- 24/Pid.Sus/2016/PN.SLK
Putusan PN SOLOK Nomor - 24/Pid.Sus/2016/PN.SLK
Defendants / Respondents (1)
Responding side
Defendant (1)
- NOFERIUS alias NOF
MENGADILI : - Menyatakan Terdakwa Noferius alias Nof tersebut diatas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ”tidak memiliki keahlian dan kewenangan melakukan praktik kefarmasian” sebagaimana dalam dakwaan tunggal; - Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu, dengan pidana denda sejumlah Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 4 (empat) bulan; - Menetapkan keseluruhan barang bukti berupa obat keras dalam perkara ini dirampas untuk dimusnahkan, yaitu sebagai berikut: NO NAMA OBAT JUMLAH PRODUKSI KETERANGAN - Altran 11 box Infarmin Farmasi Indusrti Obat Keras - Yekapons 68 Box Yekatria Farma Obat Keras - Fargetix 31 Box Ifars Obat Keras - Opistan 30 box OTTO Obat Keras - Grafamic 3 Box Graha Farma Obat Keras - Diaston 9 Box Ifars Obat Keras - Histigo 12 Box Ifars Obat Keras - Gradilex 2 mg 11 Box Graha Farma Obat Keras - Interhistin 46 Box Interbat Obat Keras - Gabiten 26 Box Ifars Obat Keras - Teosal 60 Box Dexa medica Obat Keras - Eltazon 72 Box Ifars Obat Keras - Methyl prednisolon 4 47 box Dexa Medica Obat Keras - Methyl prednisolon 4 14 Box Mahakam Beta farma Obat Keras - Mexon 56 Box Sampharindo perdana Obat Keras - Molacor 0,5 128 Box Molex Ayus Obat Keras - Asonfen 14 Box Inti Jaya Obat Keras - Lanadexon 109 Box Lansond Perti Agung Obat Keras - Soldextam 42 Box Solas Obat Keras - Dextaf 15 Box Balatif Obat Keras - Grafalin 2 39 Box Graha Farma Obat Keras - Grafalin 4 32 Box Graha Farma Obat Keras - Histapan 31 Box Sanbe Obat Keras - Salbutamol 16 Box First Obat Keras - Zoline 14 Box Pyridam Obat Keras - Fenamin 48 Box Zenith Obat Keras - Amosterra 82 Box Sejahtera Lestari Obat Keras - Vadrol 73 Box Novapharin Obat Keras - Ampicillin 500 17 Box Pharmalaboratorium Obat Keras - Amoxicillin 500 21 Box Pharmalaboratorium Obat Keras - Zoralin krim 84 Tube Medicon Obat Keras - Polofar plus 45 Box Ifars Obat Keras - Isosorbide dinitrat 31 Box INF Obat Keras - Norvom 32 Box Ifars Obat Keras - Tifestan forte 14 Box Balatif Obat Keras - Asam Mefenamat 35 Box Promedraharjo Obat Keras - Toxaprim 42 Box Samco farma Obat Keras - Hidrocortison krim 168 tube Kimia Farma Obat Keras - Asam Mefenamat 4 Box Indo farma Obat Keras - Acyclovir 7 Box Indo Farma Obat Keras - Planotab 10 Box Triyasa Nagamas Obat Keras - Zemoxil 500 3 Box Zenith Obat Keras - Dolodon 500 10 Box Mecosin Obat Keras - Fimestan Forte 32 Box First Obat Keras - Moxaxil 7 Box First Obat Keras - Sammoxin forte 61 Box Samco Obat Keras - Acyclovir krim 13 tube Indofarma Obat Keras - Lisfen 500 8 Box Holifarma Obat Keras - Tracodia 25 Box Yekatrin Obat Keras - Trifastan 8 Box Trifaraya Obat Keras - Witranal 33 Box Itrasal Obat Keras - Ginifar 13 Box Ifars Obat Keras - Lokev 25 Box Ifars Obat Keras - Dikloflam 50 mg 52 Box Molex Ayus Obat Keras - Ibuprofen 96 Box Aditamaraya Obat Keras - Yefamox 59 Box Yekatrin Obat Keras - Novaflox 500 85 Box Novapharin Obat Keras - Fatibact Adult 4 Box Zenith Obat Keras - Ratrim 13 Box Rama Emerald Obat Keras - Pehatrim 12 Box Phapros Obat Keras - Fasiprim 2 Box Ifars Obat Keras - Gratheos 50 52 Box Graha farma Obat Keras - Nilaren 50 95 Box Nicholas Obat Keras - Prostanac 50 12 Box Pyridam Obat Keras - Dexteem plus 38 Box Erlimpex Obat Keras - Divoltar 50 mg 44 Box Kalbe Farma Obat Keras - Erphaflam 30 Box Erlimpex Obat Keras - Zevask 5 mg 39 Box Ifars Obat Keras - Kemoren 50 mg 16 Box Phytokemo Obat Keras - Kaditic 50 19 Box Ifars Obat Keras - Flamenac 50 mg 25 Box Hexapharm Obat Keras - Infantrim 21 Box Molex Ayus Obat Keras - Etamoxul 34 Box Errita Obat Keras - Ciprofloxacin 54 Box Novapharin Obat Keras - Hufacid 5 Box GraciaHusada Obat Keras - Infantrim Forte 1 Box Molex Ayus Obat Keras - Etafiox 54 Box Errita Obat Keras - Pharmamox 500 35 Box Pharma laboratories Obat Keras - Ramoxyl 28 Box Rama Emerald Obat Keras - Grafachlor 111 Box Grahafarma Obat Keras - Cortidex 29 Box Sanbe Obat Keras - Ermethason 0,5 55 Box Erlimpex Obat Keras - Captopril 25 mg 56 Box Indofarma Obat Keras - Atranac 50 Mg 47 Box Corsa Obat Keras - Nufadex 34 Box Nufarindo Obat Keras - Yefamox 29 Box Yekatria farma Obat Keras - Broadamox 12 Box Shamparindo Obat Keras - Cargesik 500 3 Box Sampharindo Obat Keras - Yusimox 30 Box Ifars Obat Keras - Scandexon 2 Box Tempo Obat Keras - Furosemid 40 mg 38 Box First Obat Keras - Fenaren 19 Box Bernofarm Obat Keras - Meloxicam 0,75 55 Box Indofarma Obat Keras - Mezac 50 7 Box Meprofarm Obat Keras - Dexclosan 51 Box Rama emerald Obat Keras - Omeprazole 30 Box Novapharin Obat Keras - Ponstan 13 Box Pfizer Obat Keras - Redusec 23 Box Solas Obat Keras - Lansoprazole 20 Box Novell Obat Keras - Kalmethason 6 Box Kalbe Obat Keras - Meloxicam 7,5 mg 4 Box Otto Obat Keras - Meloxicam 15 mg 8 Box Otto Obat Keras - Novastan 30 Box Novapharin Obat Keras - Costan 34 Box Samcofarma Obat Keras - Nichostan 32 Box Nicholas Obat Keras - Etadex 24 Box Errita Obat Keras - Novadex 0,5 mg 22 Box Novapharin Obat Keras - Farsifen 400 mg 38 Box Ifars Obat Keras - Ermethason 0,75 16 Box Erlimpex Obat Keras - Molacort 54 Box Molex Ayus Obat Keras - Tazimut 0,75 84 Box Baltif Obat Keras - Gricin 125 143 Box Novapharin Obat Keras - Pritacort 33 Box Molex Ayus Obat Keras - Incidal Od 1 Box Bayer Obat Keras - Dexaharsen 0,75 92 Box Harsen Obat Keras - Dexaharsen 0,5 9 Box Harsen Obat Keras - Klorfeson krim 347 Tube Molex Ayus Obat Keras - Seleskol 250 20 Box Sejahtera Lestari Obat Keras - Winatrin 10 Box Ifars Obat Keras - Megatic 50 21 Box Ifars Obat Keras - Microtina 15 Box Pyridam Obat Keras - Nichomycin 9 box Nicholas Obat Keras - Cetrol 8 Box Solas Obat Keras - Selvim 7 Box Ifars Obat Keras - Cetirizine 10 13 Box Novell Obat Keras - Enbatic 6 Box Erela Obat Keras - Reco tetes telinga 3 Box Global Obat Keras - Levofloxacin 3 Box Indofarma Obat Keras - Dexicorta 0,5 3 Box Zenith Obat Keras - Novachlor 1 Box Novapharin Obat Keras - Simvastatin 8 Box Novell Obat Keras - Amlodipin 5 mg 7 Box Yarindo Obat Keras - Loratadine 17 Box Promed Obat Keras - Amlodipine 5 mg 8 Box Ifars Obat Keras - Natrium Diklofenac 25 2 Box First Obat Keras - Digoxin 0,25 14 Box First Obat Keras - Natrium Diklofenac 50 6 Box First Obat Keras - Natrium Diklofenac 50 35 Box Novell Obat Keras - Cetrizine 10 mg 3 Box First Obat Keras - Clindamycin 150 mg 9 Box Dexa Medica Obat Keras - Amlodipine 5 mg 62 Box Dexa Medica Obat Keras - Dolorstan 2 Box Rama Emerald Obat Keras - Faridexon Forte 20 Box Ifars Obat Keras - Penicillin V 50.000 59 Box Erella Obat Keras - Megasonum 38 Box MEF Obat Keras - Faridexon 0,5 47 Box Ifars Obat Keras - Farsiretic 26 Box Ifars Obat Keras - Bevalex krim 192 tube Molex Ayus Obat Keras - Etadexta 33 Box Errita Obat Keras - Betahistin 6 mg 16 Box Novell Obat Keras - Molacort 0,75 1 Box Molex Ayus Obat Keras - Benostan 49 Box Bernofarm Obat Keras - Bintamox 27 Box Hexaparm Obat Keras - Novamox 17 Box Novapharin Obat Keras - Moxigra 51 Box Graha farma Obat Keras - Membebankan kepada Terdakwa membayar biaya perkara sejumlah Rp. 3.000,- (tiga ribu rupiah);
P U T U S A N
Nomor: 24/Pid.Sus/2016/PN.SLK
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Pengadilan Negeri Solok yang mengadili perkara-perkara pidana pada pengadilan tingkat pertama, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :
| Nama Lengkap | : | NOFERIUS alias NOF; |
| Tempat lahir | : | Sungai Jambu; |
| Umur/ tanggal lahir | : | 50tahun /10 Nopember 1965; |
| Jenis kelamin | : | Laki-laki; |
| Kewarganegaraan | : | Indonesia; |
| Tempat tinggal | : | Jalan Kampung Marah Yulius Rt. 002/Rw. 002 Kelurahan VI Suku Lubuk Sikarah Kota Solok; |
| Agama | : | Islam; |
| Pekerjaan | : | Pedagang; |
Terdakwatidak dilakukan tindakan Penahanan;
Terdakwa dipersidangan tidak didampingi oleh Penasihat Hukum;
PENGADILAN NEGERI tersebut;
Telah membaca:
Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Nomor. 24/Pen.Pid/2016/PN.Slk, tanggal 1 April 2016, tentang penunjukkan Majelis Hakim yang mengadili perkara ini;
Penetapan Hakim Pengadilan Negeri Nomor. 24/Hk/Pen.Pid/2016/PN.Slk, tanggal 1 April 2016, tentang Penetapan Hari Sidang;
Berkas perkara dan surat-surat lain yang bersangkutan;
Setelah memperhatikan Alat Bukti dan barang bukti yang diajukan di persidangan;
Setelah mendengar pembacaan tuntutan pidana yang diajukan oleh Penuntut Umum yang pada pokoknya sebagai berikut:
Menyatakan Terdakwa Noferius alias Nof terbukti bersalah melakukan tindak pidana “tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian” sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal198 jo Pasal 108 Undang Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dalam surat dakwaan kami;
Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa berupa pidana denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) subsider 6 (enam) bulan kurungan;
Menyatakan barang bukti berupa;
| NO | NAMA OBAT | JUMLAH | PRODUKSI | KETERANGAN |
| 1 | Altran | 11 box | Infarmin Farmasi Indusrti | Obat Keras |
| 2 | Yekapons | 68 Box | Yekatria Farma | Obat Keras |
| 3 | Fargetix | 31 Box | Ifars | Obat Keras |
| 4 | Opistan | 30 box | OTTO | Obat Keras |
| 5 | Grafamic | 3 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 6 | Diaston | 9 BOx | Ifars | Obat Keras |
| 7 | Histigo | 12 Box | Ifars | Obat Keras |
| 8 | Gradilex 2 mg | 11 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 9 | Interhistin | 46 Box | Interbat | Obat Keras |
| 10 | Gabiten | 26 Box | Ifars | Obat Keras |
| 11 | Teosal | 60 Box | Dexa medica | Obat Keras |
| 12 | Eltazon | 72 Box | Ifars | Obat Keras |
| 13 | Methyl prednisolon 4 | 47 box | Dexa Medica | Obat Keras |
| 14 | Methyl prednisolon 4 | 14 Box | Mahakam Beta farma | Obat Keras |
| 15 | Mexon | 56 Box | Sampharindo perdana | Obat Keras |
| 16 | Molacor 0,5 | 128 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 17 | Asonfen | 14 Box | Inti Jaya | Obat Keras |
| 18 | Lanadexon | 109 Box | Lansond Perti Agung | Obat Keras |
| 19 | Soldextam | 42 Box | Solas | Obat Keras |
| 20 | Dextaf | 15 Box | Balatif | Obat Keras |
| 21 | Grafalin 2 | 39 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 22 | Grafalin 4 | 32 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 23 | Histapan | 31 Box | Sanbe | Obat Keras |
| 24 | Salbutamol | 16 Box | First | Obat Keras |
| 25 | Zoline | 14 Box | Pyridam | Obat Keras |
| 26 | Fenamin | 48 Box | Zenith | Obat Keras |
| 27 | Amosterra | 82 Box | Sejahtera Lestari | Obat Keras |
| 28 | Vadrol | 73 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 29 | Ampicillin 500 | 17 Box | Pharmalaboratorium | Obat Keras |
| 30 | Amoxicillin 500 | 21 Box | Pharmalaboratorium | Obat Keras |
| 31 | Zoralin krim | 84 Tube | Medicon | Obat Keras |
| 32 | Polofar plus | 45 Box | Ifars | Obat Keras |
| 33 | Isosorbide dinitrat | 31 Box | INF | Obat Keras |
| 34 | Norvom | 32 Box | Ifars | Obat Keras |
| 35 | Tifestan forte | 14 Box | Balatif | Obat Keras |
| 36 | Asam Mefenamat | 35 Box | Promedraharjo | Obat Keras |
| 37 | Toxaprim | 42 Box | Samco farma | Obat Keras |
| 38 | Hidrocortison krim | 168 tube | Kimia Farma | Obat Keras |
| 39 | Asam Mefenamat | 4 Box | Indo farma | Obat Keras |
| 40 | Acyclovir | 7 Box | Indo Farma | Obat Keras |
| 41 | Planotab | 10 Box | Triyasa Nagamas | Obat Keras |
| 42 | Zemoxil 500 | 3 Box | Zenith | Obat Keras |
| 43 | Dolodon 500 | 10 Box | Mecosin | Obat Keras |
| 44 | Fimestan Forte | 32 Box | First | Obat Keras |
| 45 | Moxaxil | 7 Box | First | Obat Keras |
| 46 | Sammoxin forte | 61 Box | Samco | Obat Keras |
| 47 | Acyclovir krim | 13 tube | Indofarma | Obat Keras |
| 48 | Lisfen 500 | 8 Box | Holifarma | Obat Keras |
| 49 | Tracodia | 25 Box | Yekatrin | Obat Keras |
| 50 | Trifastan | 8 Box | Trifaraya | Obat Keras |
| 51 | Witranal | 33 Box | Itrasal | Obat Keras |
| 52 | Ginifar | 13 Box | Ifars | Obat Keras |
| 53 | Lokev | 25 Box | Ifars | Obat Keras |
| 54 | Dikloflam 50 mg | 52 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 55 | Ibuprofen | 96 Box | Aditamaraya | Obat Keras |
| 56 | Yefamox | 59 Box | Yekatrin | Obat Keras |
| 57 | Novaflox 500 | 85 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 58 | Fatibact Adult | 4 Box | Zenith | Obat Keras |
| 59 | Ratrim | 13 Box | Rama Emerald | Obat Keras |
| 60 | Pehatrim | 12 Box | Phapros | Obat Keras |
| 61 | Fasiprim | 2 Box | Ifars | Obat Keras |
| 62 | Gratheos 50 | 52 Box | Graha farma | Obat Keras |
| 63 | Nilaren 50 | 95 Box | Nicholas | Obat Keras |
| 64 | Prostanac 50 | 12 Box | Pyridam | Obat Keras |
| 65 | Dexteem plus | 38 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 66 | Divoltar 50 mg | 44 Box | Kalbe Farma | Obat Keras |
| 67 | Erphaflam | 30 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 68 | Zevask 5 mg | 39 Box | Ifars | Obat Keras |
| 69 | Kemoren 50 mg | 16 Box | Phytokemo | Obat Keras |
| 70 | Kaditic 50 | 19 Box | Ifars | Obat Keras |
| 71 | Flamenac 50 mg | 25 Box | Hexapharm | Obat Keras |
| 72 | Infantrim | 21 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 73 | Etamoxul | 34 Box | Errita | Obat Keras |
| 74 | Ciprofloxacin | 54 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 75 | Hufacid | 5 Box | GraciaHusada | Obat Keras |
| 76 | Infantrim Forte | 1 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 77 | Etafiox | 54 Box | Errita | Obat Keras |
| 78 | Pharmamox 500 | 35 Box | Pharma laboratories | Obat Keras |
| 79 | Ramoxyl | 28 Box | Rama Emerald | Obat Keras |
| 80 | Grafachlor | 111 Box | Grahafarma | Obat Keras |
| 81 | Cortidex | 29 Box | sanbe | Obat Keras |
| 82 | Ermethason 0,5 | 55 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 83 | Captopril 25 mg | 56 Box | Indofarma | Obat Keras |
| 84 | Atranac 50 Mg | 47 Box | Corsa | Obat Keras |
| 85 | Nufadex | 34 Box | Nufarindo | Obat Keras |
| 86 | Yefamox | 29 Box | Yekatria farma | Obat Keras |
| 87 | Broadamox | 12 Box | Shamparindo | Obat Keras |
| 88 | Cargesik 500 | 3 Box | Sampharindo | Obat Keras |
| 89 | Yusimox | 30 Box | Ifars | Obat Keras |
| 90 | Scandexon | 2 Box | Tempo | Obat Keras |
| 91 | Furosemid 40 mg | 38 Box | First | Obat Keras |
| 92 | Fenaren | 19 Box | Bernofarm | Obat Keras |
| 93 | Meloxicam 0,75 | 55 Box | Indofarma | Obat Keras |
| 94 | Mezac 50 | 7 Box | Meprofarm | Obat Keras |
| 95 | Dexclosan | 51 Box | Rama emerald | Obat Keras |
| 96 | Omeprazole | 30 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 97 | Ponstan | 13 Box | Pfizer | Obat Keras |
| 98 | Redusec | 23 Box | Solas | Obat Keras |
| 99 | Lansoprazole | 20 Box | Novell | Obat Keras |
| 100 | Kalmethason | 6 Box | Kalbe | Obat Keras |
| 101 | Meloxicam 7,5 mg | 4 Box | Otto | Obat Keras |
| 102 | Meloxicam 15 mg | 8 Box | Otto | Obat Keras |
| 103 | Novastan | 30 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 104 | Costan | 34 Box | Samcofarma | Obat Keras |
| 105 | Nichostan | 32 Box | Nicholas | Obat Keras |
| 106 | Etadex | 24 Box | Errita | Obat Keras |
| 107 | Novadex 0,5 mg | 22 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 108 | Farsifen 400 mg | 38 Box | Ifars | Obat Keras |
| 109 | Ermethason 0,75 | 16 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 110 | Molacort | 54 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 111 | Tazimut 0,75 | 84 Box | Baltif | Obat Keras |
| 112 | Gricin 125 | 143 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 113 | Pritacort | 33 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 114 | Incidal Od | 1 Box | Bayer | Obat Keras |
| 115 | Dexaharsen 0,75 | 92 Box | Harsen | Obat Keras |
| 116 | Dexaharsen 0,5 | 9 Box | Harsen | Obat Keras |
| 117 | Klorfeson krim | 347 Tube | Molex Ayus | Obat Keras |
| 118 | Seleskol 250 | 20 Box | Sejahtera Lestari | Obat Keras |
| 119 | Winatrin | 10 Box | Ifars | Obat Keras |
| 120 | Megatic 50 | 21 Box | Ifars | Obat Keras |
| 121 | Microtina | 15 Box | Pyridam | Obat Keras |
| 122 | Nichomycin | 9 box | Nicholas | Obat Keras |
| 123 | Cetrol | 8 Box | solas | Obat Keras |
| 124 | Selvim | 7 Box | Ifars | Obat Keras |
| 125 | Cetirizine 10 | 13 Box | Novell | Obat Keras |
| 126 | Enbatic | 6 Box | Erela | Obat Keras |
| 127 | Reco tetes telinga | 3 Box | Global | Obat Keras |
| 128 | Levofloxacin | 3 Box | Indofarma | Obat Keras |
| 129 | Dexicorta 0,5 | 3 Box | Zenith | Obat Keras |
| 130 | Novachlor | 1 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 131 | Simvastatin | 8 Box | Novell | Obat Keras |
| 132 | Amlodipin 5 mg | 7 Box | Yarindo | Obat Keras |
| 133 | Loratadine | 17 Box | Promed | Obat Keras |
| 134 | Amlodipine 5 mg | 8 Box | Ifars | Obat Keras |
| 135 | Natrium Diklofenac 25 | 2 Box | First | Obat Keras |
| 136 | Digoxin 0,25 | 14 Box | First | Obat Keras |
| 137 | Natrium Diklofenac 50 | 6 Box | First | Obat Keras |
| 138 | Natrium Diklofenac 50 | 35 Box | Novell | Obat Keras |
| 139 | Cetrizine 10 mg | 3 Box | First | Obat Keras |
| 140 | Clindamycin 150 mg | 9 Box | Dexa Medica | Obat Keras |
| 141 | Amlodipine 5 mg | 62 Box | Dexa Medica | Obat Keras |
| 142 | Dolorstan | 2 Box | Rama Emerald | Obat Keras |
| 143 | Faridexon Forte | 20 Box | Ifars | Obat Keras |
| 144 | Penicillin V 50.000 | 59 Box | Erella | Obat Keras |
| 145 | Megasonum | 38 Box | MEF | Obat Keras |
| 146 | Faridexon 0,5 | 47 Box | ifars | Obat Keras |
| 147 | Farsiretic | 26 Box | Ifars | Obat Keras |
| 148 | Bevalex krim | 192 tube | Molex Ayus | Obat Keras |
| 149 | Etadexta | 33 Box | Errita | Obat Keras |
| 150 | Betahistin 6 mg | 16 Box | Novell | Obat Keras |
| 151 | Molacort 0,75 | 1 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 152 | Benostan | 49 Box | Bernofarm | Obat Keras |
| 153 | Bintamox | 27 Box | Hexaparm | Obat Keras |
| 154 | Novamox | 17 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 155 | Moxigra | 51 Box | Graha farma | Obat Keras |
Dirampas untuk dimusnahkan
MenetapkanTerdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000 (dua ribu rupiah);
Setelah mendengar Pembelaan/PermohonanTerdakwa yang pada pokoknya:
Mohon barang bukti yang disita berupa obat-obatan, supaya dikembalikan kepada Terdakwa, karena Terdakwa masih berhutang dan belum melunasi pembayaran obat-obatan tersebut;
Oleh karena Terdakwa sudah memiliki apotek, maka Terdakwa tidak tahu jika menyimpan obat-obatan di rumahnya merupakan perbuatan yang dilarang, dan sekarang atas anjuran dari Pihak BPOM, Terdakwa sudah mengurus izin untuk membuka tempat penjualan yang baru;
Terdakwa adalah tulang punggung keluarganya oleh karena itu Terdakwa mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim agar dijatuhkan hukuman yang seringan-ringannya;
Telah pula mengengar tanggapan lisan (Replik) Penuntut Umum terhadap Pembelaan/Permohonan dari Terdakwa dan Tanggapan Terdakwa (Duplik) atas Replik Penuntut Umum yang pada pokoknya masing-masing tetap dengan tuntutan dan pembelaannya yang diajukannya semula;
Menimbang, bahwa Terdakwa diajukan ke persidangan oleh Penuntut Umum didakwa berdasarkan surat dakwaan sebagai berikut:
Bahwa Terdakwa Noferius alias Nof pada hari Rabu tanggal 16 September 2015 sekira Jam 16.00 Wib, atau setidak tidaknya pada waktu lain dalam bulan September tahun 2015 atau di tahun 2015, bertempat di Jalan Kpt Marah Yulius Rt. 002 Rw. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok atau setidak tidaknya di tempat lain yang masih termasuk wilayah hukum Pengadilan Negeri Solok yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian, yang mana perbuatan tersebut dilakukan oleh Terdakwa dengan cara sebagai berikut:
Bahwa pada hari Rabu tanggal 16 September 2015 sekira jam 16.00 Wib bertempat di rumah Terdakwa di Jalan Kpt Marah Yulius Rt. 002 Rw. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok, Saksi Dasrizal, SE beserta petuga BBPOM Cabang Padang telah melakukan pemeriksaan di rumah Terdakwa dan ditemukan obat keras di tempat penyimpanan obat yang disusun di rak-rak kayu sebanyak 155 (seratus lima puluh lima) jenis obat. Adapun 155 (seratu lima puluh lima) jenis obat keras yang ditemukan oleh petugas dari BBPOM cabang Padang adalah sebagai berikut:
| NO | NAMA OBAT | JUMLAH | PRODUKSI | KETERANGAN |
| 1 | Altran | 11 box | Infarmin Farmasi Indusrti | Obat Keras |
| 2 | Yekapons | 68 Box | Yekatria Farma | Obat Keras |
| 3 | Fargetix | 31 Box | Ifars | Obat Keras |
| 4 | Opistan | 30 box | OTTO | Obat Keras |
| 5 | Grafamic | 3 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 6 | Diaston | 9 Box | Ifars | Obat Keras |
| 7 | Histigo | 12 Box | Ifars | Obat Keras |
| 8 | Gradilex 2 mg | 11 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 9 | Interhistin | 46 Box | Interbat | Obat Keras |
| 10 | Gabiten | 26 Box | Ifars | Obat Keras |
| 11 | Teosal | 60 Box | Dexa medica | Obat Keras |
| 12 | Eltazon | 72 Box | Ifars | Obat Keras |
| 13 | Methyl prednisolon 4 | 47 box | Dexa Medica | Obat Keras |
| 14 | Methyl prednisolon 4 | 14 Box | Mahakam Beta farma | Obat Keras |
| 15 | Mexon | 56 Box | Sampharindo perdana | Obat Keras |
| 16 | Molacor 0,5 | 128 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 17 | Asonfen | 14 Box | Inti Jaya | Obat Keras |
| 18 | Lanadexon | 109 Box | Lansond Perti Agung | Obat Keras |
| 19 | Soldextam | 42 Box | Solas | Obat Keras |
| 20 | Dextaf | 15 Box | Balatif | Obat Keras |
| 21 | Grafalin 2 | 39 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 22 | Grafalin 4 | 32 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 23 | Histapan | 31 Box | Sanbe | Obat Keras |
| 24 | Salbutamol | 16 Box | First | Obat Keras |
| 25 | Zoline | 14 Box | Pyridam | Obat Keras |
| 26 | Fenamin | 48 Box | Zenith | Obat Keras |
| 27 | Amosterra | 82 Box | Sejahtera Lestari | Obat Keras |
| 28 | Vadrol | 73 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 29 | Ampicillin 500 | 17 Box | Pharmalaboratorium | Obat Keras |
| 30 | Amoxicillin 500 | 21 Box | Pharmalaboratorium | Obat Keras |
| 31 | Zoralin krim | 84 Tube | Medicon | Obat Keras |
| 32 | Polofar plus | 45 Box | Ifars | Obat Keras |
| 33 | Isosorbide dinitrat | 31 Box | INF | Obat Keras |
| 34 | Norvom | 32 Box | Ifars | Obat Keras |
| 35 | Tifestan forte | 14 Box | Balatif | Obat Keras |
| 36 | Asam Mefenamat | 35 Box | Promedraharjo | Obat Keras |
| 37 | Toxaprim | 42 Box | Samco farma | Obat Keras |
| 38 | Hidrocortison krim | 168 tube | Kimia Farma | Obat Keras |
| 39 | Asam Mefenamat | 4 Box | Indo farma | Obat Keras |
| 40 | Acyclovir | 7 Box | Indo Farma | Obat Keras |
| 41 | Planotab | 10 Box | Triyasa Nagamas | Obat Keras |
| 42 | Zemoxil 500 | 3 Box | Zenith | Obat Keras |
| 43 | Dolodon 500 | 10 Box | Mecosin | Obat Keras |
| 44 | Fimestan Forte | 32 Box | First | Obat Keras |
| 45 | Moxaxil | 7 Box | First | Obat Keras |
| 46 | Sammoxin forte | 61 Box | Samco | Obat Keras |
| 47 | Acyclovir krim | 13 tube | Indofarma | Obat Keras |
| 48 | Lisfen 500 | 8 Box | Holifarma | Obat Keras |
| 49 | Tracodia | 25 Box | Yekatrin | Obat Keras |
| 50 | Trifastan | 8 Box | Trifaraya | Obat Keras |
| 51 | Witranal | 33 Box | Itrasal | Obat Keras |
| 52 | Ginifar | 13 Box | Ifars | Obat Keras |
| 53 | Lokev | 25 Box | Ifars | Obat Keras |
| 54 | Dikloflam 50 mg | 52 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 55 | Ibuprofen | 96 Box | Aditamaraya | Obat Keras |
| 56 | Yefamox | 59 Box | Yekatrin | Obat Keras |
| 57 | Novaflox 500 | 85 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 58 | Fatibact Adult | 4 Box | Zenith | Obat Keras |
| 59 | Ratrim | 13 Box | Rama Emerald | Obat Keras |
| 60 | Pehatrim | 12 Box | Phapros | Obat Keras |
| 61 | Fasiprim | 2 Box | Ifars | Obat Keras |
| 62 | Gratheos 50 | 52 Box | Graha farma | Obat Keras |
| 63 | Nilaren 50 | 95 Box | Nicholas | Obat Keras |
| 64 | Prostanac 50 | 12 Box | Pyridam | Obat Keras |
| 65 | Dexteem plus | 38 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 66 | Divoltar 50 mg | 44 Box | Kalbe Farma | Obat Keras |
| 67 | Erphaflam | 30 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 68 | Zevask 5 mg | 39 Box | Ifars | Obat Keras |
| 69 | Kemoren 50 mg | 16 Box | Phytokemo | Obat Keras |
| 70 | Kaditic 50 | 19 Box | Ifars | Obat Keras |
| 71 | Flamenac 50 mg | 25 Box | Hexapharm | Obat Keras |
| 72 | Infantrim | 21 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 73 | Etamoxul | 34 Box | Errita | Obat Keras |
| 74 | Ciprofloxacin | 54 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 75 | Hufacid | 5 Box | GraciaHusada | Obat Keras |
| 76 | Infantrim Forte | 1 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 77 | Etafiox | 54 Box | Errita | Obat Keras |
| 78 | Pharmamox 500 | 35 Box | Pharma laboratories | Obat Keras |
| 79 | Ramoxyl | 28 Box | Rama Emerald | Obat Keras |
| 80 | Grafachlor | 111 Box | Grahafarma | Obat Keras |
| 81 | Cortidex | 29 Box | sanbe | Obat Keras |
| 82 | Ermethason 0,5 | 55 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 83 | Captopril 25 mg | 56 Box | Indofarma | Obat Keras |
| 84 | Atranac 50 Mg | 47 Box | Corsa | Obat Keras |
| 85 | Nufadex | 34 Box | Nufarindo | Obat Keras |
| 86 | Yefamox | 29 Box | Yekatria farma | Obat Keras |
| 87 | Broadamox | 12 Box | Shamparindo | Obat Keras |
| 88 | Cargesik 500 | 3 Box | Sampharindo | Obat Keras |
| 89 | Yusimox | 30 Box | Ifars | Obat Keras |
| 90 | Scandexon | 2 Box | Tempo | Obat Keras |
| 91 | Furosemid 40 mg | 38 Box | First | Obat Keras |
| 92 | Fenaren | 19 Box | Bernofarm | Obat Keras |
| 93 | Meloxicam 0,75 | 55 Box | Indofarma | Obat Keras |
| 94 | Mezac 50 | 7 Box | Meprofarm | Obat Keras |
| 95 | Dexclosan | 51 Box | Rama emerald | Obat Keras |
| 96 | Omeprazole | 30 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 97 | Ponstan | 13 Box | Pfizer | Obat Keras |
| 98 | Redusec | 23 Box | Solas | Obat Keras |
| 99 | Lansoprazole | 20 Box | Novell | Obat Keras |
| 100 | Kalmethason | 6 Box | Kalbe | Obat Keras |
| 101 | Meloxicam 7,5 mg | 4 Box | Otto | Obat Keras |
| 102 | Meloxicam 15 mg | 8 Box | Otto | Obat Keras |
| 103 | Novastan | 30 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 104 | Costan | 34 Box | Samcofarma | Obat Keras |
| 105 | Nichostan | 32 Box | Nicholas | Obat Keras |
| 106 | Etadex | 24 Box | Errita | Obat Keras |
| 107 | Novadex 0,5 mg | 22 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 108 | Farsifen 400 mg | 38 Box | Ifars | Obat Keras |
| 109 | Ermethason 0,75 | 16 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 110 | Molacort | 54 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 111 | Tazimut 0,75 | 84 Box | Baltif | Obat Keras |
| 112 | Gricin 125 | 143 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 113 | Pritacort | 33 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 114 | Incidal Od | 1 Box | Bayer | Obat Keras |
| 115 | Dexaharsen 0,75 | 92 Box | Harsen | Obat Keras |
| 116 | Dexaharsen 0,5 | 9 Box | Harsen | Obat Keras |
| 117 | Klorfeson krim | 347 Tube | Molex Ayus | Obat Keras |
| 118 | Seleskol 250 | 20 Box | Sejahtera Lestari | Obat Keras |
| 119 | Winatrin | 10 Box | Ifars | Obat Keras |
| 120 | Megatic 50 | 21 Box | Ifars | Obat Keras |
| 121 | Microtina | 15 Box | Pyridam | Obat Keras |
| 122 | Nichomycin | 9 box | Nicholas | Obat Keras |
| 123 | Cetrol | 8 Box | solas | Obat Keras |
| 124 | Selvim | 7 Box | Ifars | Obat Keras |
| 125 | Cetirizine 10 | 13 Box | Novell | Obat Keras |
| 126 | Enbatic | 6 Box | Erela | Obat Keras |
| 127 | Reco tetes telinga | 3 Box | Global | Obat Keras |
| 128 | Levofloxacin | 3 Box | Indofarma | Obat Keras |
| 129 | Dexicorta 0,5 | 3 Box | Zenith | Obat Keras |
| 130 | Novachlor | 1 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 131 | Simvastatin | 8 Box | Novell | Obat Keras |
| 132 | Amlodipin 5 mg | 7 Box | Yarindo | Obat Keras |
| 133 | Loratadine | 17 Box | Promed | Obat Keras |
| 134 | Amlodipine 5 mg | 8 Box | Ifars | Obat Keras |
| 135 | Natrium Diklofenac 25 | 2 Box | First | Obat Keras |
| 136 | Digoxin 0,25 | 14 Box | First | Obat Keras |
| 137 | Natrium Diklofenac 50 | 6 Box | First | Obat Keras |
| 138 | Natrium Diklofenac 50 | 35 Box | Novell | Obat Keras |
| 139 | Cetrizine 10 mg | 3 Box | First | Obat Keras |
| 140 | Clindamycin 150 mg | 9 Box | Dexa Medica | Obat Keras |
| 141 | Amlodipine 5 mg | 62 Box | Dexa Medica | Obat Keras |
| 142 | Dolorstan | 2 Box | Rama Emerald | Obat Keras |
| 143 | Faridexon Forte | 20 Box | Ifars | Obat Keras |
| 144 | Penicillin V 50.000 | 59 Box | Erella | Obat Keras |
| 145 | Megasonum | 38 Box | MEF | Obat Keras |
| 146 | Faridexon 0,5 | 47 Box | ifars | Obat Keras |
| 147 | Farsiretic | 26 Box | Ifars | Obat Keras |
| 148 | Bevalex krim | 192 tube | Molex Ayus | Obat Keras |
| 149 | Etadexta | 33 Box | Errita | Obat Keras |
| 150 | Betahistin 6 mg | 16 Box | Novell | Obat Keras |
| 151 | Molacort 0,75 | 1 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 152 | Benostan | 49 Box | Bernofarm | Obat Keras |
| 153 | Bintamox | 27 Box | Hexaparm | Obat Keras |
| 154 | Novamox | 17 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 155 | Moxigra | 51 Box | Graha farma | Obat Keras |
Bahwa Terdakwa telah menyediakan dan mendistribusikan obat keras tersebut semenjak 1 (satu) tahun karena di Apotek Terdakwa tidak memadai dan takut ada kebakaran di Apoteknya dan Terdakwa menjual obat keras tersebut ke Apotek Roza di Muaro Bungo, Apotek Arafah Padang Panjang, Apotek Sri Utama di Batusangkar, Apotek Asia di Bukittingi dan Bidan di Kota Solok dengan cara mendatangi Apotek-Apotek tersebut dengan minta pesanan dan minggu berikutnya Terdakwa baru mengantar obat keras tersebut lansung ke Apotek. Terdakwa dengan melakukan pekerjaan kefarmasian tersebut tidak mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu;
Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 198 Jo Pasal 108 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya Penuntut Umum telah mengajukan Saksi-Saksi yang telah disumpah sebagai berikut:
Saksi DASRIZAL;
Bahwa Saksi adalah PNS pada BB POM Cabang Padang dan ikut melakukan pemeriksaan di rumah Terdakwa;
Bahwa benar telah terjadi tindak pidana praktek kefarmasian pada hari Rabu tanggal 16 September 2015 sekira jam 16.00 WIB bertempat di rumah Terdakwa di Jalan Kapten Marah Yulius RT. 002 RW. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok;
Bahwa benar sebelumnya pada hari Rabu tanggal 16 September 2015, Saksi setelah menerima surat perintah tugas dari Kepala BB POM di Padang, Saksi bersama petugas BB POM lainnya yang berjumlah 5 (lima) orang menuju Apotek Prima Sejati milik Terdakwa yang beralamat di Pasar Raya Solok;
Bahwa benar Saksi di Apotek tersebut, Saksi tidak menemukan administrasi dan tenaga teknis farmasi pada jam buka Apotek sehingga Saksi bersama petugas lainnya melanjutkan pemeriksaan ke rumah Terdakwa di Jalan Kapten Marah Yulius RT. 002 RW. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok;
Bahwa jarak antara rumah Apotek ke rumah Terdakwa kurang lebih 1 (satu) km;
Bahwa benar setelah dilakukan pemeriksaan di rumah Terdakwa, ditemukan obat keras yang ditempat penyimpanan obat yang disusun di rak-rak dalam almari dalam kamar Terdakwa;
Bahwa Saksi mengetahui bahwa itu adalah obat keras dari nama obat dan penandaan obat tersebut dan Saksi juga bertugas di bidang pemeriksaan dan penyidikan BB Pom di Padang;
Bahwa adapun obat keras yang disita oleh penyidik BB POM Padang sebanyak 155 (seratus lima puluh lima) jenis obat;
Bahwa benar Saksi melakukan pemeriksaan di rumah Terdakwa, Saksi ada menanyakan tentang izin penyimpanan obat dan pendistribusiannya, Terdakwa menjelaskan tidak memiliki izin untuk menyimpan di rumahnya dan menjual bermacam obat keras tersebut;
Bahwa selain tidak memiliki izin edar obat keras, Terdakwa juga tidak memiliki keahlian;
Bahwa dirumah Terdakwa, selain obat keras terdapat beberapa obat bebas;
Bahwa perbedaan antara obat keras ada tanda merah dan berlogo huruf K sedangkan obat biasa ada tanda hijau;
Bahwa benar sejumlah 155 (seratus lima puluh lima) jenis obat keras yang disita oleh Penyidik BB POM Padang dikumpulkan dan dihitung jumlahnya serta di masukkan ke dalam karung plastik guna disimpan di kantor BB POM Padang;
Menurut pengakuan Terdakwa, Terdakwa telah menyediakan dan mendistribusikan obat keras tersebut semenjak 1 (satu) tahun karena di Apotek Terdakwa tidak memadai dan takut ada kebakaran di Apoteknya;
Bahwa Terdakwa menjual obat keras tersebut ke Apotek Roza di Muaro Bungo, Apotek Arafah Padang Panjang, Apotek Sri Utama di Batusangkar, Apotek Asia di Bukittinggi dan Bidan di Kota Solok dengan cara mendatangi Apotek-Apotek dengan meminta pesanan dan minggu berikutnya Terdakwa mengantar obat keras tersebut langsung ke Apotek;
Terdakwa dalam melakukan pekerjaan kefarmasian tersebut tidak mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu;
Bahwa saat penggerebekkan di rumah Terdakwa, Saksi ada menanyakan mengenai faktur pembelian obat-obat keras tersebut dari Pedagang Besar Farmasi (PBF), akan tetapi Terdakwa tidak bisa menunjukannya;
Bahwa terhadap obat-obat yang disita oleh BB POM tersebut tanpa adanya surat-faktur pembelian dari Pedagang Besar Farmasi (PBF);
Bahwa terhadap keterangan Saksi tersebut, Terdakwa menyampaikan pendapatnya yaitu bahwa Terdakwa baru menjual obat-obatan dalam 1 (satu) tahun ini
Saksi SYABARDI Panggilan ERI;
Bahwa pekerjaan Saksi sehari-hari adalah tukang ojek;
Bahwa benar telah terjadi tindak pidana praktek kefarmasian pada hari Rabu tanggal 16 September 2016 sekira pukul 16.00 WIB bertempat di rumah Terdakwa di Jalan Kapten Marah Yulius RT. 002 RW. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok;
Sebelum penggerebakan di rumah Terdakwa oleh petugas BB POM Padang, Saksi sekitar pukul 15.00 WIB menjemput obat-obat dari Apotek Terdakwa dan dibawa ke rumah Terdakwa;
Bahwa benar Saksi sering mengantarkan obat-obat tersebut dari rumah Terdakwa ke Apotek Terdakwa atau bisa juga dari Apotek Terdakwa ke rumah Terdakwa;
Bahwa upah yang didapat Saksi tidak menentu yaitu paling besar Rp. 150.000,00 (seratus ribu rupiah) seminggu;
Bahwa Saksi bekerja mengantarkan obat tersebut sudah 1 (satu) tahun lamanya;
Bahwa terhadap keterangan Saksi tersebut, Terdakwa tidak ada menyampaikan pendapatnya;
Saksi NOVIANDI YUSYAF;
Bahwa Saksi bekerja di Kantor Lurah sebagai Kasi Trantip Kelurahan VI Suku;
Bahwa benar Saksi sebelumnya tidak mengetahui di rumah Terdakwa disimpan bermacam obat-obat keras;
Bahwa pada hari Rabu tanggal 16 September 2016 sekira pukul 16.00 WIB bertempat dirumah Terdakwa di Jalan Kapten Marah Yulius RT. 002 RW. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok, Saksi disuruh menyaksikan kegiatan yang dilakukan oleh petugas BB POM Padang;
Bahwa adapun kegiatan petugas BB POM Padang waktu itu menyita beberapa obat-obat yang ada dirumah Terdakwa;
Bahwa terhadap keterangan Saksi tersebut, Terdakwa tidak ada menyampaikan pendapatnya;
Saksi IRWIN Panggilan WIN;
Bahwa Saksi adalah Ketua RT dilingkungan tempat tinggal Terdakwa:
Bahwa Saksi datang ke rumah Terdakwa setelah di telepon oleh Saksi Noviandi pada hari Rabu tanggal 16 September 2016 sekira pukul 16.00 WIB bertempat dirumah Terdakwa di Jalan Kapten Marah Yulius RT. 002 RW.002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok;
Bahwa Saksi menyaksikan penyitaan obat-obatan yang dilakukan oleh petugas BB POM Padang dirumah Terdakwa;
Bahwa dirumah Terdakwa banyak disimpan obat-obatan baik digudang belakang maupun di belakang rumah;
Bahwa Saksi tidak mengetahui Terdakwa menyimpan obat tersebut di dalam rumah dan Saksi juga tidak pernah melihat orang lain datang membeli obat ke rumah Terdakwa;
Bahwa terhadap keterangan Saksi tersebut, Terdakwa tidak ada menyampaikan pendapatnya;
Saksi ELSA ASMARA, S.Si., Apt;
Bahwa Saksi adalah Apoteker di apotek Prima Sejati yang modalnya dari Terdakwa;
Bahwa benar telah terjadi tindak pidana praktek kefarmasian pada hari Rabu tanggal 16 September 2016 sekira pukul 16.00 WIB bertempat di rumah Terdakwa di Jalan Kapten Marah Yulius RT. 002 RW. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok;
Saksi tidak mengetahui adanya penyimpanan dan pendistribusian obat keras di rumah Terdakwa di Jalan Kapten Marah Yulius RT. 002 RW. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok;
Saksi bekerja sebagai Apoteker di Apotek Prima Sejati di Pasar Raya Kota Solok sejak tahun 2012 dan digaji Terdakwa;
Bahwa dalam pemesanan obat, tidak boleh atas nama pemilik Apotek, harus Apoteker sendiri;
Bahwa obat keras harus disimpan di Apotek yang mana tempat penyimpanan tidak boleh terpisah dari Apotek;
Bahwa antara Apotek Terdakwa dengan rumah Terdakwa jaraknya lumayan jauh;
Bahwa benar Terdakwa tidak ada izin menyimpan obat keras di rumahnya;
Bahwa obat yang berlabel K warna merah harus disimpan di belakang Apotek, tidak boleh di etalase Apotek;
Bahwa benar semua yang ada di Apotek adalah tanggung jawab Apoteker;
Bahwa benar Terdakwa kalau memesan obat ke distributor harus dengan persetujuan Saksi;
Bahwa Saksi tidak mengetahui Terdakwa ada mendistribusikan obat ke Apotek lain dan menyimpan obat keras di rumahnya;
Bahwa benar saat penggerebekan di rumah Terdakwa terjadi, Saksi tidak di Apotek karena kondisi Saksi sedang sakit;
Bahwa terhadap keterangan Saksi tersebut, Terdakwa tidak ada menyampaikan pendapatnya;
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya Penuntut Umum telah mengajukan Ahli yang telah disumpah sebagai berikut:
Ahli Drs. M. SUHENDRI, A.Pt, M. Farm;
Bahwa Ahli bekerja di Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) di Padang sejak tahun 1996;
Bahwa Ahli bekerja di Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) di Padangdengan Jabatan Kepala Seksi Penyidikan BB POM Padang;
Bahwa latar belakang Pendidikan terakhir ahli adalah Magister Farmasi tamatan Universitas Andalas Tahun 2007;
Bahwa syarat untuk membuka Apotek adalah harus mempunyai keahlian di bidang obat-obatan dan Apotek harus ada Apotekernya, dan menjual obat-obatan harus ada izin dari Departemen Kesehatan;
Bahwa menurut Ahli obat keras tidak boleh diperjual belikan tanpa resep dokter dan harus sesuai dengan petunjuk dokter sehingga tidak terjadi gangguan kesehatan nantinya seperti kerusakan ginjal, resistensi, kerapuhan tulang, keracunan dan lainnya;
Bahwa sesuai dengan PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian Pasal 1 ayat (23) menyatakan bahwa fasilitas produksi, fasilitas distribusi atau penyaluran sediaan farmasi harus memiliki surat izin kerja;
Bahwa obat keras dapat diketahui dari penandaan yaitu huruf K dalam lingkaran warna merah,Nomor Register, komposisi dan tulisan harus resep dokter sesuai dengan keputusan Badan POM RI Nomor. HK.00.05.3.1950 tanggal 14 Mei 2003 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat dan Surat Edaran Dirjen POM RI Nomor. 4266/AA/II/86 tanggal 26 Agustus 1986 perihal Tanda Khusus Obat Keras (daftar G);
Bahwa pemilik Apotek boleh orang lain sedangkan yang menjadi penanggung jawab dari Apotek tersebut haruslah seorang Apoteker;
Bahwa menurut Ahli, penyimpanan obat disebuah Apotek tidak boleh dipisahkan dari bangunan Apotek (harus dalam bangunan Apotek dan hanya boleh dipisahkan oleh sekat/tembok);
Bahwa dalam pemesanan obat pada suatu Apotek harus persetujuan Apoteker sebagai penanggung jawab sebuah Apotek;
Bahwa Apoteker boleh mengganti obat dari resep dokter asalkan kegunaannya dan dosisnya sama dari resep dokter;
Bahwa penyimpanan obat keras boleh terpisah khusus untuk Pedagang Besar Farmasi (PBF);
Bahwa menurut Ahli, obat keras disita oleh BB POM Padang adalah ilegal karena tidak ada faktur jual belinya dari Pedagang Besar Farmasi (PBF);
Menimbang, bahwa Terdakwa di persidangan telah memberikan keterangan yang pada pokoknya sebagai berikut:
Bahwa Terdakwa membuka usaha Apotek sejak tahun 2012 yang sebelumnya, Terdakwa usaha toko obat saja;
Bahwa pendidikan terakhir Terdakwa adalah Sarjana Ekonomi di Universitas Ekasakti Padang;
Bahwa sebagai syarat mendirikan Apotek adalah harus ada Apotekernya dan untuk memesan obat kepada distributor harus diketahui oleh Apoteker;
Bahwa Terdakwa mengetahui kalasifikasi obat keras dan obat biasa;
Bahwa Terdakwa ada memesan obat ke distributor obat di Pekanbaru dan Padang;
Bahwa yang ditulis di dalam surat permintaan obat kepada Distributor yaitu banyak barang yang dipesan dan yang menandatangani surat permintaan (SP) Apoteker yang ada di Apotek;
Bahwa Apoteker Terdakwa bernama Saksi Elsa, ada menandatangani surat pemesanan obat tersebut, tetapi yang ia tanda tangani adalah kertas kosong kemudian Terdakwa mengisi jumlah dan nama-nama obat yang akan dipesan;
Bahwa yang menentukan banyak obat yang dipesan adalah Terdakwa sendiri;
Bahwa Terdakwa baru mengetahui jika tidak dibenarkan secara undang-undang menyimpan obat-obat keras dirumah, sejak petugas Balai Besar POM datang kerumah Terdakwa;
Bahwa Terdakwa pernah menjual/mendistribusikan obat biasa dan obat-obat keras ke apotek lain seperti ke Padang Panjang, Batu Sangkar, Padang dan Muaro bungo;
Bahwa Saksi Elsa selaku Apoteker di Apotek milik Terdakwa, memiliki kewenangan bertanggung jawab dengan apotek;
Bahwa Saksi Elsa selaku Apoteker tidak pernah mendistribusikan obat-obatan ke Apotek lain;
Bahwa Terdakwa mengakui barang bukti berupa obat-obatan keras yang disita dari rumah Terdakwa, dan Terdakwa mengetahui jenis dan kegunaan dari obat-obatan tersebut;
Bahwa Terdakwa mengetahui jenis obat-obatan dan kegunaan dari obat-obatan yang ada di Apotek dan rumah Terdakwa, adalah berdasarkan ilmu Terdakwa yang diperoleh berdasarkan pengalaman saja, dan Terdakwa tidak ada pernah mengikuti pelatihan atau memiliki sertifikasi tentang kefarmasian yang secara formas diadakan oleh lembaga berwenang;
Bahwa terdakwa pernah diputus bersalah oleh Pengadilan Negeri Solok, karena permasalahan obat-obatan di tahun 2012;
Menimbang, bahwa dalam persidangan ini, Penuntut umum mengajukan barang bukti berupa: obat keras (daftar G), yang terdiri dari 155 (seratus lima puluh lima) jenis nama obat yang telah disita Penyidik BBPOM RI tanggal 16 September 2015 dari Terdakwa, dan Penyitaan tersebut telah disetujui oleh Ketua Pengadilan Negeri Solok sebagaimana dijelaskan dalam Penetapan Nomor: 98/Pen.Pid/2015/PN.Slk tanggal 13 Nopember 2015 tentang Persetujuan Penyitaan terhadap barang bukti perkara aquo;
Menimbang, bahwa barang yang disita tersebut adalah benda-benda yang memiliki korelasi dengan tindak pidana yang didakwakan kepada Terdakwa, oleh sebab itu Majelis Hakim menyimpulkan terhadap benda-benda tersebut dapat digunakan untuk memperkuat alat bukti dan keyakinan Majelis Hakim dalam mengadili perkara ini;
Menimbang, bahwa di persidangan Terdakwa juga mengajukan Foto Copy Surat Izin Apotek Rakyat Nomor 503/02/SIAR/V-2012 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok tanggal 1 Mei 2012, yang didalamnya menerangkan bahwa Dinas Kesehatan Kota Solok telah memberikan izin penyelenggeraan Apotek Rakyat bernama Prima Sejati kepada Elsa Asmara, S.Si., Apt selaku Apoteker dengan menggunakan sarana Terdakwa berdasarkan perjanjian kerjasama antara Terdakwa dengan Saksi Elsa Asmara;
Menimbang, bahwa berdasarkan alat bukti dan barang bukti yang diajukan diperoleh fakta-fakta hukum sebagai berikut:
Bahwa Terdakwa adalah pemilik sarana Apotek Rakyat bernama Prima Sejati beralamat di Blok VII Tahap III nomor 25 Pasar Raya Tanjung Harapan Kota Solok dan yang bertindak selaku Apoteker pengelola Apotek Rakyat tersebut adalah Saksi Elsa Asmara, S.Si. Apt;
Bahwa pada hari pada hari Rabu tanggal 16 September 2015 sekira Jam 16.00 Wib, bertempat di rumah Terdakwa yang berlamat di Jalan Kpt. Marah Yulius Rt. 002 Rw. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok, Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang bernama Saksi Dasrizal, SE beserta petugas Tim lainnya, menemukan obat keras (daftar G), yang terdiri dari 155 (seratus lima puluh lima) jenis nama obat (sesuai dengan barang bukti) yang disimpan di rak-rak lemari dalam kamar rumah Terdakwa, oleh karena Terdakwa tidak ada memiliki izin untuk menjual dan menyimpan obat-obat tersebut di rumahnya, maka terhadap barang bukti obat keras tersebut disita oleh Penyidik BBPOM untuk dijadikan barang bukti;
Bahwa diketahui Terdakwa yang menyimpan barang-bukti berupa obat keras tersebut dirumahnya adalah insiatif Terdakwa sendiri dan dilakukannya tanpa persetujuan dari Apotekernya yaitu Saksi Elsa Asmara;
Bahwa selain telah menyimpan obat-obat keras (daftar G) dirumahnya, Terdakwa juga sudah beberapa kali melakukan pemesanan obat-obat kepada distributor obat di Pekanbaru dan Padang dengan cara Terdakwa menyerahkan Surat Pemesanan yang masih kosong kepada Saksi Elsa Asmara untuk ditanda tanganinya, sedangkan mengenai isi dan obat yang dipesan ditentukan sendiri oleh Terdakwa;
Bahwa Terdakwa juga melakukan pendistribusian obat-obat keras ke apotek Roza di Muaro Bungo, Apotek Arafah di Padang Panjang, Apotek Sri Utama di Batusangkar, Apotek Asia di Bukittingi, hal mana dilakukan Terdakwa tanpa seizin dan sepengetahuan Saksi Elsa Asmara selaku Apoteker Pengelola Apotek Rakyat bernama Prima Sejati yang sarana/modalnya dipunyai oleh Terdakwa;
Bahwa latar belakang sekolah Terdakwa adalah di bidang ekonomi karena Terdakwa pernah kuliah di Akademi Akuntansi Indonesia (AAI) di Padang, untuk melakukan pemesanan, penyimpanan dan penjualan/pendistribusian obat-obatan khususnya obat keras (daftar G) ini, Terdakwa tidak ada memiliki legalitas keahlian sebagai seorang tenaga kefarmasian untuk melakukan pekerjaan kefarmasian (seperti: penyimpanan dan penyaluran obat);
Bahwa Terdakwa mengetahui jenis obat-obatan dan kegunaan dari obat-obatan yang ada di Apotek dan rumah Terdakwa, adalah berdasarkan ilmu Terdakwa yang diperoleh berdasarkan pengalaman saja, dan Terdakwa tidak ada pernah mengikuti pendidikan, pelatihan atau memiliki sertifikasi tentang kefarmasian yang secara formal diadakan oleh lembaga berwenang;
Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim akan mempertimbangkan apakah berdasarkan fakta-fakta hukum tersebut diatas, Terdakwa dapat dinyatakan telah melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya;
Menimbang, bahwa Terdakwa telah didakwa oleh Penuntut Umum dengan dakwaan berbentuk tunggal, yaitu:
“Pasal 198 Jo Pasal 108 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan”;
Menimbang, bahwa unsur-unsur perbuatan dalam Pasal 198 Jo Pasal 108 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (selanjutnya disebut UU Kesehatan) yang harus dipenuhi oleh perbuatan Terdakwa sehingga Terdakwa bisa dinyatakan bersalah, adalah sebagai berikut:
Unsur setiap orang;
Unsur yang tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian;
Menimbang, bahwa terhadap unsur-unsur tersebut Majelis akan memper-timbangkannya sebagai berikut :
Ad. 1. Unsur Setiap Orang;
Menimbang, bahwa pengertian kata “setiap orang” adalah sama dengan pengertian kata “barangsiapa” dalam rumusan tindak pidana yang diatur dalam KUHP ialah dader atau pelaku yaitu mereka yang melakukan sendiri tindak pidana;
Menimbang, bahwa Penuntut Umum telah menghadapkan Terdakwa Noferius alias Nof kemuka persidangan, yang berdasarkan keterangan Saksi-Saksi serta keterangan Terdakwa sendiri, dapat disimpulkan bahwa orang yang dihadapkan di persidangan ini benar Terdakwalah orang yang dimaksud oleh penuntut umum sesuai identitasnya yang tercantum dalam surat dakwaan, dengan demikian unsur “setiap orang” telah terpenuhi;
Ad. 2. Unsur yang tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian;
Menimbang, bahwa terlebih dahulu disampaikan mengenai peraturan yang dijadikan dasar bagi Majelis Hakim untuk menentukan perbuatan Terdakwa telah memenuhi kualifikasi unsur kedua ini, yaitu sebagai berikut:
Menimbang, bahwa Pasal 108 ayat (1) UU Kesehatan, menyebut Praktik Kefarmasian yang meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat, pelayanan atas resep dokter, pelayanan informasi obat serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ;
Menimbang, bahwa berdasarkan Pasal 1 angka 6 UU Kesehatan dan Pasal 1 angka 1 Undang Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan (selanjutnya disebut UU Tenaga Kesehatan), memberikan pengertian bahwa Tenaga Kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan:
Menimbang, bahwa Pasal 11 Ayat (1) huruf e jo ayat (6) UU Tenaga Kesehatan, menjelaskan yang salah satu digolongkan kedalam tenaga kesehatan yaitu Tenaga Kefamasian yang terdiri atas Apoteker dan tenaga teknis kefarmasian;
Menimbang, bahwa istilah praktik kefarmasian yang diatur dalam UU Kesehatan dirubah redaksional menjadi Pekerjaan Kefarmasian pada Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 Tentang Pekerjaan Kefamasian (selanjutnya disebut PP Tentang Pekerjaan Kefarmasian) akan tetapi ruang lingkup pengertiannya nya tidak ada perbedaan;
Menimbang, bahwa berdasarkan ketentuan yang ada dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 Tentang Pekerjaan Kefamasian (selanjutnya disebut PP Tentang Pekerjaan Kefarmasian), menjelaskan Apoteker adalah Sarjana Farmasi yang telah lulus sebagai Apoteker dan telah mengucapkan sumpah jabatan Apoteker dan jika Apoteker yang menjalankan pekerjaan kefarmasian harus memiliki sertifikat kompetensi profesi dan wajib memiliki Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA);
Menimbang, bahwa berdasarkan Pasal 14 PP Tentang Pekerjaan Kefarmasian menyebutkan: setiap fasilitas distribusi atau penyaluran sediaan farmasi berupa obat harus memiliki Apoteker sebagai penanggung jawab;
Menimbang, bahwa Pasal 25 ayat (2) PP Tentang Pekerjaan Kefarmasian dalam hal Apoteker yang mendirikan apotek bekerja sama dengan pemilik modal maka pekerjaan kefarmasian harus tetap dilakukan sepenuhnya oleh Apoteker yang bersangkutan;
Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim mengkaji perbuatan Terdakwa, apakah telah memenuhi unsur kedua ini atau tidak;
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta di persidangan, pada hari Rabu tanggal 16 September 2015 sekira pukul 16.00 Wib, Terdakwa selaku pemilik modal/sarana Apotek Rakyat Prima Sejati diketahui telah menyimpan banyak obat-obatan keras (sesuai dengan barang bukti) yang disimpan di rak-rak lemari dalam kamar rumah Terdakwa yang berlamat di Jalan Kpt. Marah Yulius Rt. 002 Rw. 002 Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok, penemuan tersebut ditemukan oleh Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang bernama Saksi Dasrizal, SE beserta petugas Tim lainnya;
Bahwa selain telah menyimpan obat-obat keras (daftar G) dirumahnya, Terdakwa juga sudah beberapa kali melakukan pemesanan obat-obat kepada distributor obat di Pekanbaru dan Padang dengan cara Terdakwa menyerahkan Surat Pemesanan yang masih kosong kepada Saksi Elsa Asmara untuk ditanda tanganinya, sedangkan mengenai isi dan obat yang dipesan ditentukan sendiri oleh Terdakwa dan pula Terdakwa melakukan penyaluran/pendistribusian obat-obat keras ke apotek Roza di Muaro Bungo, Apotek Arafah di Padang Panjang, Apotek Sri Utama di Batusangkar, Apotek Asia di Bukittingi, hal mana dilakukan Terdakwa tanpa seizin dan sepengetahuan Saksi Elsa Asmara selaku Apoteker Pengelola Apotek Rakyat bernama Prima Sejati yang sarana/modalnya dipunyai oleh Terdakwa;
Bahwa latar belakang sekolah Terdakwa adalah di bidang ekonomi karena Terdakwa pernah kuliah di Akademi Akuntansi Indonesia (AAI) di Padang dan Terdakwa memperoleh pengetahuan jenis obat-obatan dan kegunaan dari obat-obatan yang ada di Apotek dan rumah Terdakwa, adalah berdasarkan ilmu Terdakwa yang diperoleh berdasarkan pengalaman saja, dan Terdakwa tidak ada pernah mengikuti pendidikan, pelatihan atau memiliki sertifikasi tentang kefarmasian secara formal;
Menimbang, bahwa dari fakta dengan dihubungkan peraturan yang mengatur praktik/pekerjaan kefarmasian yang telah disampaikan diatas, dapat disimpulkan Terdakwa tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik/pekerjaan kefarmasian yang telah dilakukannya yaitu penyimpanan dan penyaluran obat-obat keras, kesimpulan tersebut didasarkan hal-hal sebagai berikut:
Terdakwa tidak pernah menempuh pendidikan kesehatan, dan;
Terdakwa tidak berprofesi selaku tenaga kesehatan yang berwenang melakukan pekerjaan kefarmasian yaitu Apoteker yang memiliki sertifikat kompetensi profesi dan Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA);
Menimbang, bahwa Terdakwa dalam pembelaan lisannya dipersidangan menerangkan, ia tidak tahu jika perbuatannya yang melakukan penyimpanan dan penyaluran obat-obat keras adalah bertentangan dengan peraturan karena Terdakwa telah memiliki Apotek Rakyat Prima Sejati;
Menimbang, bahwa terhadap dalil pembelaan itu, Majelis Hakim berpendapat, walaupun Terdakwa sebagai pemilik modal yang bekerja sama dengan Saksi Elsa Asmara selaku Apoteker untuk mendirikan dan menjalankan Apotek Rakyat Prima Sejati, tidaklah serta merta Terdakwa secara hukum memiliki kewenangan untuk menjalankan pekerjaan kefarmasian (penyimpanan atau penyaluran) di Apotek tersebut, karena kewenangan melakukan pekerjaan kefarmasian di Apotek Rakyat Prima Sejati, harus tetap dilakukan sepenuhnya oleh Saksi Elsa Asmara (Apoteker) yang bersangkutan sebagaimana diatur dalam Pasal 25 ayat (2) PP tentang Pekerjaan Kefarmasian, maka oleh karena itu dalil pembelaan Terdakwa tidak beralasan hukum dan haruslah ditolak;
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan diatas, ternyata ditemukan Terdakwa tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik/pekerjaan kefarmasian yaitu penyimpanan dan penyaluran/ditribusi obat-obat keras, dengan demikian menurut Majelis Hakim, unsur “ tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian” telah dipenuhi oleh perbuatan Terdakwa;
Menimbang, bahwa oleh karena kedua unsur dari Pasal 198 Jo Pasal 108 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan telah terpenuhi seluruhnya oleh perbuatan Terdakwa, maka menimbulkan keyakinan bagi Majelis Hakim untuk menyatakan Terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum;
Menimbang, bahwa dalam persidangan, Majelis Hakim tidak menemukan hal-hal yang dapat menghapuskan pertanggung jawaban pidana, baik sebagai alasan pembenar dan atau alasan pemaaf, maka Terdakwa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya;
Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa mampu bertanggung jawab, maka harus dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana;
Menimbang, bahwa oleh karena ancaman pidana dari dakwaan tindak pidana yang dilakukan Terdakwa tidak memenuhi syarat untuk dilakukannya Penahanan sebagaimana diatur dalam Pasal 21 ayat (4) Kitab Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), oleh karena itu terhadap Terdakwa tidak dilakukan tindakan penahanan;
Menimbang bahwa terhadap barang bukti yang disita dari Terdakwa: berupa obat keras (daftar G), yang terdiri dari 155 (seratus lima puluh lima) jenis nama obat yang telah disita Penyidik BBPOM RI tanggal 16 September 2015 dari Terdakwa, dan Penyitaan tersebut telah disetujui oleh Ketua Pengadilan Negeri Solok sebagaimana dijelaskan dalam Penetapan Nomor: 98/Pen.Pid/2015/PN.Slk tanggal 13 Nopember 2015 tentang Persetujuan Penyitaan terhadap barang bukti perkara aquo, dimana Penuntut Umum menuntut agar seluruh Barang bukti tersebut dirampas untuk dimusnahkan, sedangkan Terdakwa memohon agar barang bukti dikembalikan kepada Terdakwa karena Terdakwa masih berhutang dan belum melunasi pembayaran obat-obatan tersebut kepada distributor, terhadap hal ini Majelis Hakim mempertimbangkannya sebagai berikut:
Menimbang, bahwa salah satu alasan obat keras (daftar G), yang terdiri dari 155 (seratus lima puluh lima) jenis nama obat, disita dari Terdakwa, disebabkan benda-benda tersebut memiliki hubungan dengan tindak pidana yang didakwakan kepada Terdakwa, yaitu Terdakwa tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan penyimpanan dan penyaluran terhadap benda-benda tersebut. Apabila barang bukti dikembalikan Terdakwa sebagaimana permohonannya, kemungkinan besar Terdakwa akan mengulangi tindak pidananya lagi, dimana perbuatan Terdakwa tanpa keahlian dan kewenangan, menyalurkan dan menjual barang bukti tersebut yang hasil penjualan barang-bukti tersebut digunakan terdakwa untuk melunasi hutangnya kepada distirbutor obat, maka oleh karena itu sudah patut dan berdasarkan hukum terhadap barang bukti dalam perkara aquo dirampas untuk dimusnahkan;
Menimbang, bahwa ancaman pindana yang diatur dalam Pasal 198 Jo Pasal 108 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, adalah pidana denda paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah), dengan demikian maka besarnya sanksi pidana bersifat fleksibel dalam artian Majelis Hakim boleh menjatuhkan srafmaat yang dianggap paling sesuai, selaras dan sepadan yang dapat dijatuhkan kepada Terdakwa yang kira-kira setimpal dengan perbuatan yang telah dilakukannya;
Menimbang, bahwa untuk menjatuhkan pidana/hukuman terhadap Terdakwa, perlu dipertimbangkan terlebih dahulu keadaan yang memberatkan dan yang meringankan pada diri Terdakwa:
Keadaan yang memberatkan:
Terdakwa sudah pernah diputus bersalah oleh Pengadilan karena permasalahan obat-obatan;
Bahwa perbuatan Terdakwa yang menyalurkan obat-obat keras tanpa keahlian untuk itu, dapat berdampak negatif atau fatal bagi masyarakat pengguna yang mengharapkan kesehatan yang baik;
Keadaan yang meringankan :
Terdakwa kooperatif selama persidangan;
Terdakwa merupakan tulang punggung keluarganya;
Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa dijatuhi pidana maka haruslah dibebani pula untuk membayar biaya perkara;
Memperhatikan, Pasal 198 Jo Pasal 108 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Undang-Undang tentang Peradilan Umum, Undang-Undang tentang Kekuasaan KeHakiman dan peraturan-peraturan lain yang berkaitan dengan perkara ini;
M E N G A D I L I :
Menyatakan Terdakwa Noferius alias Nof tersebut diatas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ”tidak memiliki keahlian dan kewenangan melakukan praktik kefarmasian” sebagaimana dalam dakwaan tunggal;
Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu, dengan pidana denda sejumlah Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 4 (empat) bulan;
Menetapkan keseluruhan barang bukti berupa obat keras dalam perkara ini dirampas untuk dimusnahkan, yaitu sebagai berikut:
Membebankan kepada Terdakwa membayar biaya perkara sejumlah Rp. 3.000,- (tiga ribu rupiah);
| NO | NAMA OBAT | JUMLAH | PRODUKSI | KETERANGAN |
| 1. | Altran | 11 box | Infarmin Farmasi Indusrti | Obat Keras |
| 2. | Yekapons | 68 Box | Yekatria Farma | Obat Keras |
| 3. | Fargetix | 31 Box | Ifars | Obat Keras |
| 4. | Opistan | 30 box | OTTO | Obat Keras |
| 5. | Grafamic | 3 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 6. | Diaston | 9 Box | Ifars | Obat Keras |
| 7. | Histigo | 12 Box | Ifars | Obat Keras |
| 8. | Gradilex 2 mg | 11 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 9. | Interhistin | 46 Box | Interbat | Obat Keras |
| 10. | Gabiten | 26 Box | Ifars | Obat Keras |
| 11. | Teosal | 60 Box | Dexa medica | Obat Keras |
| 12. | Eltazon | 72 Box | Ifars | Obat Keras |
| 13. | Methyl prednisolon 4 | 47 box | Dexa Medica | Obat Keras |
| 14. | Methyl prednisolon 4 | 14 Box | Mahakam Beta farma | Obat Keras |
| 15. | Mexon | 56 Box | Sampharindo perdana | Obat Keras |
| 16. | Molacor 0,5 | 128 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 17. | Asonfen | 14 Box | Inti Jaya | Obat Keras |
| 18. | Lanadexon | 109 Box | Lansond Perti Agung | Obat Keras |
| 19. | Soldextam | 42 Box | Solas | Obat Keras |
| 20. | Dextaf | 15 Box | Balatif | Obat Keras |
| 21. | Grafalin 2 | 39 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 22. | Grafalin 4 | 32 Box | Graha Farma | Obat Keras |
| 23. | Histapan | 31 Box | Sanbe | Obat Keras |
| 24. | Salbutamol | 16 Box | First | Obat Keras |
| 25. | Zoline | 14 Box | Pyridam | Obat Keras |
| 26. | Fenamin | 48 Box | Zenith | Obat Keras |
| 27. | Amosterra | 82 Box | Sejahtera Lestari | Obat Keras |
| 28. | Vadrol | 73 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 29. | Ampicillin 500 | 17 Box | Pharmalaboratorium | Obat Keras |
| 30. | Amoxicillin 500 | 21 Box | Pharmalaboratorium | Obat Keras |
| 31. | Zoralin krim | 84 Tube | Medicon | Obat Keras |
| 32. | Polofar plus | 45 Box | Ifars | Obat Keras |
| 33. | Isosorbide dinitrat | 31 Box | INF | Obat Keras |
| 34. | Norvom | 32 Box | Ifars | Obat Keras |
| 35. | Tifestan forte | 14 Box | Balatif | Obat Keras |
| 36. | Asam Mefenamat | 35 Box | Promedraharjo | Obat Keras |
| 37. | Toxaprim | 42 Box | Samco farma | Obat Keras |
| 38. | Hidrocortison krim | 168 tube | Kimia Farma | Obat Keras |
| 39. | Asam Mefenamat | 4 Box | Indo farma | Obat Keras |
| 40. | Acyclovir | 7 Box | Indo Farma | Obat Keras |
| 41. | Planotab | 10 Box | Triyasa Nagamas | Obat Keras |
| 42. | Zemoxil 500 | 3 Box | Zenith | Obat Keras |
| 43. | Dolodon 500 | 10 Box | Mecosin | Obat Keras |
| 44. | Fimestan Forte | 32 Box | First | Obat Keras |
| 45. | Moxaxil | 7 Box | First | Obat Keras |
| 46. | Sammoxin forte | 61 Box | Samco | Obat Keras |
| 47. | Acyclovir krim | 13 tube | Indofarma | Obat Keras |
| 48. | Lisfen 500 | 8 Box | Holifarma | Obat Keras |
| 49. | Tracodia | 25 Box | Yekatrin | Obat Keras |
| 50. | Trifastan | 8 Box | Trifaraya | Obat Keras |
| 51. | Witranal | 33 Box | Itrasal | Obat Keras |
| 52. | Ginifar | 13 Box | Ifars | Obat Keras |
| 53. | Lokev | 25 Box | Ifars | Obat Keras |
| 54. | Dikloflam 50 mg | 52 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 55. | Ibuprofen | 96 Box | Aditamaraya | Obat Keras |
| 56. | Yefamox | 59 Box | Yekatrin | Obat Keras |
| 57. | Novaflox 500 | 85 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 58. | Fatibact Adult | 4 Box | Zenith | Obat Keras |
| 59. | Ratrim | 13 Box | Rama Emerald | Obat Keras |
| 60. | Pehatrim | 12 Box | Phapros | Obat Keras |
| 61. | Fasiprim | 2 Box | Ifars | Obat Keras |
| 62. | Gratheos 50 | 52 Box | Graha farma | Obat Keras |
| 63. | Nilaren 50 | 95 Box | Nicholas | Obat Keras |
| 64. | Prostanac 50 | 12 Box | Pyridam | Obat Keras |
| 65. | Dexteem plus | 38 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 66. | Divoltar 50 mg | 44 Box | Kalbe Farma | Obat Keras |
| 67. | Erphaflam | 30 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 68. | Zevask 5 mg | 39 Box | Ifars | Obat Keras |
| 69. | Kemoren 50 mg | 16 Box | Phytokemo | Obat Keras |
| 70. | Kaditic 50 | 19 Box | Ifars | Obat Keras |
| 71. | Flamenac 50 mg | 25 Box | Hexapharm | Obat Keras |
| 72. | Infantrim | 21 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 73. | Etamoxul | 34 Box | Errita | Obat Keras |
| 74. | Ciprofloxacin | 54 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 75. | Hufacid | 5 Box | GraciaHusada | Obat Keras |
| 76. | Infantrim Forte | 1 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 77. | Etafiox | 54 Box | Errita | Obat Keras |
| 78. | Pharmamox 500 | 35 Box | Pharma laboratories | Obat Keras |
| 79. | Ramoxyl | 28 Box | Rama Emerald | Obat Keras |
| 80. | Grafachlor | 111 Box | Grahafarma | Obat Keras |
| 81. | Cortidex | 29 Box | Sanbe | Obat Keras |
| 82. | Ermethason 0,5 | 55 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 83. | Captopril 25 mg | 56 Box | Indofarma | Obat Keras |
| 84. | Atranac 50 Mg | 47 Box | Corsa | Obat Keras |
| 85. | Nufadex | 34 Box | Nufarindo | Obat Keras |
| 86. | Yefamox | 29 Box | Yekatria farma | Obat Keras |
| 87. | Broadamox | 12 Box | Shamparindo | Obat Keras |
| 88. | Cargesik 500 | 3 Box | Sampharindo | Obat Keras |
| 89. | Yusimox | 30 Box | Ifars | Obat Keras |
| 90. | Scandexon | 2 Box | Tempo | Obat Keras |
| 91. | Furosemid 40 mg | 38 Box | First | Obat Keras |
| 92. | Fenaren | 19 Box | Bernofarm | Obat Keras |
| 93. | Meloxicam 0,75 | 55 Box | Indofarma | Obat Keras |
| 94. | Mezac 50 | 7 Box | Meprofarm | Obat Keras |
| 95. | Dexclosan | 51 Box | Rama emerald | Obat Keras |
| 96. | Omeprazole | 30 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 97. | Ponstan | 13 Box | Pfizer | Obat Keras |
| 98. | Redusec | 23 Box | Solas | Obat Keras |
| 99. | Lansoprazole | 20 Box | Novell | Obat Keras |
| 100. | Kalmethason | 6 Box | Kalbe | Obat Keras |
| 101. | Meloxicam 7,5 mg | 4 Box | Otto | Obat Keras |
| 102. | Meloxicam 15 mg | 8 Box | Otto | Obat Keras |
| 103. | Novastan | 30 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 104. | Costan | 34 Box | Samcofarma | Obat Keras |
| 105. | Nichostan | 32 Box | Nicholas | Obat Keras |
| 106. | Etadex | 24 Box | Errita | Obat Keras |
| 107. | Novadex 0,5 mg | 22 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 108. | Farsifen 400 mg | 38 Box | Ifars | Obat Keras |
| 109. | Ermethason 0,75 | 16 Box | Erlimpex | Obat Keras |
| 110. | Molacort | 54 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 111. | Tazimut 0,75 | 84 Box | Baltif | Obat Keras |
| 112. | Gricin 125 | 143 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 113. | Pritacort | 33 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 114. | Incidal Od | 1 Box | Bayer | Obat Keras |
| 115. | Dexaharsen 0,75 | 92 Box | Harsen | Obat Keras |
| 116. | Dexaharsen 0,5 | 9 Box | Harsen | Obat Keras |
| 117. | Klorfeson krim | 347 Tube | Molex Ayus | Obat Keras |
| 118. | Seleskol 250 | 20 Box | Sejahtera Lestari | Obat Keras |
| 119. | Winatrin | 10 Box | Ifars | Obat Keras |
| 120. | Megatic 50 | 21 Box | Ifars | Obat Keras |
| 121. | Microtina | 15 Box | Pyridam | Obat Keras |
| 122. | Nichomycin | 9 box | Nicholas | Obat Keras |
| 123. | Cetrol | 8 Box | Solas | Obat Keras |
| 124. | Selvim | 7 Box | Ifars | Obat Keras |
| 125. | Cetirizine 10 | 13 Box | Novell | Obat Keras |
| 126. | Enbatic | 6 Box | Erela | Obat Keras |
| 127. | Reco tetes telinga | 3 Box | Global | Obat Keras |
| 128. | Levofloxacin | 3 Box | Indofarma | Obat Keras |
| 129. | Dexicorta 0,5 | 3 Box | Zenith | Obat Keras |
| 130. | Novachlor | 1 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 131. | Simvastatin | 8 Box | Novell | Obat Keras |
| 132. | Amlodipin 5 mg | 7 Box | Yarindo | Obat Keras |
| 133. | Loratadine | 17 Box | Promed | Obat Keras |
| 134. | Amlodipine 5 mg | 8 Box | Ifars | Obat Keras |
| 135. | Natrium Diklofenac 25 | 2 Box | First | Obat Keras |
| 136. | Digoxin 0,25 | 14 Box | First | Obat Keras |
| 137. | Natrium Diklofenac 50 | 6 Box | First | Obat Keras |
| 138. | Natrium Diklofenac 50 | 35 Box | Novell | Obat Keras |
| 139. | Cetrizine 10 mg | 3 Box | First | Obat Keras |
| 140. | Clindamycin 150 mg | 9 Box | Dexa Medica | Obat Keras |
| 141. | Amlodipine 5 mg | 62 Box | Dexa Medica | Obat Keras |
| 142. | Dolorstan | 2 Box | Rama Emerald | Obat Keras |
| 143. | Faridexon Forte | 20 Box | Ifars | Obat Keras |
| 144. | Penicillin V 50.000 | 59 Box | Erella | Obat Keras |
| 145. | Megasonum | 38 Box | MEF | Obat Keras |
| 146. | Faridexon 0,5 | 47 Box | Ifars | Obat Keras |
| 147. | Farsiretic | 26 Box | Ifars | Obat Keras |
| 148. | Bevalex krim | 192 tube | Molex Ayus | Obat Keras |
| 149. | Etadexta | 33 Box | Errita | Obat Keras |
| 150. | Betahistin 6 mg | 16 Box | Novell | Obat Keras |
| 151. | Molacort 0,75 | 1 Box | Molex Ayus | Obat Keras |
| 152. | Benostan | 49 Box | Bernofarm | Obat Keras |
| 153. | Bintamox | 27 Box | Hexaparm | Obat Keras |
| 154. | Novamox | 17 Box | Novapharin | Obat Keras |
| 155. | Moxigra | 51 Box | Graha farma | Obat Keras |
Demikianlah diputuskan dalam rapat Permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Solok, pada hari Rabu, 8 Juni 2016 oleh Aldarada Putra, SH sebagai Hakim Ketua Majelis dengan Zulfanurfitri, SH dan Afdil Azizi, SH., M.Kn masing-masing sebagai Hakim Anggota, yang diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari itu juga oleh Hakim Ketua dan Para Hakim Anggota tersebut, dibantu oleh Marfiayeni, sebagai Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Solok, serta dihadiri Aridona Bustari, SH., sebagai Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Solok dan dihadapan Terdakwa;
HAKIM - HAKIM ANGGOTA HAKIM KETUA
ZULFANURFITRI, SH ALDARADA PUTRA, SH
AFDIL AZIZI, SH., M.Kn
PANITERA PENGGANTI
MARFIAYENI