwa setelah pil ecstasy tersebut dicetak, pil ecstasy tersebut diberikan oleh terdakwa dan ULLIA SUHENDRA kepada SYARIFUDDIN ;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib saat terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA sedang menonton TV di rumah tempat pembuatan pil ecstasy tersebut yaitu di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal, tiba-tiba pintu rumah tersebut di gedor oleh orang tak dikenal, dan setelah dibuka oleh terdakwa ternyata yang datangb adalah petugas kepolisian dari Polda Sumut;
Bahwa melihat hal tersebut, terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA langsung melarikan diri naik ke lantai II rumah tersebut dan melompat ke bawah dan terjatuh di belakang rumah dan bersembunyi di semak-semak namun tidak berapa lama kemudian terdakwa dan ULLIA SUHENDRA dapat di temukan oleh petugas kepolisian dari Polda sumut;
Bahwa selanjutnya terdakwa dan ULLIA SUHENDRA dibawa masuk kedalam rumah tresebut, lalu petugas kepolisian dari P:olda Sumut melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan selanjutnya menyita barang bukti :
Bahwa selanjutnya terdakwa, ULLIA SUHENDRA dan barang bukti yang disita dalam perkara ini di bawa ke Polda Sumut untuk diproses secara hukum.
Bahwa barang bukti yang disita dalam perkara ini yaitu :
| NO | KODE | NAMA BARANG | JUMLAH YANG DISITA |
| 1 | 2 | 3 | 4 |
| 1. | A | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna merah | 6 (enam) bungkus berisikan 358 (tiga ratus lima puluh delapan) butir seberat 124 (seratus dua puluh empat) gram |
| 2. | B | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna coklat | 10 (sepuluh) bungkus berisikan 719 (tujuh ratus sembilan belas) butir seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram |
| 3. | C | Pil Tablet warna putih ukuran besar | 2 (dua) bungkus berisikan 585 (lima ratus delapan puluh lima) butir seberat 422 (empat ratus dua puluh dua) gram |
| 4. | D | Pil Tablet warna putih ukuran kecil | 1 (satu) bungkus berisikan 543 (lima ratus empat puluh tiga) butir seberat 64 (enam puluh empat) gram |
| 5. | E | Pil Neurodex @500 mg | 4 (empat) butir |
| 6. | F | Pil Lostacef @500 mg | 4 (empat) butir |
| 7. | G | Pil Paracetamol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 8. | H | Pil Etadexta | 6 (enam) butir |
| 9. | I | Pil Metronidazol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 10. | J | Narkotika Jenis Shabu | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 11. | K | Kristal warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 12. | L | Narkotika Jenis Ganja | 1 (satu) bungkus seberat 21 (dua puluh satu) gram |
| 13. | M1 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 28 (dua puluh delapan) gram |
| 14. | M2 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 15. | M3 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 66 (enam puluh enam) gram |
| 16. | M4 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 55,3 (lima puluh lima koma tiga) gram |
| 17. | M5 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 34 (tiga puluh empat) gram |
| 18. | M6 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 572 (lima ratus tujuh puluh dua) gram |
| 19. | M7 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 100 (seratus) gram |
| 20. | M8 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) gram |
| 21. | M9 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 22. | M10 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 23. | N | Tepung warna kuning | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 24. | O | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 25. | P1 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 116 (seratus enam belas) gram |
| 26. | P2 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 27. | P3 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 28. | P4 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 29. | Q | Tepung warna hijau tua | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 30. | R1 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 49 (empat puluh sembilan) gram |
| 41. | R2 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 96 (sembilan puluh enam) gram |
| 42. | R3 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 43. | R4 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 24 (dua puluh empat) gram |
| 44. | S | Tepung warna nila | 1 (satu) bungkus seberat 42 (empat puluh dua) gram |
| 45. | T1 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 102 (seratus dua) gram |
| 46. | T2 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 48 (empat puluh delapan) gram |
| 47. | U1 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 16,6 (enam belas koma enam) gram |
| 48. | U2 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 32 (tiga puluh dua) gram |
| 49. | U3 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 2 (dua) gram |
| 50. | U4 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 51. | V | Tepung warna merah tua | 1 (satu) bungkus seberat 14 (empat belas) gram |
| 52. | W | Tepung warna kuning muda | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 53. | X | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 54. | Y1 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 108 (seratus delapan) gram |
| 55. | Y2 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) gram |
| 56. | Z | Tepung warna putih kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 57. | AA | Tepung warna coklat kekuningan | 1 (satu) bungkus seberat 54 (lima puluh empat) gram |
| 58. | AB | Obat kecil | 9 (sembilan) botol |
| 59. | AC | Lidocaine HCL @2ml | 3 (tiga) kotak berisikan 53 (lima puluh tiga) ampul |
| 60. | AD | Plastik klip warna putih transparan | 1 (satu) bungkus |
| 61. | AE | Microcomputer electric induction cooker | 1 (satu) set |
| 62. | AF1 | Saringan terbuat dari plastik warna hijau | 1 (satu) buah |
| 63. | AF2 | Saringan terbuat dari stanles warna putih | 1 (satu) buah |
| 64. | AG | Dompet warna hitam berisikan Alat cetak Pil Ecstasy | 2 (dua) set |
| 65. | AH1 | Timbangan digital merek CHQ Pocket Scale | 1 (satu) set |
| 66. | AH2 | Timbangan digital merek Tanita | 1 (satu) set |
| 67. | AI | Penggiling obat | 2 (dua) set |
| 68. | AJ | Pipet plastik warna putih | 1 (satu) bungkus |
| 69. | AK | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik kecil warna putih |
| 70. | AL | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 71. | AM | Cairan hitam | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 72. | AN | Alkohol 96% | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 73. | AO | Bong (alat isap shabu) | 2 (dua) set |
| 74. | AP | Pipet kaca / Pirek | 69 (enam puluh sembilan) batang |
| 75. | AQ | Pipet kaca bekas mengisap shabu | 3 (tiga) batang |
| 76. | AR | Bais (alat pres) merek Tekiro | 1 (satu) set |
| 77. | AS | Cairan bening |
|
Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika / Psikotropika Polri Cabang Medan Nomor : Lab-8553/NNF/2013 tanggal 06 Januari 2014 menyatakan bahwa barang bukti :
Tabel 1.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| A | Negatif | - | Positif Kofein dan Deskstrometorfan |
| B | Negatif | - | Positif Kofein dan Klopromazin |
| C | Negatif | - | Positif Paracetamol |
| D | Negatif | - | Positif Efedrin |
| J | Positif | - | Positif Metamfetamina |
| K | Negatif | - | Negatif narkotika / psikotropika |
| L | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| M1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M3 | Negatif | - | Positif Asam Stearat |
| M4 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M5 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M6 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M7 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M8 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M9 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M10 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Paracetamol |
| N | Negatif | - | Positif CTM |
| O | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| P1 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P2 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P3 | Negatif | - | Positif Profenazon |
| P4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Q | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R1 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R2 | Negatif | - | Positif Kofein dan Dekstrometorfen |
| R3 | Negatif | - | Positif Paracetamol; dan Kofein |
| R4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| S | Negatif | - | Negatif Narkotika / Psikotropika |
| T1 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
Tabel 2.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| T2 | Negative | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| U1 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U2 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U3 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Dekstrometorfan |
| U4 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| V | Negatif | - | Positif Kofein |
| W | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| X | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| Y1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Y2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Z | Negatif | - | Positif Kofein |
| AA | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| AM | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
Tabel 3.
| No | Barang Bukti | FT - IR | Reaksi dengan Ag Nitrat dan KMnO4 |
| 1 | AK | - | Positif Natrium Hidroksida (NaOh) |
| 2 | AL | Positif Aceton | - |
| 3 | AS | Positif Aceton dan Metanol | - |
Dengan kesimpulan :
Bahwa barang bukti milik tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA adalah :
Barang bukti J benar mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I UURINomor 35 Tahun 2009 Tentang Nrkotika
Barang bukti L,X dan AM adalah benar Ganja dan terdaftar dalam GolonganI (satu) Nomor Ururt 8 LampiranUURINomor 35 Tahun2009 tentang NArkotika
Barang bukti D,M10,T1,T2,U1,U2,U3,U4 benar tidak mengandung MNarkotika dan Psikotropika tetapi menganduing Efedrin yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel I UURINomor 35 Tahun2009 Tenatng Narkotika (Golongan dan jenis Prekursor)
Barang bukti AL dan AS benar tidak mengandung Narkotika dan Psikotropika tetapi mengandung Aceton yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel II UURINomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Golongan dan Jenis Prekursor)
Barang bukti A, K, B, C, M1, M2, M3, M4, M5, M6, M7, M8, M9, N, O, P1, P2, P3, P4. Q, R1, R2, R3, R4,S,T1,V,W,Y1,Y2,Z,AA dan AK benar tidak mengandung narkotika dan pikotropika.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli dari Balai Besar POM Medan menyatakan barang bukti berupa
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Bahwa Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin merupakan bahan obat yang termasuk dalam sediaan Farmasi karena berkhasiat untuk pengobatan dalam dunia kesehatan. Bahan-bahan tersebut yaitu Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin tergolong ke dalam jenis Obat keras.
Bahwa sediaan Farmasi dalam rangka peredaran (termasuk Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin) dalam bentuk obat harus didaftarkan terlebih dahulu ke Badan POM. RI atau Departemen Kesehatan untuk mendapat persetujuan dalam bentuk Nomor Izin edar, baru boleh diedarkan / dipasarkan di Indonesia.
Bahwa Pil/Tablet yang mengandung Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin adalah obat keras dan pengunaannya dalam dunia kesehatan dengan aturan pemakaian tertentu.
Bahwa Kegunaan Kafein dalam dunia kesehatan adalah sebagai Stimulan Saraf Pusat yang umumnya digunakan untuk Sakit Kepala dan Dekstrometorfam digunakan untuk sebagai obat batuk dan Klorpromazin yang digunakan sebagai Anti Muntah dan mengobati gangguan saraf pusat.
Bahwa mekanismenya adalah obat diproduksi oleh Industri/pabrik Farmasi lalu didistribusikan melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) selanjutnya disalurkan lagi ke Apotik / toko obat berizin / rumah sakit dan selanjutnya kepada Konsumen / pasien.
Bahwa yang berhak atau berwenang mengedarkan obat adalah Apoteker dan Asisten Apoteker. Dan persyaratannya adalah Apoteker/asisten apoteker tersebut telah mempunyai Pendidikan dan pengetahuan di Bidang Kefarmasian dan diakui kewenangannya oleh Pemerintah.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli Puslabfor Polri Cab Medan menerangkan Bahwa berdasarkan Hasil Pemeriksaan Barang bukti milik Tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA berupa :
Narkotika Jenis Shabu seberat 128 (seratus dua puluh delapan) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 21 (dua puluh satu) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 358 (tiga ratus lima puluh delapan) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 719 (tujuh ratus sembilan belas) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
yang dikirimkan ke Puslabfor Polri Cab Medan, sesuai dengan Surat Direktur Narkoba Polda Sumut No. Pol. : K/ 951 / XII / 2013 / Dit Res Narkoba, tanggal 10 Desember 2013 yang telah disisihkan dari jumlah barang bukti yang disita keseluruhannya sebagai berikut : ----------------
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
Kemudian barang bukti tersebut dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris di Puslabfor Polri Cab Medan yang dilakukan oleh Saksi Ahli dalam hal ini Petugas Puslabfor Polri Cab Medan Yaitu ZULNI ERMA Pangkat AKBP, NRP. 60051008, Jabatan Kaur Kasubdit Narkobafor Pada Laboratorium Forensik Cab Medan bersama dengan DEBORA M. HUTAGAOL, S,.Si, Apt, Pangkat Komisaris Polisi, NRP. 74110890, Jabatan Kaur Subdit Narkobafor Pada Laboratorium Foresik Cab Medan dan sesuai dengan BERITA ACARA ANALISIS LABORATORIUM BARANG BUKTI NARKOTIKA No. Pol. Lab. : 8553 / NNF / 2013, tanggal 6 Bulan Januari 2014, bahwa barang bukti :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram Positif (+) Metamfetamina.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram Posotif (+) Ganja.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .-
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan diancam Pidana dalam Pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
LEBIH SUBSIDIAIR :
Bahwa terdakwa SYARIFUDDIN bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA (dilakukan penuntutan secara terpisah) dan SAIFUL alias PUN (belum tertangkap / Masuk dalam Daftar Pencarian Orang / DPO) pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib atau pada waktu lain yang masih termasuk di dalam tahun 2013 bertempat di Komplek Perumahan Tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Setia Budi Kec Medan Sunggal Kodya Medan atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk didalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Medan “dengan sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana narkotika”, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut:
Bahwa kejadian bermula pada sekira Bulan Juni tahun 2013 saat terdakwa bertemu dengan SAIFUL ALIAS PUN ( masuk dalam DaftarPencarian Orang/ DPO) di Pondok Kelapa Kec Medan Sunggal;
Bahwa karena terdakwa dengan SAIFUL ALIAS PUN belum mempunyai tempt tinggal di Medan maka SAIFUL ALIAS PUN menyuruh terdakwa untuk mencari rumah kontrakan untuk mereka tempati ;
Bahwa pada tanggal 25 Juli 2013 terdakwa telah mendapatkan rumah untuk dikontrakkan yang terletak di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal;
Bahwa SAIFUL ALIAS PUN menyetujui untuk menyewa rumah tersebut bersama dengan terdakwa;
Bahwa pada sekira pertengahan Bulan November 2013, saat terdakwa baru tiba dari Jakarta, terdakwa menemui SAIFUL ALIAS PUN yang sedang berada di rumah tersebut, lalu SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan kepada terdakwa barang-barang berupa tepung berwarna yang telah diaduk atau diracik untuk pembuatan pil ecstasy sambil SAIFUL ALIAS PUN berkata kepada terdakwa ,”Kita coba buat pil ecstasy bang, siapa tau bisa mendapatkan uang dari hasil jual pil ecstasy yang kita buat bang,” yang dijawab terdakwa ,” Iyalah kita coba,”;
Kemudian SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan dan memberikan kepada terdakwa bahan-bahan pembuatan pil ecstasy yang telah diracik oleh SAIFUL ALIAS PUN yang terbuat dari obat-obatan yang telah digiling dan telah diberikan pewarna atau gincu, serta memperlihatkan juga alat cetakyang terbuat dari besi bulat;’
Bahwa selanjutnya terdakwa mulai menvetak pil ecstasy tersebut dengan menggunakan tangan, namun karena hasilnya kurang keras, lalu terdakwa menyuruh SAIFUL ALIAS PUN untuk membeli alat press atau bais untuk memncetak atau membuat atau memperoduksi pil ecstasy , demikian selanjutnya terdakwa bersama dengan SAIFUL ALIAS PUN membuat dan memproduksi pil ecstasy secara bersama-sama dimana peran SAIFUL ALIAS PUN adalah meracik bahan-bahan pembuat pil ecstasy selanjutnya terdakwa mencetak dengan menggunakan besi bulat yang telah disediakan sebelumnya;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 25 November 2013 sewaktu ULLIA SUHENDRA datang menemui terdakwa di Medan, terdakwa mengajak nya ke tempat tinggal terdakwa di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal dan mengajak ULLIA SUHENDRA untuk membantu terdakwa mencetak atau membuat atau memproduksi pil ecatsy seperti yang telah dilakukan oleh terdakwa sebelumnya bersama dengan SYARIFUDDIN ;
Bahwa ajakan tersebut di iya kan oleh ULLIA SUHENDRA dan kemudian terdakwa bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA pun membuat atau mencetak atau memperoduksi pil ecstasy di rumah tersebut mulai dari tanggal 25 November 2013 sampai dengan tanggal 30 November 2013 ;
Bahwa setelah pil ecstasy tersebut dicetak, pil ecstasy tersebut diberikan oleh terdakwa dan ULLIA SUHENDRA kepada SYARIFUDDIN ;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib saat terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA sedang menonton TV di rumah tempat pembuatan pil ecstasy tersebut yaitu di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Setia Budi Kec Medan Sunggal, tiba-tiba pintu rumah tersebut di gedor oleh orang tak dikenal, dan setelah dibuka oleh terdakwa ternyata yang datangb adalah petugas kepolisian dari Polda Sumut;
Bahwa melihat hal tersebut, terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA langsung melarikan diri naik ke lantai II rumah tersebut dan melompat ke bawah dan terjatuh di belakang rumah dan bersembunyi di semak-semak namun tidak berapa lama kemudian terdakwadan ULLIA SUHENDRA dapat di temukan oleh petugas kepolisian dari Polda sumut;
Bahwa selanjutnya terdakwa dan ULLIA SUHENDRA dibawa masuk kedalam rumah tresebut, lalu petugas kepolisian dari P:olda Sumut melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan selanjutnya menyita barang bukti :
Bahwa selanjutnya terdakwa, ULLIA SUHENDRA dan barang bukti yang disita dalam perkara ini di bawa ke Polda Sumut untuk diproses secara hukum.
Bahwa barang bukti yang disita dalam perkara ini yaitu :
(tiga) jeregen plastik putih
Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika / Psikotropika Polri Cabang Medan Nomor : Lab-8553/NNF/2013 tanggal 06 Januari 2014 menyatakan bahwa barang bukti :
| NO | KODE | NAMA BARANG | JUMLAH YANG DISITA |
| 1 | 2 | 3 | 4 |
| 1. | A | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna merah | 6 (enam) bungkus berisikan 358 (tiga ratus lima puluh delapan) butir seberat 124 (seratus dua puluh empat) gram |
| 2. | B | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna coklat | 10 (sepuluh) bungkus berisikan 719 (tujuh ratus sembilan belas) butir seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram |
| 3. | C | Pil Tablet warna putih ukuran besar | 2 (dua) bungkus berisikan 585 (lima ratus delapan puluh lima) butir seberat 422 (empat ratus dua puluh dua) gram |
| 4. | D | Pil Tablet warna putih ukuran kecil | 1 (satu) bungkus berisikan 543 (lima ratus empat puluh tiga) butir seberat 64 (enam puluh empat) gram |
| 5. | E | Pil Neurodex @500 mg | 4 (empat) butir |
| 6. | F | Pil Lostacef @500 mg | 4 (empat) butir |
| 7. | G | Pil Paracetamol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 8. | H | Pil Etadexta | 6 (enam) butir |
| 9. | I | Pil Metronidazol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 10. | J | Narkotika Jenis Shabu | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 11. | K | Kristal warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 12. | L | Narkotika Jenis Ganja | 1 (satu) bungkus seberat 21 (dua puluh satu) gram |
| 13. | M1 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 28 (dua puluh delapan) gram |
| 14. | M2 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 15. | M3 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 66 (enam puluh enam) gram |
| 16. | M4 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 55,3 (lima puluh lima koma tiga) gram |
| 17. | M5 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 34 (tiga puluh empat) gram |
| 18. | M6 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 572 (lima ratus tujuh puluh dua) gram |
| 19. | M7 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 100 (seratus) gram |
| 20. | M8 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) gram |
| 21. | M9 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 22. | M10 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 23. | N | Tepung warna kuning | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 24. | O | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 25. | P1 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 116 (seratus enam belas) gram |
| 26. | P2 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 27. | P3 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 28. | P4 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 29. | Q | Tepung warna hijau tua | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 30. | R1 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 49 (empat puluh sembilan) gram |
| 41. | R2 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 96 (sembilan puluh enam) gram |
| 42. | R3 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 43. | R4 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 24 (dua puluh empat) gram |
| 44. | S | Tepung warna nila | 1 (satu) bungkus seberat 42 (empat puluh dua) gram |
| 45. | T1 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 102 (seratus dua) gram |
| 46. | T2 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 48 (empat puluh delapan) gram |
| 47. | U1 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 16,6 (enam belas koma enam) gram |
| 48. | U2 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 32 (tiga puluh dua) gram |
| 49. | U3 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 2 (dua) gram |
| 50. | U4 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 51. | V | Tepung warna merah tua | 1 (satu) bungkus seberat 14 (empat belas) gram |
| 52. | W | Tepung warna kuning muda | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 53. | X | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 54. | Y1 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 108 (seratus delapan) gram |
| 55. | Y2 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) gram |
| 56. | Z | Tepung warna putih kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 57. | AA | Tepung warna coklat kekuningan | 1 (satu) bungkus seberat 54 (lima puluh empat) gram |
| 58. | AB | Obat kecil | 9 (sembilan) botol |
| 59. | AC | Lidocaine HCL @2ml | 3 (tiga) kotak berisikan 53 (lima puluh tiga) ampul |
| 60. | AD | Plastik klip warna putih transparan | 1 (satu) bungkus |
| 61. | AE | Microcomputer electric induction cooker | 1 (satu) set |
| 62. | AF1 | Saringan terbuat dari plastik warna hijau | 1 (satu) buah |
| 63. | AF2 | Saringan terbuat dari stanles warna putih | 1 (satu) buah |
| 64. | AG | Dompet warna hitam berisikan Alat cetak Pil Ecstasy | 2 (dua) set |
| 65. | AH1 | Timbangan digital merek CHQ Pocket Scale | 1 (satu) set |
| 66. | AH2 | Timbangan digital merek Tanita | 1 (satu) set |
| 67. | AI | Penggiling obat | 2 (dua) set |
| 68. | AJ | Pipet plastik warna putih | 1 (satu) bungkus |
| 69. | AK | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik kecil warna putih |
| 70. | AL | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 71. | AM | Cairan hitam | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 72. | AN | Alkohol 96% | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 73. | AO | Bong (alat isap shabu) | 2 (dua) set |
| 74. | AP | Pipet kaca / Pirek | 69 (enam puluh sembilan) batang |
| 75. | AQ | Pipet kaca bekas mengisap shabu | 3 (tiga) batang |
| 76. | AR | Bais (alat pres) merek Tekiro | 1 (satu) set |
| 77. | AS | Cairan bening | |
Tabel 1.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| A | Negatif | - | Positif Kofein dan Deskstrometorfan |
| B | Negatif | - | Positif Kofein dan Klopromazin |
| C | Negatif | - | Positif Paracetamol |
| D | Negatif | - | Positif Efedrin |
| J | Positif | - | Positif Metamfetamina |
| K | Negatif | - | Negatif narkotika / psikotropika |
| L | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| M1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M3 | Negatif | - | Positif Asam Stearat |
| M4 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M5 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M6 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M7 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M8 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M9 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M10 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Paracetamol |
| N | Negatif | - | Positif CTM |
| O | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| P1 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P2 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P3 | Negatif | - | Positif Profenazon |
| P4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Q | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R1 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R2 | Negatif | - | Positif Kofein dan Dekstrometorfen |
| R3 | Negatif | - | Positif Paracetamol; dan Kofein |
| R4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| S | Negatif | - | Negatif Narkotika / Psikotropika |
| T1 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
Tabel 2.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| T2 | Negative | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| U1 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U2 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U3 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Dekstrometorfan |
| U4 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| V | Negatif | - | Positif Kofein |
| W | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| X | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| Y1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Y2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Z | Negatif | - | Positif Kofein |
| AA | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| AM | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
Tabel 3.
| No | Barang Bukti | FT - IR | Reaksi dengan Ag Nitrat dan KMnO4 |
| 1 | AK | - | Positif Natrium Hidroksida (NaOh) |
| 2 | AL | Positif Aceton | - |
| 3 | AS | Positif Aceton dan Metanol | - |
Dengan kesimpulan :
Bahwa barang bukti milik tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA adalah :
Barang bukti J benar mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I UURINomor 35 Tahun 2009 Tentang Nrkotika
Barang bukti L,X dan AM adalah benar Ganja dan terdaftar dalam GolonganI (satu) Nomor Ururt 8 LampiranUURINomor 35 Tahun2009 tentang NArkotika
Barang bukti D,M10,T1,T2,U1,U2,U3,U4 benar tidak mengandung MNarkotika dan Psikotropika tetapi menganduing Efedrin yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel I UURINomor 35 Tahun2009 Tenatng Narkotika (Golongan dan jenis Prekursor)
Barang bukti AL dan AS benar tidak mengandung Narkotika dan Psikotropika tetapi mengandung Aceton yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel II UURINomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Golongan dan Jenis Prekursor)
Barang bukti A, K, B, C, M1, M2, M3, M4, M5, M6, M7, M8, M9, N, O, P1, P2, P3, P4. Q, R1, R2,R3,R4,S,T1,V,W,Y1,Y2,Z,AA dan AK benar tidak mengandung narkotika dan pikotropika.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli dari Balai Besar POM Medan menyatakan barang bukti berupa
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Bahwa Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin merupakan bahan obat yang termasuk dalam sediaan Farmasi karena berkhasiat untuk pengobatan dalam dunia kesehatan. Bahan-bahan tersebut yaitu Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin tergolong ke dalam jenis Obat keras.
Bahwa sediaan Farmasi dalam rangka peredaran (termasuk Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin) dalam bentuk obat harus didaftarkan terlebih dahulu ke Badan POM. RI atau Departemen Kesehatan untuk mendapat persetujuan dalam bentuk Nomor Izin edar, baru boleh diedarkan / dipasarkan di Indonesia.
Bahwa Pil/Tablet yang mengandung Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin adalah obat keras dan pengunaannya dalam dunia kesehatan dengan aturan pemakaian tertentu.
Bahwa Kegunaan Kafein dalam dunia kesehatan adalah sebagai Stimulan Saraf Pusat yang umumnya digunakan untuk Sakit Kepala dan Dekstrometorfam digunakan untuk sebagai obat batuk dan Klorpromazin yang digunakan sebagai Anti Muntah dan mengobati gangguan saraf pusat.
Bahwa mekanismenya adalah obat diproduksi oleh Industri/pabrik Farmasi lalu didistribusikan melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) selanjutnya disalurkan lagi ke Apotik / toko obat berizin / rumah sakit dan selanjutnya kepada Konsumen / pasien.
Bahwa yang berhak atau berwenang mengedarkan obat adalah Apoteker dan Asisten Apoteker. Dan persyaratannya adalah Apoteker/asisten apoteker tersebut telah mempunyai Pendidikan dan pengetahuan di Bidang Kefarmasian dan diakui kewenangannya oleh Pemerintah.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli Puslabfor Polri Cab Medan menerangkan Bahwa berdasarkan Hasil Pemeriksaan Barang bukti milik Tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA berupa :
Narkotika Jenis Shabu seberat 128 (seratus dua puluh delapan) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 21 (dua puluh satu) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 358 (tiga ratus lima puluh delapan) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 719 (tujuh ratus sembilan belas) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
yang dikirimkan ke Puslabfor Polri Cab Medan, sesuai dengan Surat Direktur Narkoba Polda Sumut No. Pol. : K/ 951 / XII / 2013 / Dit Res Narkoba, tanggal 10 Desember 2013 yang telah disisihkan dari jumlah barang bukti yang disita keseluruhannya sebagai berikut :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
Kemudian barang bukti tersebut dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris di Puslabfor Polri Cab Medan yang dilakukan oleh Saksi Ahli dalam hal ini Petugas Puslabfor Polri Cab Medan Yaitu ZULNI ERMA Pangkat AKBP, NRP. 60051008, Jabatan Kaur Kasubdit Narkobafor Pada Laboratorium Forensik Cab Medan bersama dengan DEBORA M. HUTAGAOL, S,.Si, Apt, Pangkat Komisaris Polisi, NRP. 74110890, Jabatan Kaur Subdit Narkobafor Pada Laboratorium Foresik Cab Medan dan sesuai dengan BERITA ACARA ANALISIS LABORATORIUM BARANG BUKTI NARKOTIKA No. Pol. Lab. : 8553 / NNF / 2013, tanggal 6 Bulan Januari 2014, bahwa barang bukti :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram Positif (+) Metamfetamina.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram Posotif (+) Ganja.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .-
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan diancam Pidana dalam Pasal 131 ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
DAN
KEDUA :
Bahwa terdakwa SYARIFUDDIN bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA (dilakukan penuntutan secara terpisah) dan SAIFUL alias PUN (belum tertangkap / Masuk dalam Daftar Pencarian Orang / DPO) pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib atau pada waktu lain yang masih termasuk di dalam tahun 2013 bertempat di Komplek Perumahan Tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Setia Budi Kec Medan Sunggal Kodya Medan atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk didalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Medan “Secaratanpa hak dan melawan hokum menanam, memelihara, memiliki,menyimpan, menguasai dan atau menyediakan narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman”, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut:
Bahwa kejadian bermula pada sekira Bulan Juni tahun 2013 saat terdakwa bertemu dengan SAIFUL ALIAS PUN ( masuk dalam DaftarPencarian Orang/ DPO) di Pondok Kelapa Kec Medan Sunggal;
Bahwa karena terdakwa dengan SAIFUL ALIAS PUN belum mempunyai tempt tinggal di Medan maka SAIFUL ALIAS PUN menyuruh terdakwa untuk mencari rumah kontrakan untuk mereka tempati ;
Bahwa pada tanggal 25 Juli 2013 terdakwa telah mendapatkan rumah untuk dikontrakkan yang terletak di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal;
Bahwa SAIFUL ALIAS PUN menyetujui untuk menyewa rumah tersebut bersama dengan terdakwa;
Bahwa pada sekira pertengahan Bulan November 2013, saat terdakwa baru tiba dari Jakarta, terdakwa menemui SAIFUL ALIAS PUN yang sedang berada di rumah tersebut, lalu SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan kepada terdakwa barang-barang berupa tepung berwarna yang telah diaduk atau diracikuntuk pembuatanpil ecstasy sambil SAIFUL ALIAS PUN berkata kepada terdakwa ,”Kita coba buat pil ecstasy bang, siapa tau bisa mendapatkan uang dari hasil jual pil ecstasy yang kita buat bang,” yang dijawab terdakwa ,” Iyalah kita coba,”;
Kemudian SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan dan memberikan kepada terdakwa bahan-bahan pembuatan pil ecstasy yang telah diracik oleh SAIFUL ALIAS PUN yang terbuat dari obat-obatan yang telah digiling dan telah diberikan pewarna atau gincu, serta memperlihatkan juga alat cetakyang terbuat dari besi bulat;’
Bahwa selanjutnya terdakwa mulai menvetak pil ecstasy tersebut denganmenggunakan tangan, namun karena hasilnya kurang keras, lalu terdakwa menyuruh SAIFUL ALIAS PUN untuk membeli alat press atau bais untuk mencetak atau membuat atau memproduksi pil ecstasy , demikian selanjutnya terdakwa bersama dengan SAIFUL ALIAS PUN membuat dan memproduksi pil ecstasy secara bersama-sama dimana peran SAIFUL ALIAS PUN adalah meracik bahan-bahan pembuat pil ecstasy selanjutnya terdakwa mencetak dengan menggunakan besi bulat yang telah disediakan sebelumnya;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 25 November 2013 sewaktu ULLIA SUHENDRA datang menemui terdakwa di Medan, terdakwa mengajak nya ke tempat tinggal terdakwa di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal dan mengajak ULLIA SUHENDRA untuk membantu terdakwa mencetak atau membuat atau memproduksi pil ecatsy seperti yang telah dilakukan oleh terdakwa sebelumnya bersama dengan SYARIFUDDIN ;
Bahwa ajakan tersebut di iya kan oleh ULLIA SUHENDRA dan kemudian terdakwa bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA pun membuat atau mencetak atau memperoduksi pil ecstasy di rumah tersebut mulai dari tanggal 25 November 2013 sampai dengan tanggal 30 November 2013 ;
Bahwa setelah pil ecstasy tersebut dicetak, pil ecstasytersebut diberikan oleh terdakwa dan ULLIA SUHENDRA kepada SYARIFUDDIN ;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib saat terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA sedang menonton TV di rumah tempat pembuatan pil ecstasy tersebut yaitu di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal, tiba-tiba pintu rumah tersebut di gedor oleh orang tak dikenal, dan setelah dibuk oleh terdakwa ternyata yang datang adalah petugas kepolisian dari Polda Sumut;
Bahwa melihat hal tersebut, terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA langsung melarikan diri naik ke lantai II rumah tersebut dan melompat ke bawah dan terjatuh di belakang rumah dan bersembunyi di semak-semak namun tidakberapa lama kemudian terdakwa dan ULLIA SUHENDRA dapat di temukan oleh petugas kepolisian dari Polda sumut;
Bahwa selanjutnya terdakwa dan ULLIA SUHENDRA dibawamasuk kedalam rumah tersebut, lalu petugas kepolisian dari Polda Sumut melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan selanjutnya menyita barang bukti :
Bahwa selanjutnya terdakwa, ULLIA SUHENDRA dan barang bukti yang disita dalam perkara ini di bawa ke Polda Sumut untuk diproses secara hukum.
Bahwa barang bukti yang disita dalam perkara ini yaitu :
(tiga) jeregen plastik putih
Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika / Psikotropika Polri Cabang Medan Nomor : Lab-8553/NNF/2013 tanggal 06 Januari 2014 menyatakan bahwa barang bukti :
| NO | KODE | NAMA BARANG | JUMLAH YANG DISITA |
| 1 | 2 | 3 | 4 |
| 1. | A | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna merah | 6 (enam) bungkus berisikan 358 (tiga ratus lima puluh delapan) butir seberat 124 (seratus dua puluh empat) gram |
| 2. | B | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna coklat | 10 (sepuluh) bungkus berisikan 719 (tujuh ratus sembilan belas) butir seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram |
| 3. | C | Pil Tablet warna putih ukuran besar | 2 (dua) bungkus berisikan 585 (lima ratus delapan puluh lima) butir seberat 422 (empat ratus dua puluh dua) gram |
| 4. | D | Pil Tablet warna putih ukuran kecil | 1 (satu) bungkus berisikan 543 (lima ratus empat puluh tiga) butir seberat 64 (enam puluh empat) gram |
| 5. | E | Pil Neurodex @500 mg | 4 (empat) butir |
| 6. | F | Pil Lostacef @500 mg | 4 (empat) butir |
| 7. | G | Pil Paracetamol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 8. | H | Pil Etadexta | 6 (enam) butir |
| 9. | I | Pil Metronidazol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 10. | J | Narkotika Jenis Shabu | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 11. | K | Kristal warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 12. | L | Narkotika Jenis Ganja | 1 (satu) bungkus seberat 21 (dua puluh satu) gram |
| 13. | M1 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 28 (dua puluh delapan) gram |
| 14. | M2 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 15. | M3 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 66 (enam puluh enam) gram |
| 16. | M4 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 55,3 (lima puluh lima koma tiga) gram |
| 17. | M5 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 34 (tiga puluh empat) gram |
| 18. | M6 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 572 (lima ratus tujuh puluh dua) gram |
| 19. | M7 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 100 (seratus) gram |
| 20. | M8 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) gram |
| 21. | M9 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 22. | M10 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 23. | N | Tepung warna kuning | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 24. | O | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 25. | P1 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 116 (seratus enam belas) gram |
| 26. | P2 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 27. | P3 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 28. | P4 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 29. | Q | Tepung warna hijau tua | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 30. | R1 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 49 (empat puluh sembilan) gram |
| 41. | R2 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 96 (sembilan puluh enam) gram |
| 42. | R3 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 43. | R4 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 24 (dua puluh empat) gram |
| 44. | S | Tepung warna nila | 1 (satu) bungkus seberat 42 (empat puluh dua) gram |
| 45. | T1 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 102 (seratus dua) gram |
| 46. | T2 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 48 (empat puluh delapan) gram |
| 47. | U1 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 16,6 (enam belas koma enam) gram |
| 48. | U2 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 32 (tiga puluh dua) gram |
| 49. | U3 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 2 (dua) gram |
| 50. | U4 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 51. | V | Tepung warna merah tua | 1 (satu) bungkus seberat 14 (empat belas) gram |
| 52. | W | Tepung warna kuning muda | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 53. | X | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 54. | Y1 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 108 (seratus delapan) gram |
| 55. | Y2 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) gram |
| 56. | Z | Tepung warna putih kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 57. | AA | Tepung warna coklat kekuningan | 1 (satu) bungkus seberat 54 (lima puluh empat) gram |
| 58. | AB | Obat kecil | 9 (sembilan) botol |
| 59. | AC | Lidocaine HCL @2ml | 3 (tiga) kotak berisikan 53 (lima puluh tiga) ampul |
| 60. | AD | Plastik klip warna putih transparan | 1 (satu) bungkus |
| 61. | AE | Microcomputer electric induction cooker | 1 (satu) set |
| 62. | AF1 | Saringan terbuat dari plastik warna hijau | 1 (satu) buah |
| 63. | AF2 | Saringan terbuat dari stanles warna putih | 1 (satu) buah |
| 64. | AG | Dompet warna hitam berisikan Alat cetak Pil Ecstasy | 2 (dua) set |
| 65. | AH1 | Timbangan digital merek CHQ Pocket Scale | 1 (satu) set |
| 66. | AH2 | Timbangan digital merek Tanita | 1 (satu) set |
| 67. | AI | Penggiling obat | 2 (dua) set |
| 68. | AJ | Pipet plastik warna putih | 1 (satu) bungkus |
| 69. | AK | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik kecil warna putih |
| 70. | AL | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 71. | AM | Cairan hitam | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 72. | AN | Alkohol 96% | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 73. | AO | Bong (alat isap shabu) | 2 (dua) set |
| 74. | AP | Pipet kaca / Pirek | 69 (enam puluh sembilan) batang |
| 75. | AQ | Pipet kaca bekas mengisap shabu | 3 (tiga) batang |
| 76. | AR | Bais (alat pres) merek Tekiro | 1 (satu) set |
| 77. | AS | Cairan bening | |
Tabel 1.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| A | Negatif | - | Positif Kofein dan Deskstrometorfan |
| B | Negatif | - | Positif Kofein dan Klopromazin |
| C | Negatif | - | Positif Paracetamol |
| D | Negatif | - | Positif Efedrin |
| J | Positif | - | Positif Metamfetamina |
| K | Negatif | - | Negatif narkotika / psikotropika |
| L | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| M1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M3 | Negatif | - | Positif Asam Stearat |
| M4 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M5 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M6 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M7 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M8 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M9 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M10 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Paracetamol |
| N | Negatif | - | Positif CTM |
| O | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| P1 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P2 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P3 | Negatif | - | Positif Profenazon |
| P4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Q | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R1 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R2 | Negatif | - | Positif Kofein dan Dekstrometorfen |
| R3 | Negatif | - | Positif Paracetamol; dan Kofein |
| R4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| S | Negatif | - | Negatif Narkotika / Psikotropika |
| T1 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
Tabel 2.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| T2 | Negative | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| U1 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U2 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U3 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Dekstrometorfan |
| U4 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| V | Negatif | - | Positif Kofein |
| W | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| X | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| Y1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Y2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Z | Negatif | - | Positif Kofein |
| AA | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| AM | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
Tabel 3.
| No | Barang Bukti | FT - IR | Reaksi dengan Ag Nitrat dan KMnO4 |
| 1 | AK | - | Positif Natrium Hidroksida (NaOh) |
| 2 | AL | Positif Aceton | - |
| 3 | AS | Positif Aceton dan Metanol | - |
Dengan kesimpulan :
Bahwa barang bukti milik tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA adalah :
Barang bukti J benar mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I UURINomor 35 Tahun 2009 Tentang Nrkotika
Barang bukti L,X dan AM adalah benar Ganja dan terdaftar dalam GolonganI (satu) Nomor Ururt 8 LampiranUURINomor 35 Tahun2009 tentang NArkotika
Barang bukti D,M10,T1,T2,U1,U2,U3,U4 benar tidak mengandung MNarkotika dan Psikotropika tetapi menganduing Efedrin yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel I UURINomor 35 Tahun2009 Tenatng Narkotika (Golongan dan jenis Prekursor)
Barang bukti AL dan AS benar tidak mengandung Narkotika dan Psikotropika tetapi mengandung Aceton yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel II UURINomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Golongan dan Jenis Prekursor)
Barang bukti A, K, B, C, M1, M2, M3, M4, M5, M6, M7, M8, M9, N, O, P1, P2, P3, P4. Q, R1 ,R2,R3,R4,S,T1,V,W,Y1,Y2,Z,AA dan AK benar tidak mengandung narkotika dan pikotropika.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli dari Balai Besar POM Medan menyatakan barang bukti berupa :
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Bahwa Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin merupakan bahan obat yang termasuk dalam sediaan Farmasi karena berkhasiat untuk pengobatan dalam dunia kesehatan. Bahan-bahan tersebut yaitu Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin tergolong ke dalam jenis Obat keras.
Bahwa sediaan Farmasi dalam rangka peredaran (termasuk Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin) dalam bentuk obat harus didaftarkan terlebih dahulu ke Badan POM. RI atau Departemen Kesehatan untuk mendapat persetujuan dalam bentuk Nomor Izin edar, baru boleh diedarkan / dipasarkan di Indonesia.
Bahwa Pil/Tablet yang mengandung Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin adalah obat keras dan pengunaannya dalam dunia kesehatan dengan aturan pemakaian tertentu.
Bahwa Kegunaan Kafein dalam dunia kesehatan adalah sebagai Stimulan Saraf Pusat yang umumnya digunakan untuk Sakit Kepala dan Dekstrometorfam digunakan untuk sebagai obat batuk dan Klorpromazin yang digunakan sebagai Anti Muntah dan mengobati gangguan saraf pusat.
Bahwa mekanismenya adalah obat diproduksi oleh Industri/pabrik Farmasi lalu didistribusikan melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) selanjutnya disalurkan lagi ke Apotik / toko obat berizin / rumah sakit dan selanjutnya kepada Konsumen / pasien.
Bahwa yang berhak atau berwenang mengedarkan obat adalah Apoteker dan Asisten Apoteker. Dan persyaratannya adalah Apoteker/asisten apoteker tersebut telah mempunyai Pendidikan dan pengetahuan di Bidang Kefarmasian dan diakui kewenangannya oleh Pemerintah.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli Puslabfor Polri Cab Medan menerangkan Bahwa berdasarkan Hasil Pemeriksaan Barang bukti milik Tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA berupa :
Narkotika Jenis Shabu seberat 128 (seratus dua puluh delapan) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 21 (dua puluh satu) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 358 (tiga ratus lima puluh delapan) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 719 (tujuh ratus sembilan belas) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
yang dikirimkan ke Puslabfor Polri Cab Medan, sesuai dengan Surat Direktur Narkoba Polda Sumut No. Pol. : K/ 951 / XII / 2013 / Dit Res Narkoba, tanggal 10 Desember 2013 yang telah disisihkan dari jumlah barang bukti yang disita keseluruhannya sebagai berikut :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
Kemudian barang bukti tersebut dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris di Puslabfor Polri Cab Medan yang dilakukan oleh Saksi Ahli dalam hal ini Petugas Puslabfor Polri Cab Medan Yaitu ZULNI ERMA Pangkat AKBP, NRP. 60051008, Jabatan Kaur Kasubdit Narkobafor Pada Laboratorium Forensik Cab Medan bersama dengan DEBORA M. HUTAGAOL, S,.Si, Apt, Pangkat Komisaris Polisi, NRP. 74110890, Jabatan Kaur Subdit Narkobafor Pada Laboratorium Foresik Cab Medan dan sesuai dengan BERITA ACARA ANALISIS LABORATORIUM BARANG BUKTI NARKOTIKA No. Pol. Lab. : 8553 / NNF / 2013, tanggal 6 Bulan Januari 2014, bahwa barang bukti :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram Positif (+) Metamfetamina.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram Posotif (+) Ganja.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .-
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan diancam Pidana dalam Pasal 111 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
DAN
KETIGA :
Bahwa terdakwa SYARIFUDDIN bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA (dilakukan penuntutan secara terpisah) dan SAIFUL alias PUN (belum tertangkap / Masuk dalam Daftar Pencarian Orang / DPO) pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib atau pada waktu lain yang masih termasuk di dalam tahun 2013 bertempat di Komplek Perumahan Tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Setia Budi Kec Medan Sunggal Kodya Medan atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk didalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Medan “dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/ atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut :
Bahwa kejadian bermula pada sekira Bulan Juni tahun 2013 saat terdakwa bertemu dengan SAIFUL ALIAS PUN ( masuk dalam DaftarPencarian Orang/ DPO) di Pondok Kelapa Kec Medan Sunggal;
Bahwa karena terdakwa dengan SAIFUL ALIAS PUN belum mempunyai tempat tinggal di Medan maka SAIFUL ALIAS PUN menyuruh terdakwa untuk mencari rumah kontrakan untuk mereka tempati ;
Bahwa pada tanggal 25 Juli 2013 terdakwa telah mendapatkan rumah untuk dikontrakkan yang terletak di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal;
Bahwa SAIFUL ALIAS PUN menyetujui untuk menyewa rumah tersebut bersama dengan terdakwa;
Bahwa pada sekira pertengahan Bulan November 2013, saat terdakwa baru tiba dari Jakarta, terdakwa menemui SAIFUL ALIAS PUN yang sedang berada di rumah tersebut, lalu SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan kepada terdakwa barang-barang berupa tepung berwarna yang telah diaduk atau diracikuntuk pembuatanpil ecstasy sambil SAIFUL ALIAS PUN berkata kepada terdakwa ,”Kita coba buat pil ecstasy bang, siapa tau bisa mendapatkan uang dari hasil jual pil ecstasy yang kita buat bang,” yang dijawab Rterdakwa,” Iyalah kita coba,”;
Kemudian SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan dan memberikan kepadaterdakwa bahan-bahan pembuatan pil ecstasy yang telah diracik oleh SAIFUL ALIAS PUN yang terbuat dari obat-obatan yang telah digiling dan telah diberikan pewarna atau gincu, serta memperlihatkan juga alat cetakyang terbuat dari besi bulat;’
Bahwa selanjutnya terdakwa mulai menvetak pil ecstasy tersebut dengan menggunakan tangan, namun karena hasilnya kurang keras, lalu terdakwa menyuruh SAIFUL ALIAS PUN untuk membeli alat press atau basi untuk memncetak atau membuat atau memperoduksi pil ecstasy , demikian selanjutnya terdakwa bersama dengan SAIFUL ALIAS PUN membuat dan memproduksi pil ecstasy secara bersama-sama dimana peran SAIFUL ALIAS PUN adalah meracik bahan-bahan pembuat pil ecstasy selanjutnya terdakwa mencetak dengan menggunakan besi bulat yang telah disediakan sebelumnya;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 25 November 2013 sewaktu ULLIA SUHENDRA dating menemui terdakwa di Medan, terdakwa mengajak nya ke tempat tinggal terdakwa di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal dan mengajak ULLIA SUHENDRA untuk membantu terdakwa mencetak atau membuat atau memproduksi pil ecatsy seperti yang telah dilakukan oleh terdakwa sebelumnya bersama dengan SYARIFUDDIN ;
Bahwa ajakan tersebut di iya kan oleh ULLIA SUHENDRA dan kemudian terdakwa bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA pun membuat atau mencetak atau memperoduksi pil ecstasy di rumah tersebut mulai dari tanggal 25 November 2013 sampai dengan tanggal 30 November 2013 ;
Bahwa setelah pil ecstasy tersebut dicetak, pil ecstasy tersebut diberikan oleh terdakwa dan ULLIA SUHENDRA kepada SYARIFUDDIN ;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib saat terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA sedang menonton TV di rumah tempat pembuatan pil ecstasy tersebut yaitu di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Setia Budi Kec Medan Sunggal, tiba-tiba pintu rumah tersebut di gedor oleh orang tak dikenal, dan setelah dibukaoleh terdakwa ternyata yang datangb adalah petugas kepolisian dari Polda Sumut;
Bahwa melihat hal tersebut, terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA langsung melarikan diri naik ke lantai II rumah tersebut dan melompat ke bawah dan terjatuh di belakang rumah dan bersembunyi di semak-semak namun tidakberapa lama kemudian terdakwadan ULLIA SUHENDRA dapat di temukan oleh petugas kepolisian dari Polda sumut;
Bahwa selanjutnya terdakwa dan ULLIA SUHENDRA dibawa masuk kedalam rumah tersebut, lalu petugas kepolisian dari Polda Sumut melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan selanjutnya menyita barang bukti :
Bahwa selanjutnya terdakwa, ULLIA SUHENDRA dan barang bukti yang disita dalam perkara ini di bawa ke Polda Sumut untuk diproses secara hukum.
Bahwa barang bukti yang disita dalam perkara ini yaitu :
(tiga) jeregen plastik putih
Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika / Psikotropika Polri Cabang Medan Nomor : Lab-8553/NNF/2013 tanggal 06 Januari 2014 menyatakan bahwa barang bukti :
| NO | KODE | NAMA BARANG | JUMLAH YANG DISITA |
| 1 | 2 | 3 | 4 |
| 1. | A | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna merah | 6 (enam) bungkus berisikan 358 (tiga ratus lima puluh delapan) butir seberat 124 (seratus dua puluh empat) gram |
| 2. | B | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna coklat | 10 (sepuluh) bungkus berisikan 719 (tujuh ratus sembilan belas) butir seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram |
| 3. | C | Pil Tablet warna putih ukuran besar | 2 (dua) bungkus berisikan 585 (lima ratus delapan puluh lima) butir seberat 422 (empat ratus dua puluh dua) gram |
| 4. | D | Pil Tablet warna putih ukuran kecil | 1 (satu) bungkus berisikan 543 (lima ratus empat puluh tiga) butir seberat 64 (enam puluh empat) gram |
| 5. | E | Pil Neurodex @500 mg | 4 (empat) butir |
| 6. | F | Pil Lostacef @500 mg | 4 (empat) butir |
| 7. | G | Pil Paracetamol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 8. | H | Pil Etadexta | 6 (enam) butir |
| 9. | I | Pil Metronidazol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 10. | J | Narkotika Jenis Shabu | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 11. | K | Kristal warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 12. | L | Narkotika Jenis Ganja | 1 (satu) bungkus seberat 21 (dua puluh satu) gram |
| 13. | M1 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 28 (dua puluh delapan) gram |
| 14. | M2 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 15. | M3 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 66 (enam puluh enam) gram |
| 16. | M4 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 55,3 (lima puluh lima koma tiga) gram |
| 17. | M5 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 34 (tiga puluh empat) gram |
| 18. | M6 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 572 (lima ratus tujuh puluh dua) gram |
| 19. | M7 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 100 (seratus) gram |
| 20. | M8 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) gram |
| 21. | M9 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 22. | M10 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 23. | N | Tepung warna kuning | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 24. | O | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 25. | P1 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 116 (seratus enam belas) gram |
| 26. | P2 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 27. | P3 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 28. | P4 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 29. | Q | Tepung warna hijau tua | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 30. | R1 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 49 (empat puluh sembilan) gram |
| 41. | R2 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 96 (sembilan puluh enam) gram |
| 42. | R3 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 43. | R4 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 24 (dua puluh empat) gram |
| 44. | S | Tepung warna nila | 1 (satu) bungkus seberat 42 (empat puluh dua) gram |
| 45. | T1 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 102 (seratus dua) gram |
| 46. | T2 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 48 (empat puluh delapan) gram |
| 47. | U1 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 16,6 (enam belas koma enam) gram |
| 48. | U2 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 32 (tiga puluh dua) gram |
| 49. | U3 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 2 (dua) gram |
| 50. | U4 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 51. | V | Tepung warna merah tua | 1 (satu) bungkus seberat 14 (empat belas) gram |
| 52. | W | Tepung warna kuning muda | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 53. | X | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 54. | Y1 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 108 (seratus delapan) gram |
| 55. | Y2 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) gram |
| 56. | Z | Tepung warna putih kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 57. | AA | Tepung warna coklat kekuningan | 1 (satu) bungkus seberat 54 (lima puluh empat) gram |
| 58. | AB | Obat kecil | 9 (sembilan) botol |
| 59. | AC | Lidocaine HCL @2ml | 3 (tiga) kotak berisikan 53 (lima puluh tiga) ampul |
| 60. | AD | Plastik klip warna putih transparan | 1 (satu) bungkus |
| 61. | AE | Microcomputer electric induction cooker | 1 (satu) set |
| 62. | AF1 | Saringan terbuat dari plastik warna hijau | 1 (satu) buah |
| 63. | AF2 | Saringan terbuat dari stanles warna putih | 1 (satu) buah |
| 64. | AG | Dompet warna hitam berisikan Alat cetak Pil Ecstasy | 2 (dua) set |
| 65. | AH1 | Timbangan digital merek CHQ Pocket Scale | 1 (satu) set |
| 66. | AH2 | Timbangan digital merek Tanita | 1 (satu) set |
| 67. | AI | Penggiling obat | 2 (dua) set |
| 68. | AJ | Pipet plastik warna putih | 1 (satu) bungkus |
| 69. | AK | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik kecil warna putih |
| 70. | AL | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 71. | AM | Cairan hitam | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 72. | AN | Alkohol 96% | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 73. | AO | Bong (alat isap shabu) | 2 (dua) set |
| 74. | AP | Pipet kaca / Pirek | 69 (enam puluh sembilan) batang |
| 75. | AQ | Pipet kaca bekas mengisap shabu | 3 (tiga) batang |
| 76. | AR | Bais (alat pres) merek Tekiro | 1 (satu) set |
| 77. | AS | Cairan bening | |
Tabel 1.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| A | Negatif | - | Positif Kofein dan Deskstrometorfan |
| B | Negatif | - | Positif Kofein dan Klopromazin |
| C | Negatif | - | Positif Paracetamol |
| D | Negatif | - | Positif Efedrin |
| J | Positif | - | Positif Metamfetamina |
| K | Negatif | - | Negatif narkotika / psikotropika |
| L | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| M1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M3 | Negatif | - | Positif Asam Stearat |
| M4 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M5 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M6 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M7 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M8 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M9 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M10 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Paracetamol |
| N | Negatif | - | Positif CTM |
| O | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| P1 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P2 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P3 | Negatif | - | Positif Profenazon |
| P4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Q | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R1 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R2 | Negatif | - | Positif Kofein dan Dekstrometorfen |
| R3 | Negatif | - | Positif Paracetamol; dan Kofein |
| R4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| S | Negatif | - | Negatif Narkotika / Psikotropika |
| T1 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
Tabel 2.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| T2 | Negative | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| U1 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U2 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U3 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Dekstrometorfan |
| U4 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| V | Negatif | - | Positif Kofein |
| W | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| X | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| Y1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Y2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Z | Negatif | - | Positif Kofein |
| AA | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| AM | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
Tabel 3.
| No | Barang Bukti | FT - IR | Reaksi dengan Ag Nitrat dan KMnO4 |
| 1 | AK | - | Positif Natrium Hidroksida (NaOh) |
| 2 | AL | Positif Aceton | - |
| 3 | AS | Positif Aceton dan Metanol | - |
Dengan kesimpulan :
Bahwa barang bukti milik tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA adalah :
Barang bukti J benar mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I UURINomor 35 Tahun 2009 Tentang Nrkotika
Barang bukti L,X dan AM adalah benar Ganja dan terdaftar dalam GolonganI (satu) Nomor Ururt 8 LampiranUURINomor 35 Tahun2009 tentang NArkotika
Barang bukti D,M10,T1,T2,U1,U2,U3,U4 benar tidak mengandung MNarkotika dan Psikotropika tetapi menganduing Efedrin yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel I UURINomor 35 Tahun2009 Tenatng Narkotika (Golongan dan jenis Prekursor)
Barang bukti AL dan AS benar tidak mengandung Narkotika dan Psikotropika tetapi mengandung Aceton yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel II UURINomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Golongan dan Jenis Prekursor)
Barang bukti A, K, B, C, M1, M2, M3, M4, M5, M6, M7, M8, M9, N, O, P1, P2, P3, P4. Q, R1, R2,R3,R4,S,T1,V,W,Y1,Y2,Z,AA dan AK benar tidak mengandung narkotika dan pikotropika.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli dari Balai Besar POM Medan menyatakan barang bukti berupa
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Bahwa Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin merupakan bahan obat yang termasuk dalam sediaan Farmasi karena berkhasiat untuk pengobatan dalam dunia kesehatan. Bahan-bahan tersebut yaitu Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin tergolong ke dalam jenis Obat keras.
Bahwa sediaan Farmasi dalam rangka peredaran (termasuk Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin) dalam bentuk obat harus didaftarkan terlebih dahulu ke Badan POM. RI atau Departemen Kesehatan untuk mendapat persetujuan dalam bentuk Nomor Izin edar, baru boleh diedarkan / dipasarkan di Indonesia.
Bahwa Pil/Tablet yang mengandung Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin adalah obat keras dan pengunaannya dalam dunia kesehatan dengan aturan pemakaian tertentu.
Bahwa Kegunaan Kafein dalam dunia kesehatan adalah sebagai Stimulan Saraf Pusat yang umumnya digunakan untuk Sakit Kepala dan Dekstrometorfam digunakan untuk sebagai obat batuk dan Klorpromazin yang digunakan sebagai Anti Muntah dan mengobati gangguan saraf pusat.
Bahwa mekanismenya adalah obat diproduksi oleh Industri/pabrik Farmasi lalu didistribusikan melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) selanjutnya disalurkan lagi ke Apotik / toko obat berizin / rumah sakit dan selanjutnya kepada Konsumen / pasien.
Bahwa yang berhak atau berwenang mengedarkan obat adalah Apoteker dan Asisten Apoteker. Dan persyaratannya adalah Apoteker/asisten apoteker tersebut telah mempunyai Pendidikan dan pengetahuan di Bidang Kefarmasian dan diakui kewenangannya oleh Pemerintah.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli Puslabfor Polri Cab Medan menerangkan Bahwa berdasarkan Hasil Pemeriksaan Barang bukti milik Tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA berupa :
Narkotika Jenis Shabu seberat 128 (seratus dua puluh delapan) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 21 (dua puluh satu) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 358 (tiga ratus lima puluh delapan) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 719 (tujuh ratus sembilan belas) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
yang dikirimkan ke Puslabfor Polri Cab Medan, sesuai dengan Surat Direktur Narkoba Polda Sumut No. Pol. : K/ 951 / XII / 2013 / Dit Res Narkoba, tanggal 10 Desember 2013 yang telah disisihkan dari jumlah barang bukti yang disita keseluruhannya sebagai berikut :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
Kemudian barang bukti tersebut dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris di Puslabfor Polri Cab Medan yang dilakukan oleh Saksi Ahli dalam hal ini Petugas Puslabfor Polri Cab Medan Yaitu ZULNI ERMA Pangkat AKBP, NRP. 60051008, Jabatan Kaur Kasubdit Narkobafor Pada Laboratorium Forensik Cab Medan bersama dengan DEBORA M. HUTAGAOL, S,.Si, Apt, Pangkat Komisaris Polisi, NRP. 74110890, Jabatan Kaur Subdit Narkobafor Pada Laboratorium Foresik Cab Medan dan sesuai dengan BERITA ACARA ANALISIS LABORATORIUM BARANG BUKTI NARKOTIKA No. Pol. Lab. : 8553 / NNF / 2013, tanggal 6 Bulan Januari 2014, bahwa barang bukti :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram Positif (+) Metamfetamina.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram Posotif (+) Ganja.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .-
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan diancam Pidana dalam Pasal 197 Undang undang RI No. 36 Tahun 2009 tentangKesehatan.
DAN
KEEMPAT :
Bahwa terdakwa SYARIFUDDIN bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA (dilakukan penuntutan secara terpisah) dan SAIFUL alias PUN (belum tertangkap / Masuk dalam Daftar Pencarian Orang / DPO) pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib atau pada waktu lain yang masih termasuk di dalam tahun 2013 bertempat di Komplek Perumahan Tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Setia Budi Kec Medan Sunggal Kodya Medan atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk didalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Medan “dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/ atau alat kesehatan yang tidak memiliki standard dan/ atau persyaratan keamanan khasiat atau kemanfaatan dan mutu perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut :
Bahwa kejadian bermula pada sekira Bulan Juni tahun 2013 saat terdakwa bertemu dengan SAIFUL ALIAS PUN ( masuk dalam DaftarPencarian Orang/ DPO) di Pondok Kelapa Kec Medan Sunggal;
Bahwa karena terdakwa dengan SAIFUL ALIAS PUN belum mempunyai tempt tinggal di Medan maka SAIFUL ALIAS PUN menyuruh terdakwa untuk mencari rumah kontrakan untuk mereka tempati ;
Bahwa pada tanggal 25 Juli 2013 terdakwa telah mendapatkan rumah untuk dikontrakkan yang terletak di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal;
Bahwa SAIFUL ALIAS PUN menyetujui untuk menyewa rumah tersebut bersama dengan terdakwa;
Bahwa pada sekira pertengahan Bulan November 2013, saat terdakwa baru tiba dari Jakarta, terdakwa menemui SAIFUL ALIAS PUN yang sedang berada di rumah tersebut, lalu SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan kepada terdakwa barang-barang berupa tepung berwarna yang telah diaduk atau diracik untuk pembuatan pil ecstasy sambil SAIFUL ALIAS PUN berkata kepada terdakwa ,”Kita coba buat pil ecstasy bang, siapa tau bisa mendapatkan uang dari hasil jual pil ecstasy yang kita buat bang,” yang dijawab terdakwa ,” Iyalah kita coba,”;
Kemudian SAIFUL ALIAS PUN memperlihatkan dan memberikan kepada terdakwa bahan-bahan pembuatan pil ecstasy yang telah diracik oleh SAIFUL ALIAS PUN yang terbuat dari obat-obatan yang telah digiling dan telah diberikan pewarna atau gincu, serta memperlihatkan juga alat cetakyang terbuat dari besi bulat;’
Bahwa selanjutnya terdakwa mulai menvetak pil ecstasy tersebut denganmenggunakan tangan, namun karena hasilnya kurang keras, lalu terdakwa menyuruh SAIFUL ALIAS PUN untuk membeli alat press atau bais untuk memncetak atau membuat atau memproduksi pil ecstasy , demikian selanjutnya terdakwa bersama dengan SAIFUL ALIAS PUN membuat dan memproduksi pil ecstasy secara bersama-sama dimana peran SAIFUL ALIAS PUN adalah meracik bahan-bahan pembuat pil ecstasy selanjutnya terdakwa mencetak dengan menggunakan besi bulat yang telah disediakan sebelumnya;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 25 November 2013 sewaktu ULLIA SUHENDRA dating menemui terdakwa di Medan, terdakwa mengajak nya ke tempat tinggal terdakwa di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal dan mengajak ULLIA SUHENDRA untuk membantu terdakwa mencetak atau membuat atau memproduksi pil ecatsy seperti yang telah dilakukanoleh terdakwa sebelumnya bersama dengan SYARIFUDDIN ;
Bahwa ajakan tersebut di iya kan oleh ULLIA SUHENDRA dan kemudian terdakwa bersama-sama dengan ULLIA SUHENDRA pun membuat atau mencetak atau memperoduksi pil ecstasy di rumah tersebut mulai dari tanggal 25 November 2013 sampai dengan tanggal 30 November 2013 ;
Bahwa setelah pil ecstasy tersebut dicetak, pil ecstasytersebut diberikan oleh terdakwa dan ULLIA SUHENDRA kepada SYARIFUDDIN ;
Bahwa pada Hari Senin tanggal 09 Desember 2013 sekira pkl. 20.00.wib saat terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA sedang menonton TV di rumah tempat pembuatan pil ecstasy tersebut yaitu di Komplek Perumahan tasbi Blok VV Nomor 9 Jalan Steia Budi Kec Medan Sunggal, tiba-tiba pintu rumah tersebut di gedor oleh orang tak dikenal, dan setelah dibuka oleh terdakwa ternyata yang datangb adalah petugas kepolisian dari Polda Sumut;
Bahwa melihat hal tersebut, terdakwa bersama dengan ULLIA SUHENDRA langsung melarikan diri naik ke lantai II rumah tersebut dan melompat ke bawah dan terjatuh di belakang rumah dan bersembunyi di semak-semak namun tidak berapa lama kemudian terdakwadan ULLIA SUHENDRA dapat di temukan oleh petugas kepolisian dari Polda sumut;
Bahwa selanjutnya terdakwa dan ULLIA SUHENDRA dibawa masuk kedalam rumah tresebut, lalu petugas kepolisian dari Polda Sumut melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan selanjutnya menyita barang bukti :
Bahwa selanjutnya terdakwa, ULLIA SUHENDRA dan barang bukti yang disita dalam perkara ini di bawa ke Polda Sumut untuk diproses secara hukum.
Bahwa barang bukti yang disita dalam perkara ini yaitu :
| NO | KODE | NAMA BARANG | JUMLAH YANG DISITA |
| 1 | 2 | 3 | 4 |
| 1. | A | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna merah | 6 (enam) bungkus berisikan 358 (tiga ratus lima puluh delapan) butir seberat 124 (seratus dua puluh empat) gram |
| 2. | B | Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna coklat | 10 (sepuluh) bungkus berisikan 719 (tujuh ratus sembilan belas) butir seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram |
| 3. | C | Pil Tablet warna putih ukuran besar | 2 (dua) bungkus berisikan 585 (lima ratus delapan puluh lima) butir seberat 422 (empat ratus dua puluh dua) gram |
| 4. | D | Pil Tablet warna putih ukuran kecil | 1 (satu) bungkus berisikan 543 (lima ratus empat puluh tiga) butir seberat 64 (enam puluh empat) gram |
| 5. | E | Pil Neurodex @500 mg | 4 (empat) butir |
| 6. | F | Pil Lostacef @500 mg | 4 (empat) butir |
| 7. | G | Pil Paracetamol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 8. | H | Pil Etadexta | 6 (enam) butir |
| 9. | I | Pil Metronidazol @500 mg | 6 (enam) butir |
| 10. | J | Narkotika Jenis Shabu | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 11. | K | Kristal warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 12. | L | Narkotika Jenis Ganja | 1 (satu) bungkus seberat 21 (dua puluh satu) gram |
| 13. | M1 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 28 (dua puluh delapan) gram |
| 14. | M2 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 15. | M3 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 66 (enam puluh enam) gram |
| 16. | M4 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 55,3 (lima puluh lima koma tiga) gram |
| 17. | M5 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 34 (tiga puluh empat) gram |
| 18. | M6 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 572 (lima ratus tujuh puluh dua) gram |
| 19. | M7 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 100 (seratus) gram |
| 20. | M8 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) gram |
| 21. | M9 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 22. | M10 | Tepung warna putih | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 23. | N | Tepung warna kuning | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 24. | O | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram |
| 25. | P1 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 116 (seratus enam belas) gram |
| 26. | P2 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram |
| 27. | P3 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram |
| 28. | P4 | Tepung warna hitam | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 29. | Q | Tepung warna hijau tua | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 30. | R1 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 49 (empat puluh sembilan) gram |
| 41. | R2 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 96 (sembilan puluh enam) gram |
| 42. | R3 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram |
| 43. | R4 | Tepung warna coklat tua | 1 (satu) bungkus seberat 24 (dua puluh empat) gram |
| 44. | S | Tepung warna nila | 1 (satu) bungkus seberat 42 (empat puluh dua) gram |
| 45. | T1 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 102 (seratus dua) gram |
| 46. | T2 | Tepung warna coklat muda | 1 (satu) bungkus seberat 48 (empat puluh delapan) gram |
| 47. | U1 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 16,6 (enam belas koma enam) gram |
| 48. | U2 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 32 (tiga puluh dua) gram |
| 49. | U3 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 2 (dua) gram |
| 50. | U4 | Tepung warna merah muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 51. | V | Tepung warna merah tua | 1 (satu) bungkus seberat 14 (empat belas) gram |
| 52. | W | Tepung warna kuning muda | 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram |
| 53. | X | Tepung warna hijau muda | 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram |
| 54. | Y1 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 108 (seratus delapan) gram |
| 55. | Y2 | Tepung warna merah kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) gram |
| 56. | Z | Tepung warna putih kecoklatan | 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram |
| 57. | AA | Tepung warna coklat kekuningan | 1 (satu) bungkus seberat 54 (lima puluh empat) gram |
| 58. | AB | Obat kecil | 9 (sembilan) botol |
| 59. | AC | Lidocaine HCL @2ml | 3 (tiga) kotak berisikan 53 (lima puluh tiga) ampul |
| 60. | AD | Plastik klip warna putih transparan | 1 (satu) bungkus |
| 61. | AE | Microcomputer electric induction cooker | 1 (satu) set |
| 62. | AF1 | Saringan terbuat dari plastik warna hijau | 1 (satu) buah |
| 63. | AF2 | Saringan terbuat dari stanles warna putih | 1 (satu) buah |
| 64. | AG | Dompet warna hitam berisikan Alat cetak Pil Ecstasy | 2 (dua) set |
| 65. | AH1 | Timbangan digital merek CHQ Pocket Scale | 1 (satu) set |
| 66. | AH2 | Timbangan digital merek Tanita | 1 (satu) set |
| 67. | AI | Penggiling obat | 2 (dua) set |
| 68. | AJ | Pipet plastik warna putih | 1 (satu) bungkus |
| 69. | AK | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik kecil warna putih |
| 70. | AL | Cairan bening | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 71. | AM | Cairan hitam | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 72. | AN | Alkohol 96% | 1 (satu) botol plastik besar warna putih |
| 73. | AO | Bong (alat isap shabu) | 2 (dua) set |
| 74. | AP | Pipet kaca / Pirek | 69 (enam puluh sembilan) batang |
| 75. | AQ | Pipet kaca bekas mengisap shabu | 3 (tiga) batang |
| 76. | AR | Bais (alat pres) merek Tekiro | 1 (satu) set |
| 77. | AS | Cairan bening |
|
Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika / Psikotropika Polri Cabang Medan Nomor : Lab-8553/NNF/2013 tanggal 06 Januari 2014 menyatakan bahwa barang bukti :
Tabel 1.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| A | Negatif | - | Positif Kofein dan Deskstrometorfan |
| B | Negatif | - | Positif Kofein dan Klopromazin |
| C | Negatif | - | Positif Paracetamol |
| D | Negatif | - | Positif Efedrin |
| J | Positif | - | Positif Metamfetamina |
| K | Negatif | - | Negatif narkotika / psikotropika |
| L | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| M1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M3 | Negatif | - | Positif Asam Stearat |
| M4 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M5 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M6 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M7 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M8 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| M9 | Negatif | - | Positif Kofein |
| M10 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Paracetamol |
| N | Negatif | - | Positif CTM |
| O | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| P1 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P2 | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Propifenazon |
| P3 | Negatif | - | Positif Profenazon |
| P4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Q | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R1 | Negatif | - | Negatif Narkotika /Psikotropika |
| R2 | Negatif | - | Positif Kofein dan Dekstrometorfen |
| R3 | Negatif | - | Positif Paracetamol; dan Kofein |
| R4 | Negatif | - | Positif Kofein |
| S | Negatif | - | Negatif Narkotika / Psikotropika |
| T1 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
Tabel 2.
| Barang bukti | Marquis Test | Fast Blue Salt | Thin Lawyer Chromatography |
| T2 | Negative | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| U1 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U2 | Negatif | - | Positif Efedrin |
| U3 | Negatif | - | Positif Efedrin dan Dekstrometorfan |
| U4 | Negatif | - | Positif Kofein dan Efedrin |
| V | Negatif | - | Positif Kofein |
| W | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| X | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
| Y1 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Y2 | Negatif | - | Positif Kofein |
| Z | Negatif | - | Positif Kofein |
| AA | Negatif | - | Positif Paracetamol dan Kofein |
| AM | - | POSITIF | POSITIF GANJA |
Tabel 3.
| No | Barang Bukti | FT - IR | Reaksi dengan Ag Nitrat dan KMnO4 |
| 1 | AK | - | Positif Natrium Hidroksida (NaOh) |
| 2 | AL | Positif Aceton | - |
| 3 | AS | Positif Aceton dan Metanol | - |
Dengan kesimpulan :
Bahwa barang bukti milik tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA adalah :
Barang bukti J benar mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 61 Lampiran I UURINomor 35 Tahun 2009 Tentang Nrkotika
Barang bukti L,X dan AM adalah benar Ganja dan terdaftar dalam GolonganI (satu) Nomor Ururt 8 LampiranUURINomor 35 Tahun2009 tentang NArkotika
Barang bukti D,M10,T1,T2,U1,U2,U3,U4 benar tidak mengandung MNarkotika dan Psikotropika tetapi menganduing Efedrin yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel I UURINomor 35 Tahun2009 Tenatng Narkotika (Golongan dan jenis Prekursor)
Barang bukti AL dan AS benar tidak mengandung Narkotika dan Psikotropika tetapi mengandung Aceton yang terdaftar dalam Lampiran II Tabel II UURINomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Golongan dan Jenis Prekursor)
Barang bukti A, K, B, C, M1, M2, M3, M4, M5, M6, M7, M8, M9, N, O, P1, P2, P3, P4. Q, R1, R2,R3,R4,S,T1,V,W,Y1,Y2,Z,AA dan AK benar tidak mengandung narkotika dan pikotropika.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli dari Balai Besar POM Medan menyatakan barang bukti berupa
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Bahwa Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin merupakan bahan obat yang termasuk dalam sediaan Farmasi karena berkhasiat untuk pengobatan dalam dunia kesehatan. Bahan-bahan tersebut yaitu Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin tergolong ke dalam jenis Obat keras.
Bahwa sediaan Farmasi dalam rangka peredaran (termasuk Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin) dalam bentuk obat harus didaftarkan terlebih dahulu ke Badan POM. RI atau Departemen Kesehatan untuk mendapat persetujuan dalam bentuk Nomor Izin edar, baru boleh diedarkan / dipasarkan di Indonesia.
Bahwa Pil/Tablet yang mengandung Kafein, Dekstrometorfam dan Klorpromazin adalah obat keras dan pengunaannya dalam dunia kesehatan dengan aturan pemakaian tertentu.
Bahwa Kegunaan Kafein dalam dunia kesehatan adalah sebagai Stimulan Saraf Pusat yang umumnya digunakan untuk Sakit Kepala dan Dekstrometorfam digunakan untuk sebagai obat batuk dan Klorpromazin yang digunakan sebagai Anti Muntah dan mengobati gangguan saraf pusat.
Bahwa mekanismenya adalah obat diproduksi oleh Industri/pabrik Farmasi lalu didistribusikan melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) selanjutnya disalurkan lagi ke Apotik / toko obat berizin / rumah sakit dan selanjutnya kepada Konsumen / pasien.
Bahwa yang berhak atau berwenang mengedarkan obat adalah Apoteker dan Asisten Apoteker. Dan persyaratannya adalah Apoteker/asisten apoteker tersebut telah mempunyai Pendidikan dan pengetahuan di Bidang Kefarmasian dan diakui kewenangannya oleh Pemerintah.
Bahwa berdasarkan keterangan Saksi Ahli Puslabfor Polri Cab Medan menerangkan Bahwa berdasarkan Hasil Pemeriksaan Barang bukti milik Tersangka SYARIFUDDIN dan ULLIA SUHENDRA berupa :
Narkotika Jenis Shabu seberat 128 (seratus dua puluh delapan) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 21 (dua puluh satu) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 358 (tiga ratus lima puluh delapan) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 719 (tujuh ratus sembilan belas) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
yang dikirimkan ke Puslabfor Polri Cab Medan, sesuai dengan Surat Direktur Narkoba Polda Sumut No. Pol. : K/ 951 / XII / 2013 / Dit Res Narkoba, tanggal 10 Desember 2013 yang telah disisihkan dari jumlah barang bukti yang disita keseluruhannya sebagai berikut :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir.
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet.
Cairan.
Kemudian barang bukti tersebut dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris di Puslabfor Polri Cab Medan yang dilakukan oleh Saksi Ahli dalam hal ini Petugas Puslabfor Polri Cab Medan Yaitu ZULNI ERMA Pangkat AKBP, NRP. 60051008, Jabatan Kaur Kasubdit Narkobafor Pada Laboratorium Forensik Cab Medan bersama dengan DEBORA M. HUTAGAOL, S,.Si, Apt, Pangkat Komisaris Polisi, NRP. 74110890, Jabatan Kaur Subdit Narkobafor Pada Laboratorium Foresik Cab Medan dan sesuai dengan BERITA ACARA ANALISIS LABORATORIUM BARANG BUKTI NARKOTIKA No. Pol. Lab. : 8553 / NNF / 2013, tanggal 6 Bulan Januari 2014, bahwa barang bukti :
Narkotika Jenis Shabu seberat 11 (sebelas) Gram Positif (+) Metamfetamina.
Narkotika Jenis Ganja seberat 10 (sepuluh) Gram Posotif (+) Ganja.
Pil Tablet warna maron sebanyak 18 (delapan belas) Butir Positif (+) Kofein dan Dektrometorfan .-
Pil Tablet warna coklat sebanyak 26 (dua puluh enam) Butir Positif (+) Kofein dan Klorpromazin.
Serbuk / Tepung bahan pembuat Pil Tablet Positif (+) Kofein, Dektrometorfan, Klorpromazin dan Efedrin .
Cairan Positif (+) Aceton, Metanol dan Natrium Hidroksida (NaOH) .
Perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan diancam Pidana dalam Pasal 196 Undang undang RI No. 36 Tahun 2009 tentangKesehatan.
Tuntutan Jaksa Penuntut Umum No. Reg. Perkara : PDM-332/N.2.10/Euh.2/Mdn/04/2014 tertanggal 8 Juli 2014, yang menuntut Terdakwa sebagai berikut :
Menyatakan terdakwa SYARIFUDDIN terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Tanpa hak atau melawan hukum dengan permufakatan jahat menguasai Narkotika Golongan I bukan tanaman dan menguasai Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman dan memproduksi sediaan farmasi yang tidak ada izin edarnya” sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 dan Pasal 111 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 dan Pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 ;
Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa SYARIFUDDIN dengan pidana penjara selama : 20 (dua puluh) Tahun dikurangi selama terdakwa dalam tahanan sementara dan denda sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyard rupiah) subsidair 2 (dua) Bulan ;
Menyatakan barang bukti berupa :
-
-
NO KODE NAMA BARANG JUMLAH YANG DISITA 1 2 3 4 1. A Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna merah 6 (enam) bungkus berisikan 358 (tiga ratus lima puluh delapan) butir seberat 124 (seratus dua puluh empat) gram 2. B Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna coklat 10 (sepuluh) bungkus berisikan 719 (tujuh ratus sembilan belas) butir seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram 3. C Pil Tablet warna putih ukuran besar 2 (dua) bungkus berisikan 585 (lima ratus delapan puluh lima) butir seberat 422 (empat ratus dua puluh dua) gram 4. D Pil Tablet warna putih ukuran kecil 1 (satu) bungkus berisikan 543 (lima ratus empat puluh tiga) butir seberat 64 (enam puluh empat) gram 5. E Pil Neurodex @500 mg
4 (empat) butir 6. F Pil Lostacef @500 mg 4 (empat) butir 7. G Pil Paracetamol @500 mg 6 (enam) butir 8. H Pil Etadexta 6 (enam) butir 9. I Pil Metronidazol @500 mg 6 (enam) butir 10. J Narkotika Jenis Shabu 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram 11. K Kristal warna putih 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram 12. L Narkotika Jenis Ganja 1 (satu) bungkus seberat 21 (dua puluh satu) gram 13. M1 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 28 (dua puluh delapan) gram 14. M2 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 15. M3 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 66 (enam puluh enam) gram 16. M4 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 55,3 (lima puluh lima koma tiga) gram 17. M5 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 34 (tiga puluh empat) gram 18. M6 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 572 (lima ratus tujuh puluh dua) gram 19. M7 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 100 (seratus) gram 20. M8 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) gram 21. M9 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram 22. M10 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram 23. N Tepung warna kuning 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram 24. O Tepung warna hijau muda 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram 25. P1 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 116 (seratus enam belas) gram 26. P2 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram 27. P3 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram 28. P4 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 29. Q Tepung warna hijau tua 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 30. R1 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 49 (empat puluh sembilan) gram 41. R2 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 96 (sembilan puluh enam) gram 42. R3 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram 43. R4 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 24 (dua puluh empat) gram 44. S Tepung warna nila 1 (satu) bungkus seberat 42 (empat puluh dua) gram 45. T1 Tepung warna coklat muda 1 (satu) bungkus seberat 102 (seratus dua) gram 46. T2 Tepung warna coklat muda 1 (satu) bungkus seberat 48 (empat puluh delapan) gram 47. U1 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 16,6 (enam belas koma enam) gram 48. U2 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 32 (tiga puluh dua) gram 49. U3 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 2 (dua) gram 50. U4 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram 51. V Tepung warna merah tua 1 (satu) bungkus seberat 14 (empat belas) gram 52. W Tepung warna kuning muda 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 53. X Tepung warna hijau muda 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram 54. Y1 Tepung warna merah kecoklatan 1 (satu) bungkus seberat 108 (seratus delapan) gram 55. Y2 Tepung warna merah kecoklatan 1 (satu) bungkus seberat 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) gram 56. Z Tepung warna putih kecoklatan 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram 57. AA Tepung warna coklat kekuningan 1 (satu) bungkus seberat 54 (lima puluh empat) gram 58. AB Obat kecil 9 (sembilan) botol 59. AC Lidocaine HCL @ 2ml 3 (tiga) kotak berisikan 53 (lima puluh tiga) ampul 60. AD Plastik klip warna putih transparan 1 (satu) bungkus 61. AE Microcomputer electric induction cooker 1 (satu) set 62. AF1 Saringan terbuat dari plastik warna hijau 1 (satu) buah 63. AF2 Saringan terbuat dari stanles warna putih 1 (satu) buah 64. AG Dompet warna hitam berisikan Alat cetak Pil Ecstasy 2 (dua) set 65. AH1 Timbangan digital merek CHQ Pocket Scale 1 (satu) set 66. AH2 Timbangan digital merek Tanita 1 (satu) set 67. AI Penggiling obat 2 (dua) set 68. AJ Pipet plastik warna putih 1 (satu) bungkus 69. AK Cairan bening 1 (satu) botol plastik kecil warna putih 70. AL Cairan bening 1 (satu) botol plastik besar warna putih 71. AM Cairan hitam 1 (satu) botol plastik besar warna putih 72. AN Alkohol 96% 1 (satu) botol plastik besar warna putih 73. AO Bong (alat isap shabu) 2 (dua) set 74. AP Pipet kaca / Pirek 69 (enam puluh sembilan) batang 75. AQ Pipet kaca bekas mengisap shabu 3 (tiga) batang 76. AR Bais (alat pres) merek Tekiro 1 (satu) set 77. AS Cairan bening (tiga) jeregen plastik putih
-
Seluruhnya dipergunakan di dalam berkas perkara an. ULLIA SUHENDRA.
Menetapkan agar terdakwa dibebani membayar ongkos perkara sebesar Rp 1.000,- (seribu rupiah);
Putusan Pengadilan Negeri Medan nomor : 973/Pid.B/2014/PN.Mdn tanggal 14 Agustus 2014, yang amarnya berbunyi sebagai berikut :
Menyatakan terdakwa SYARIFUDDIN seperti tersebut diatas tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana di dakwakan dalam dakwaan Kesatu Primair;
Membebaskan terdakwa SYARIFUDDIN dari dakwaan kesatu Primair tersebut;
Menyatakan terdakwa SYARIFUDDIN telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana :
KESATU (SUBSIDAIR) : Tanpa hak atau melawan hukum dengan permufakatan jahat menguasai Narkotika Golongan I bukan tanaman ;
KEDUA : Tanpa hak atau melawan hukum dengan permufakatan jahat menguasai Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman, dan ;
KETIGA : Tanpa hak memproduksi sediaan farmasi tanpa ijin sedar ;
Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama : 18 (delapan belas) Tahun dan denda sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka harus diganti dengan pidana penjara selama 2 (dua) Bulan ;
Menetapkan lamanya terdakwa ditahan sebelum putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap maka dikurangkan sepenuhnya dari pidana yang dijatuhkan ;
Menetapkan agar terdakwa tetap ditahan ;
Menetapkan barang bukti berupa :
-
-
NO KODE NAMA BARANG JUMLAH YANG DISITA 1 2 3 4 1. A Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna merah 6 (enam) bungkus berisikan 358 (tiga ratus lima puluh delapan) butir seberat 124 (seratus dua puluh empat) gram 2. B Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna coklat 10 (sepuluh) bungkus berisikan 719 (tujuh ratus sembilan belas) butir seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram 3. C Pil Tablet warna putih ukuran besar 2 (dua) bungkus berisikan 585 (lima ratus delapan puluh lima) butir seberat 422 (empat ratus dua puluh dua) gram 4. D Pil Tablet warna putih ukuran kecil 1 (satu) bungkus berisikan 543 (lima ratus empat puluh tiga) butir seberat 64 (enam puluh empat) gram 5. E Pil Neurodex @500 mg
4 (empat) butir 6. F Pil Lostacef @500 mg 4 (empat) butir 7. G Pil Paracetamol @500 mg 6 (enam) butir 8. H Pil Etadexta 6 (enam) butir 9. I Pil Metronidazol @500 mg 6 (enam) butir 10. J Narkotika Jenis Shabu 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram 11. K Kristal warna putih 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram 12. L Narkotika Jenis Ganja 1 (satu) bungkus seberat 21 (dua puluh satu) gram 13. M1 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 28 (dua puluh delapan) gram 14. M2 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 15. M3 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 66 (enam puluh enam) gram 16. M4 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 55,3 (lima puluh lima koma tiga) gram 17. M5 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 34 (tiga puluh empat) gram 18. M6 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 572 (lima ratus tujuh puluh dua) gram 19. M7 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 100 (seratus) gram 20. M8 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) gram 21. M9 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram 22. M10 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram 23. N Tepung warna kuning 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram 24. O Tepung warna hijau muda 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram 25. P1 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 116 (seratus enam belas) gram 26. P2 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram 27. P3 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram 28. P4 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 29. Q Tepung warna hijau tua 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 30. R1 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 49 (empat puluh sembilan) gram 41. R2 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 96 (sembilan puluh enam) gram 42. R3 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram 43. R4 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 24 (dua puluh empat) gram 44. S Tepung warna nila 1 (satu) bungkus seberat 42 (empat puluh dua) gram 45. T1 Tepung warna coklat muda 1 (satu) bungkus seberat 102 (seratus dua) gram 46. T2 Tepung warna coklat muda 1 (satu) bungkus seberat 48 (empat puluh delapan) gram 47. U1 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 16,6 (enam belas koma enam) gram 48. U2 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 32 (tiga puluh dua) gram 49. U3 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 2 (dua) gram 50. U4 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram 51. V Tepung warna merah tua 1 (satu) bungkus seberat 14 (empat belas) gram 52. W Tepung warna kuning muda 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 53. X Tepung warna hijau muda 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram 54. Y1 Tepung warna merah kecoklatan 1 (satu) bungkus seberat 108 (seratus delapan) gram 55. Y2 Tepung warna merah kecoklatan 1 (satu) bungkus seberat 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) gram 56. Z Tepung warna putih kecoklatan 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram 57. AA Tepung warna coklat kekuningan 1 (satu) bungkus seberat 54 (lima puluh empat) gram 58. AB Obat kecil 9 (sembilan) botol 59. AC Lidocaine HCL @ 2ml 3 (tiga) kotak berisikan 53 (lima puluh tiga) ampul 60. AD Plastik klip warna putih transparan 1 (satu) bungkus 61. AE Microcomputer electric induction cooker 1 (satu) set 62. AF1 Saringan terbuat dari plastik warna hijau 1 (satu) buah 63. AF2 Saringan terbuat dari stanles warna putih 1 (satu) buah 64. AG Dompet warna hitam berisikan Alat cetak Pil Ecstasy 2 (dua) set 65. AH1 Timbangan digital merek CHQ Pocket Scale 1 (satu) set 66. AH2 Timbangan digital merek Tanita 1 (satu) set 67. AI Penggiling obat 2 (dua) set 68. AJ Pipet plastik warna putih 1 (satu) bungkus 69. AK Cairan bening 1 (satu) botol plastik kecil warna putih 70. AL Cairan bening 1 (satu) botol plastik besar warna putih 71. AM Cairan hitam 1 (satu) botol plastik besar warna putih 72. AN Alkohol 96% 1 (satu) botol plastik besar warna putih 73. AO Bong (alat isap shabu) 2 (dua) set 74. AP Pipet kaca / Pirek 69 (enam puluh sembilan) batang 75. AQ Pipet kaca bekas mengisap shabu 3 (tiga) batang 76. AR Bais (alat pres) merek Tekiro 1 (satu) set 77. AS Cairan bening (tiga) jeregen plastik putih
-
Seluruhnya dikembalikan kepada Penuntut Umum untuk dipergunakan sebagai bukti dalam berkas perkara an. ULLIA SUHENDRA ;
Membebankan biaya perkara ini kepada terdakwa sebesar Rp. 1.000,- (seribu rupiah) ;
Akta Permintaan Banding yang dibuat oleh SUGENG WAHYUDI, SH.MM. Panitera Pengadilan Negeri Medan nomor : 160/Akta.Pid/2014/PN.Mdn, yang menerangkan bahwa pada hari Selasa tanggal 19 Agustus 2014, Penasihat Hukum Terdakwa telah mengajukan permintaan banding atas Putusan Pengadilan Negeri tersebut, permintaan banding mana telah dengan sempurna diberitahukan kepada Jaksa Penuntut Umum pada tanggal 1 September 2014;
Akta Permintaan Banding yang dibuat oleh SUGENG WAHYUDI, SH.MM. Panitera Pengadilan Negeri Medan nomor : 165/Akta.Pid/2014/PN.Mdn, yang menerangkan bahwa pada hari Kamis tanggal 21 Agustus 2014, Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan permintaan banding atas Putusan Pengadilan Negeri tersebut, permintaan banding mana telah dengan sempurna diberitahukan kepada Terdakwa pada tanggal 12 September 2014;
Memori banding yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum tertanggal 28 Agustus 2014, yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Medan pada tanggal 1 September 2014, memori banding mana telah dengan sempurna diberitahukan dan diserahkan kepada Terdakwa pada tanggal 12 September 2014;
Surat Pemberitahuan Mempelajari Berkas Perkara Pengadilan Negeri Medan tertanggal 25 Agustus 2014, nomor : W2.U1/12.359/HK.01/VIII/2014, yang disampaikan masing-masing kepada Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa, yang menerangkan bahwa kedua belah pihak diberi kesempatan untuk mempelajari berkas perkara nomor : 973/Pid.B/2014/PN.Mdn, di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Medan dalam tenggang waktu 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal 27 Agustus 2014 sampai dengan tanggal 2 September 2014, sebelum berkas dikirim ke Pengadilan Tinggi Medan;
Menimbang, bahwa permintaan akan pemeriksaan dalam tingkat banding oleh Penasihat Hukum Terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum telah diajukan dalam tenggang waktu dan dengan tata cara serta memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh Undang-Undang, maka permintaan banding tersebut secara formal dapat diterima;
Menimbang, bahwa memori banding yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum tertanggal 28 Agustus 2014, pada prinsipnya memohon agar Pengadilan Tinggi memutus perkara ini dengan hukuman pidana terhadap Terdakwa sesuai dengan tuntutannya;
Menimbang, bahwa dalam perkara ini Terdakwa tidak mengajukan memori banding dan kontra memori banding;
Menimbang, bahwa Pengadilan Tinggi setelah mempelajari dengan seksama berkas perkara dan semua surat-surat yang berhubungan dengan perkara ini, berikut turunan resmi putusan Pengadilan Negeri Medan nomor : 973/Pid.B/2014/PN.Mdn tanggal 14 Agustus 2014, memori banding yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum tertanggal 28 Agustus 2014, serta bukti-bukti surat lain yang bersangkutan, berpendapat bahwa pertimbangan hukum Majelis Hakim Tingkat Pertama yang mendasari putusannya mengenai telah terbuktinya secara sah dan meyakinkan kesalahan Terdakwa atas dakwaan kesatu subsidair yaitu melanggar pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 35 tahun 2009 tentang narkotika, dakwaan kedua yaitu melanggar pasal 111 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan dakwaan ketiga yaitu melanggar pasal 197 Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 36 tahun 2009 tentang kesehatan telah tepat dan benar, oleh karenanya Pengadilan Tinggi dapat menyetujui dan mengambil alih sebagai pertimbangan hukumnya sendiri dalam memeriksa dan memutus perkara ini ditingkat banding, kecuali mengenai hukuman pidana yang dijatuhkan terhadap Terdakwa, Pengadilan Tinggi menilai terlalu ringan dimana perbuatan Terdakwa memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika harus dihukum berat agar memenuhi rasa keadilan, dan disamping itu juga hukuman yang dijatuhkan oleh Pengadilan Tinggi akan memberikan efek jera bagi Terdakwa dan bagi masyarakat umum, oleh karena itu hukuman yang dijatuhkan terhadap Terdakwa akan diubah, sebagaimana amar tersebut dibawah ini;
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka Putusan Pengadilan Negeri Medan nomor : 973/Pid.B/2014/PN.Mdn tanggal 14 Agustus 2014, yang dimintakan banding tersebut harus diubah sehingga amar selengkapnya sebagaimana tersebut dalam amar putusan dibawah ini;
Menimbang, bahwa dalam perkara ini terhadap Terdakwa telah dikenakan penangkapan dan penahanan yang sah, maka masa penangkapan dan penahanan tersebut harus dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;
Menimbang, bahwa tidak ada alasan untuk mengeluarkan Terdakwa dari tahanan, karenanya Terdakwa tetap ditahan;
Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa tetap dinyatakan bersalah dan dipidana, maka dibebani pula untuk membayar biaya perkara yang timbul dikedua tingkat peradilan;
Mengingat dan Memperhatikan ketentuan pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 35 tahun 2009 tentang narkotika, pasal 111 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 35 tahun 2009 tentang narkotika, pasal 197 Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 36 tahun 2009 tentang kesehatan, Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 8 Tahun 1981 tentang KUHAP, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku yang berhubungan dengan perkara ini;
M E N G A D I L I :
Menerima permintaan banding dari Penasihat Hukum Terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum tersebut;
Mengubah Putusan Pengadilan Negeri Medan nomor : 973/Pid.B/2014/PN.Mdn tanggal 14 Agustus 2014, yang dimintakan banding tersebut sekedar hukuman pidana yang dijatuhkan terhadap Terdakwa, sehingga amar selengkapnya berbunyi sebagai berikut :
Menyatakan terdakwa SYARIFUDDIN seperti tersebut diatas tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana di dakwakan dalam dakwaan Kesatu Primair;
Membebaskan terdakwa SYARIFUDDIN dari dakwaan kesatu Primair tersebut;
Menyatakan terdakwa SYARIFUDDIN telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana :
KESATU (SUBSIDAIR) : Tanpa hak atau melawan hukum dengan permufakatan jahat menguasai Narkotika Golongan I bukan tanaman;
KEDUA : Tanpa hak atau melawan hukum dengan permufakatan jahat menguasai Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman, dan;
KETIGA : Tanpa hak memproduksi sediaan farmasi tanpa ijin sedar;
Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama : 19 (sembilan belas) tahun dan denda sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah), dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan hukuman 1 (satu) tahun penjara;
Menetapkan lamanya penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan sepenuhnya dari pidana yang dijatuhkan;
Menetapkan agar terdakwa tetap ditahan;
Menetapkan barang bukti berupa :
-
-
NO KODE NAMA BARANG JUMLAH YANG DISITA 1 2 3 4 1. A Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna merah 6 (enam) bungkus berisikan 358 (tiga ratus lima puluh delapan) butir seberat 124 (seratus dua puluh empat) gram 2. B Narkotika Jenis Pil Ecstasy warna coklat 10 (sepuluh) bungkus berisikan 719 (tujuh ratus sembilan belas) butir seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram 3. C Pil Tablet warna putih ukuran besar 2 (dua) bungkus berisikan 585 (lima ratus delapan puluh lima) butir seberat 422 (empat ratus dua puluh dua) gram 4. D Pil Tablet warna putih ukuran kecil 1 (satu) bungkus berisikan 543 (lima ratus empat puluh tiga) butir seberat 64 (enam puluh empat) gram 5. E Pil Neurodex @500 mg
4 (empat) butir 6. F Pil Lostacef @500 mg 4 (empat) butir 7. G Pil Paracetamol @500 mg 6 (enam) butir 8. H Pil Etadexta 6 (enam) butir 9. I Pil Metronidazol @500 mg 6 (enam) butir 10. J Narkotika Jenis Shabu 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram 11. K Kristal warna putih 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram 12. L Narkotika Jenis Ganja 1 (satu) bungkus seberat 21 (dua puluh satu) gram 13. M1 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 28 (dua puluh delapan) gram 14. M2 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 15. M3 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 66 (enam puluh enam) gram 16. M4 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 55,3 (lima puluh lima koma tiga) gram 17. M5 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 34 (tiga puluh empat) gram 18. M6 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 572 (lima ratus tujuh puluh dua) gram 19. M7 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 100 (seratus) gram 20. M8 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) gram 21. M9 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram 22. M10 Tepung warna putih 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram 23. N Tepung warna kuning 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram 24. O Tepung warna hijau muda 1 (satu) bungkus seberat 80 (delapan puluh) gram 25. P1 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 116 (seratus enam belas) gram 26. P2 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 20 (dua puluh) gram 27. P3 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 8 (delapan) gram 28. P4 Tepung warna hitam 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 29. Q Tepung warna hijau tua 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 30. R1 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 49 (empat puluh sembilan) gram 41. R2 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 96 (sembilan puluh enam) gram 42. R3 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 128 (seratus dua puluh delapan) gram 43. R4 Tepung warna coklat tua 1 (satu) bungkus seberat 24 (dua puluh empat) gram 44. S Tepung warna nila 1 (satu) bungkus seberat 42 (empat puluh dua) gram 45. T1 Tepung warna coklat muda 1 (satu) bungkus seberat 102 (seratus dua) gram 46. T2 Tepung warna coklat muda 1 (satu) bungkus seberat 48 (empat puluh delapan) gram 47. U1 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 16,6 (enam belas koma enam) gram 48. U2 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 32 (tiga puluh dua) gram 49. U3 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 2 (dua) gram 50. U4 Tepung warna merah muda 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram 51. V Tepung warna merah tua 1 (satu) bungkus seberat 14 (empat belas) gram 52. W Tepung warna kuning muda 1 (satu) bungkus seberat 26 (dua puluh enam) gram 53. X Tepung warna hijau muda 1 (satu) bungkus seberat 4 (empat) gram 54. Y1 Tepung warna merah kecoklatan 1 (satu) bungkus seberat 108 (seratus delapan) gram 55. Y2 Tepung warna merah kecoklatan 1 (satu) bungkus seberat 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) gram 56. Z Tepung warna putih kecoklatan 1 (satu) bungkus seberat 6 (enam) gram 57. AA Tepung warna coklat kekuningan 1 (satu) bungkus seberat 54 (lima puluh empat) gram 58. AB Obat kecil 9 (sembilan) botol 59. AC Lidocaine HCL @ 2ml 3 (tiga) kotak berisikan 53 (lima puluh tiga) ampul 60. AD Plastik klip warna putih transparan 1 (satu) bungkus 61. AE Microcomputer electric induction cooker 1 (satu) set 62. AF1 Saringan terbuat dari plastik warna hijau 1 (satu) buah 63. AF2 Saringan terbuat dari stanles warna putih 1 (satu) buah 64. AG Dompet warna hitam berisikan Alat cetak Pil Ecstasy 2 (dua) set 65. AH1 Timbangan digital merek CHQ Pocket Scale 1 (satu) set 66. AH2 Timbangan digital merek Tanita 1 (satu) set 67. AI Penggiling obat 2 (dua) set 68. AJ Pipet plastik warna putih 1 (satu) bungkus 69. AK Cairan bening 1 (satu) botol plastik kecil warna putih 70. AL Cairan bening 1 (satu) botol plastik besar warna putih 71. AM Cairan hitam 1 (satu) botol plastik besar warna putih 72. AN Alkohol 96% 1 (satu) botol plastik besar warna putih 73. AO Bong (alat isap shabu) 2 (dua) set 74. AP Pipet kaca / Pirek 69 (enam puluh sembilan) batang 75. AQ Pipet kaca bekas mengisap shabu 3 (tiga) batang 76. AR Bais (alat pres) merek Tekiro 1 (satu) set 77. AS Cairan bening (tiga) jeregen plastik putih
-
Seluruhnya dikembalikan kepada Penuntut Umum untuk dipergunakan sebagai bukti dalam berkas perkara an. ULLIA SUHENDRA;
Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa dalam kedua tingkat peradilan, yang ditingkat banding sebesar Rp 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah).
Demikianlah diputuskan dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan pada hari Selasa tanggal 30 September 2014 oleh Kami : H. BACHTIAR AMS, SH. Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Medan sebagai Hakim Ketua Majelis, AMRIL, SH. MHum dan MARYANA, SH.MH., masing-masing sebagai Hakim-Hakim Anggota, yang ditunjuk untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut dalam peradilan tingkat banding, berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 23 September 2014, nomor : 525/PID.SUS/2014/PT-MDN, putusan tersebut diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Rabu tanggal 1 Oktober 2014, oleh Hakim Ketua Majelis dengan didampingi Hakim-Hakim Anggota serta BHINNEKA PUTRA GINTING, SH.MH. sebagai Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Medan, tanpa dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa.
HAKIM ANGGOTA, KETUA MAJELIS,
ttd ttd
1. AMRIL, SH. MHum. H. BACHTIAR AMS, SH.
ttd
2. MARYANA, SH.MH.
PANITERA PENGGANTI,
ttd
BHINNEKA PUTRA GINTING, SH.MH.